Kamis, 17 September 2020

Disiplinkan Masyarakat, Forkompimda Kalsel Gelar Apel Bersama Operasi Yustisi Di Banjarmasin


Guna menerapkan kepatuhan dan kedisplinan masyarakat akan pentingnya penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 maka di gelar apel bersama. 
 


Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran Forkopimda Kalsel menggelar apel bersama dalam rangka Operasi Yustisi Perwali No 68 tahun 2020 tentang penegakan hukum Protokol Kesehatan yang berlangsung dikawasan Pasar Sentra Antasari Kota Banjarmasin, pada Kamis (17/9) pagi.

 
Dikatakan oleh Kapolda Kalsel bahwa ini merupakan gerakan bersama untuk menggelorakan dan mengedukasi masyarakat dalam menerapkan aturan Protokol Kesehatan. 


 
"Masyarakat harus terus kita edukasi hingga akhirnya tumbuh kesadaran dari dalam diri sendiri untuk mematuhi protokol kesehatan," ucapnya

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian masker kepada masyarakat dan sekaligus menyaksikan secara langsung pelaksanaan sidang yustisi terhadap enam orang pelanggar yang kedapatan tidak memakai masker.


 
"Penggunaan masker yang benar dengan bahan standar kesehatan bisa mencegah penularan COVID-19 hingga 75 persen. Jadi, mari pakai selalu masker agar rantai penyebaran COVID-19 bisa segera diputus," tuturnya.

Sedangkan bagi yang tak patuh, sanksi berupa denda uang hingga sanksi sosial siap dijatuhkan. Kota Banjarmasin dalam operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan berdasarkan Perwali No 68 tahun 2020.

Meski begitu, Kapolda Kalsel juga meyakini kepatuhan masyarakat tidak bisa hanya melalui pemberian sanksi, Namun lebih utama kesadaran yang tumbuh dari dalam diri lewat edukasi secara masif.

"Para tokoh agama seperti ulama bisa berperan di sini. Mereka orang-orang yang menjadi panutan masyarakat yang diharapkan bisa didengar petuah dan imbauannya terkait ajakan menggunakan masker dan sebagainya," tandas Kapolda.


 
Sementara itu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyampaikan bahwa semua orang harus terlibat dalam peperangan dengan cara mematuhi protokol kesehatan yaitu pakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Kita bisa menang jika bersatu bergotong royong memeranginya. Buktikan rakyat Kalimantan Selatan adalah pejuang saat ini dan COVID-19 sedang menjajah dunia termasuk di Banua ini," pungkasnya.


 
Dikesempatan itu juga Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan S.I.K., M.M. juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di kota seribu sungai yang sesuai dengan peritah dan arahan Kapolda Kalsel.

"Dari 52 kelurahan yang ada, masih ada satu kelurahan yang masuk zona merah dan sembilan zona kuning. Titik penyebaran tertinggi ini jadi fokus pengawasan sekarang di samping wilayah lainnya," terang Kapolresta Banjarmasin.

Turut hadir dalam giat tersebut Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo SIK MH, para pejabat utama Polresta Banjarmasin, Kapolsek jajaran, Danramil di lingkungan Kodim 1007/ Banjarmasin dan Camat se Kota Banjarmasin.

Kemudian untuk personel yang diterjunkan dalam pelaksanaan tersebut yakni dari Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Kodim 1007/Banjarmasin, Pol PP Provinsi Kota Banjarmasin, Dishub dan BPBD Kota Banjarmasin serta para relawan.

Kapolda Kalsel : Operasi Yustisi untuk Meminimalisir dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19





Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. hari ini Kamis (17/9/2020) pukul 09.00 Wita, menghadiri Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dalam rangka Pilkada Serentak TA.2020, bertempat di Ruang Calamus 2 Hotel Rattan In Banjarmasin.

Dalam pelaksanaan acara Rakor ini turut hadir juga Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kajati Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Ketua KPU Kalsel diwakilkan Komisioner Edy Ariansyah, Ketua Bawaslu Kalsel diwakilkan Komisioner Iwan Setiawan, Kesbangpol dan Forkompimda Kalsel.
Dikatakan Kapolda Kalsel rata-rata rasio penambahan kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan perhari sekitar 79 orang, sedangkan jumlah kematian akibat Covid-19 perharinya 2-3 orang.

Terkait hal tersebut, Polda Kalsel menerapkan 5 strategi dalam penanganan Covid-19 yakni Penambahan alat uji PCR, Penambahan kapasitas rumah sakit dan kapasitas karantina, Penambahan jumlah Kampung Tangguh Banua (KTB), Pengelolaan dana secara efektif dan efisien, serta Mengedepankan penanganan Covid-19 dengan menggunakan pendekatan komunitas.

Menurut Kapolda Kalsel, angka penyebaran Covid-19 di Kalimantan Selatan saat ini tidak mengalami penurunan hal ini dikarenakan ketidakdisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dan juga masih banyak ditemukan masyarakat yang melakukan perlawanan kepada petugas pada saat melaksanakan Operasi Yustisi.

Oleh karena itu perlu dilaksanakan Operasi Yustisi yang melibatkan semua unsur masyarakat dan stackholder yang ada, baik itu secara mobile ataupun stasioner guna meningkatkan kepatuhan masyarakat kepada protokol kesehatan supaya bisa meminimalisir bahkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kalimantan Selatan.

Sementara itu Gubernur Kalsel dalam arahannya menyampaikan dalam instruksi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan disiplin dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, secara tegas dinyatakan bahwa perlu mengambil langkah - langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing - masing dalam menjamin kepastian hukum.

Untuk itu, ucap Gubernur Kalsel perlu kerjasama dan sinergitas dari seluruh pihak terkait untuk memastikan upaya - upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dapat berjalan dengan tepat dan terukur dengan melakukan pengetesan secara masif menurunkan tim komunikasi, informasi dan edukasi untuk mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus di masyarakat hingga menerjunkan tim mobile penanganan Covid-19.

“Kita menghadapi beberapa agenda penting terkait rangkaian kegiatan Pilkada Serentak 2020 hingga nanti puncaknya saat pemungutan suara, namun pelaksanaan kali ini berbeda dari sebelumnya karena kita harus menerapkan protokol kesehatan yang menjadi poin penting yang harus diperhatikan,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Rapat Koordinasi ini untuk menyamakan persepsi baik Forkopimda Kalsel, KPU Kalsel dan Bawaslu Kalsel hingga pihak partai pengusung serta tim pemenang agar pentingnya menjaga protokol kesehatan.

TNI-Polri dan Pemda Gencarkan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 di Banjarmasin



Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), TNI dan Pemerintah Daerah menggelar Operasi Yustisi dengan sasaran penegakkan disiplin protokol kesehatan Polresta Banjarmasin.

Kegiatan tersebut digelar setelah sebelumnya melaksanakan kegiatan Apel Gabungan di Halaman Parkir Pasar Sentral Antasari Banjarmasin, Kamis (17/9/2020) pukul 12.00 Wita.
Apel Gabungan tersebut diahdiri Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Kapolresta Banjarmasin, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Forkopimda Kota Banjarmasin serta Tim Satgas Penegak Perwali No.68 Tahun 2020.

Gubernur Kalsel dalam sambutannya menyampaikan Operasi Yustisi yang dilaksanakan ini dalam upaya menghambat laju penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih mewabah.

Berbagai upaya juga telah dilakukan dengan Operasi Yustisi, dan diharapkan dapat menekan angka penyebaran virus Covid-19 serta membuat masyarakat lebih sadar lagi dengan pentingnya protokol Kesehatan. “Saya mengucapkan terima kepada semua elemen masyarakat yang membantu akan terselenggaranya Operasi Yustisi ini,” ucap Gubernur Kalsel.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan Operasi Yustisi dilakukan dalam upaya pendisiplinan protokol kesehatan guna menekan angka penularan virus Covid-19.

Menurutnya, Operasi Yustisi sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah Pusat untuk mendisiplinkan warga agar patuh terhadap protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. TNI/Polri berperan sebagai unsur pendukung, membackup Sat Pol PP dan instansi terkait dalam gugus tugas.

“Tujuannya tentu saja mendorong masyarakat disiplin, yaitu melaksanakan protokol kesehatan yang paling minimal menggunakan masker,” jelas Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel Turun Langsung Bagikan Masker Kepada Warga Dalam Operasi Yustisi di Banjarmasin




Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan di Kota Banjarmasin diwarnai dengan pembagian masker kepada warga masyarakat yang ada di Ramayana Sentral Antasari Banjarmasin, Kamis (17/9/2020) pukul 12.30 Wita.

Pembagian masker ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personil Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan dengan dipimpin oleh Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Kapolresta Banjarmasin, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Forkopimda Kota Banjarmasin dan Tim Satgas Penegak Perwali No.68 Tahun 2020.
Dalam Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan itu juga dilakukan sosialisasi Peraturan Gubernur Kalsel No.66 Tahun 2020 tentang panduan tatanan masyarakat yang produktif dan aman Virus Corona (Covid-19).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan TNI dan Polri siap membantu tugas Satpol PP dalam menegakkan Perwali tentang protokol kesehatan di Banjarmasin.

“Selama ini kita sudah memberikan himbauan tapi masih sangat kurang efektifitasnya. Sekarang modal kita bertambah yaitu dengan terbitnya Perwali Banjarmasin Nomor 68 tahun 2020 tentang sanksi penerapan kedisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19.

Harapannya masyarakat semakin sadar dan mau bekerja sama dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona. “Kami dari jajaran TNI Polri siap membantu pemerintah dalam penegakan protokol kesehatan ini,” kata Kapolda Kalsel.

Peringati Hari Lalu Lintas, Kapolda Kalsel Lepas 2.450 Paket Sembako dan 6.050 Masker untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19





Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali melaksanakan Bakti Sosial membagikan bantuan Sembako pada warga kurang mampu yang terdampak Covid-19. Pembagian Sembako kali ini yang disasar adalah Komunitas Supir becak, Supir angkot, Ojek, Supir bus, Supir truk, dan Kuli panggul.

Pelepasan bantuan ini ditandai dengan penyerahan Sembako dan Masker secara simbolis oleh kepada perwakilan Komunitas Tukang becak, Kuli panggul dan Sopir angkot yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera Start oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol. Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si., Dirlantas Kombes Pol. Andi Azis Nizar, S.I.K., M.H., dan Pejabat Utama Polda Kalsel, Kamis (17/9/2020) pukul 08.00 Wita.

Kapolda Kalsel mengatakan dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 tahun 2020, seluruh Jajaran se Indonesia melaksanakan sesuai arahan Kabaharkam Polri dan Kakorlantas Polri. Dimana pada pagi ini sebanyak 2.450 paket Sembako dan 6.050 Masker terdiri dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel 1.000 Paket dan 5.000 Masker serta Polres Jajaran 1.450 Paket dan 1.050 Masker dilepas dalam suasana Pandemi Covid-19 saat ini agar dapat membantu warga dalam kesulitan sosial maupun patuhnya terhadap protokol kesehatan.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran bantuan ini meliputi Kp3 Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Tengah Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Timur Polresta Banjarmasin, serta Terminal Km. 6 Banjarmasin.

Dengan bantuan ini, Kapolda Kalsel berharap dapat mengurangi peningkatan Covid-19, meningkatkan penyembuhan, serta mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh Covid-19. Dan kiranya ketiga hal tersebut menjadi bagian penting, sembari berharap peran serta masyarakat dalam membantu dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kalimantan Selatan.

Rabu, 16 September 2020

Diduga Penusuk Ustad Ali Jaber Dibebaskan, Kadiv Humas Polri : Itu Berita Hoax





Jakarta-Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, menegaskan bahwa adanya isu berkembang terkait dibebaskannya tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, yakni Alpin Andrian oleh kepolisian itu tidak benar alias hoaks.


"Beredar di media sosial bahwa tersangka sudah dibebaskan oleh penyidik. Itu semua adalah tidak benar," papar Argo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/9).


Argo menuturkan, sampai saat ini tersangka Alpin masih dilakukan penahanan dan ada di dalam sel di Polresta Bandar Lampung.

"Tersangka di dalam sel, tidak benar kalau sudah berada di luar. Jadi masih di dalam sel dan sedang dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh penyidik," ucap Argo.

Rencananya, penyidik akan melakukan rekontruksi kejadian penusukan pada Kamis (17/9).

"Besok (17/9), akan ada rekonstruksi, jadi akan memerankan seperti apa adegannya. Beberapa adegan akan dilakukan oleh tersangka, diperagakan oleh tersangka di dalam rekonstruksi," tutur Argo.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Kota Bandar Lampung. Dia mengalami luka di lengannya karena serangan senjata tajam. Peristiwa penusukan terjadi ketika tausiah berjudul 'memperbaiki hati'.

Polda Kalsel Gelar Tradisi Pengantar Tugas Irwasda




Memberikan kesan dan penghargaan terhadap Pejabat lama Irwasda Polda Kalsel yang sebelumnya dijabat Kombes Pol. Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si., Polda Kalsel Rabu (16/9/2020) pukul 10.00 Wita melaksanakan acara Pengantar Tugas di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel.

Acara ini dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres/Ta jajaran Polda Kalsel ini dimulai dengan pembacaan doa yang menambah khidmat dan haru ruangan.
Kapolda Kalsel mengucapkan terimakasih atas pengabdian yang telah diberikan Pejabat lama dan semoga ditempat yang baru dapat semakin meningkatkan jenjang karir dan terus berkarya demi kemajuan Polri.

Kepada Pejabat baru Kombes Pol. Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si., Kapolda Kalsel berpesan untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi serta anggota agar pelaksanaan tugas dapat berjalan maksimal dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dibidang pengawasan sesuai jabatan yang diemban.

Didalam sambutannya Kapolda Kalsel mengajak para peserta untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-nya, pada hari yang berbahagia ini, masih diberikan kekuatan dan kesempatan untuk dapat berhadir pada acara Pengantar Tugas Kombes Pol. Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si., yang akan bertugas sebagai Kabagdalmutu Rorenmin Itwasum Polri dan Kombes Pol. Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si., sebagai Irwasda Polda Kalsel yang baru.

Menurut Kapolda Kalsel, acara Pengantar Tugas merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dengan siklus organisasi di lingkungan Polri sesuai dinamika organisasi Polri khususnya Polda Kalsel dan Jajaran.

“Saya atas nama pribadi dan selaku Kepala Kepolisian Daerah Kalimanatan Selatan (Polda Kalsel) beserta seluruh jajaran mengucapkan selamat atas jabatan baru yang diberikan oleh pimpinan Polri kepada Kombes Pol. Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si., sebagai Kabagdalmutu Rorenmin Itwasum Polri dan tidak lupa diucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya atas kinerja dan pengabdiannya selama melaksanakan tugas sebagai Irwasda Polda Kalsel, serta mengucapkan terima kasih pula kepada Ibu Evy Poerbo Hadijojo selaku Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalsel atas dukungan serta kerja kerasnya selama ini sehingga seluruh kegiatan Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalsel dapat berjalan dengan baik,” ucap Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel pun juga mengucapkan selamat datang serta selamat atas amanah yang diberikan berupa jabatan selaku Irwasda Polda Kalsel kepada Kombes Pol. Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si. Dan dia meyakini dengan kehadiran Pejabat baru Irwasda di Polda Kalsel dapat memberikan yang terbaik demi kemajuan organisasi Polri, khususnya Polda Kalimantan Selatan. Selain itu ucapan selamat datang juga disampaikan kepada Ibu Tina Heri Armanto atas amanah yang diberikan kepada suami sebab kontribusi Bhayangkari sebagai pendamping suami dalam menunjang keberhasilan karir dan tugas suami sangatlah besar adanya.

Dalam acara ini juga diisi dengan pemberian cinderamata sebagai kenang kenangan kepada Pejabat lama dari Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, para Pejabat Utama Polda Kalsel serta perwakilan Kapolres/Ta jajaran Polda Kalsel.