Rabu, 16 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 16/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Padli seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Tim DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan*


*
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Pusdokkes Polri kembali mengumumkan perkembangan terbaru penanganan korban kecelakaan laut kapal Virgo Transport 8. Hingga Selasa (15/9/2026), sebanyak enam jenazah korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, BPBD, Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

"Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian," ujar Kabid Humas Polda Kalsel saat konferensi pers di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) malam.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS., menerangkan, dari total enam korban yang teridentifikasi, satu jenazah atas nama Reynar Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Jawa Timur, telah dipulangkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga pada Senin (14/9/2026). Sementara itu, lima jenazah lainnya yang teridentifikasi pada Selasa (15/9/2026) meliputi:

1. Nurul Rizal Hidayat (33) – Laki-laki, asal Pamekasan, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).
2. Deni Rizal Saputra (29) – Laki-laki, asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari, ciri medis, dan properti).
3. Imam Suparno (66) – Laki-laki, asal Surabaya, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari, ciri medis, dan properti).
4. Erik Maosul Latif (37) – Laki-laki, asal Garut, Jawa Barat (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).
5. Risan Kurnia Putra (28) – Laki-laki, asal Garut, Jawa Barat (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).

Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol. dr. Wahyu Hidajati Dwi Palupi, M.A.R.S., Sp.F. menjelaskan bahwa proses identifikasi sejauh ini berjalan cepat karena kondisi jenazah yang relatif baik, sehingga pencocokan data sidik jari dengan sistem kependudukan dapat dilakukan dengan optimal. Namun, Tim DVI mengimbau keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke posko *Antemortem* (AM) terdekat, baik di Polda Kalsel, Polda Jatim, Polda Jabar, maupun rumah sakit Bhayangkara setempat guna pengumpulan data dan sampel DNA pembanding.

Di tempat yang sama, pihak Jasa Raharja menegaskan jaminan santunan bagi para korban. Korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta ditambah extra cover sebesar Rp20 juta (total Rp70 juta). Sedangkan untuk korban luka-luka, Jasa Raharja menanggung biaya perawatan medis maksimal Rp30 juta. Saat ini, sebanyak 21 korban luka telah ditangani di beberapa rumah sakit, seperti RSUD Ulin, RS TPT, dan RS AU, di mana sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang.

Pada kesempatan yang sama, pihak Kapal Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya akomodasi serta pemulangan jenazah hingga ke kampung halaman masing-masing.

Proses pencarian dan evakuasi oleh tim gabungan masih terus berlanjut di perairan terdampak. Masyarakat dan keluarga korban diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang.

Selasa, 15 September 2026

Polsek LAU Bersama Warga Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan di HST




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan, Polsek LAU bersama masyarakat melaksanakan kegiatan panen jagung di Desa Binjai Pemangkih RT. 02 RW. 001, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WITA tersebut dihadiri Kapolsek LAU IPDA Soleyas, S.H., pemilik lahan jagung Bapak Apul, personel Polsek LAU serta warga sekitar.

Panen jagung dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 2 hektare dengan hasil panen sekitar 1 ton. Namun, terdapat pula lahan sekitar 1 hektare yang mengalami gagal panen akibat serangan hama serta kondisi cuaca panas yang berkepanjangan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama dan sinergi antara Polri melalui Polsek LAU dengan masyarakat Desa Binjai Pemangkih dalam mengoptimalkan sektor pertanian sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan swasembada pangan.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Polsek LAU dan masyarakat yang terus bersinergi dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Kami mengapresiasi sinergi Polsek LAU bersama masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Panen jagung ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kendala seperti hama dan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi hasil produksi.

“Meskipun terdapat lahan yang mengalami gagal panen akibat hama dan cuaca panas, kita jangan mudah menyerah. Mari terus berupaya, saling berkoordinasi dan mencari solusi agar hasil pertanian masyarakat semakin baik. Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri Untuk Masyarakat,” pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 15/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Ruslan seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Tim DVI Polda Kalsel Berangkatkan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 untuk Dimakamkan*


*
*

Jenazah salah satu korban meninggal dunia (MD) dalam kecelakaan kapal tenggelam KM Virgo Transport 8 diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (14/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kanit Ops Jasa Raharja Kanwil Kalsel, Kepala Seksi Operasi dan Siaga kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Banjarmasin, Kapolsek Banjarmasin Timur, Karumkit Bhayangkara Tingkat III Banjarmasin, Kauryandokpol Subbityanmeddokpol RS. Bhayangkara Banjarmasin beserta para Petugas Instalasi Forensik RS. Bhayangkara Banjarmasin, Kasi Indentifikasi beserta Tim Identifikasi Dit Reskrimum Polda Kalsel dan Sat Reskrim Polresta Banjarmasin.

Proses pemberangkatan jenazah berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Jalan A. Yani Km 3,5, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Korban yang diberangkatkan bernama Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki, berusia 22 tahun, kelahiran Blitar, 24 Juli 2004. Korban diketahui bekerja sebagai kernet dan berdomisili di Dusun Slumbung RT 002/RW 002, Kelurahan Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Jenazah selanjutnya dipersiapkan untuk dipulangkan pihak keluarga ke wilayah Malang melalui jalur udara. Proses pemulangan didampingi oleh Ibu Nurhayati. Rencananya, jenazah diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA menggunakan pesawat Lion Air.

Setibanya di Surabaya, jenazah akan diterima oleh pihak keluarga atas untuk selanjutnya dibawa menuju rumah duka.

Senin, 14 September 2026

Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Korban Selamat KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin



Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung penanganan para korban selamat kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Pelabuhan Terminal Penumpang Trisakti dan Hotel Kharisma, Kota Banjarmasin, Senin (14/9/2026).

Peninjauan ini dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Kakor Polairud Baharkam Polri, Waastama Ops Polri, Wadankor Brimob Polri, Dir Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Karo Binops Stama Ops Polri, Karo Dalops Stama Ops Polri, Kabag Opsnaltik Korpolairud Baharkam Polri, serta Kasubdit Patroli Air Korpolairud Baharkam Polri. Turut mendampingi di lokasi acara, Gubernur Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Kapolresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, rombongan jajaran pimpinan tersebut mendatangi Pelabuhan Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin guna memastikan proses penanganan dan evakuasi korban berjalan cepat dan optimal.

Berdasarkan data pendataan di lapangan, total penumpang dan awak kapal tercatat sebanyak 243 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan. Rincian proses evakuasi mencatat 86 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, 1 orang dievakuasi menggunakan helikopter HR-3601 menuju Bandara Syamsudin Noor, 27 orang masih menunggu proses evakuasi lanjutan, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan

Usai mengecek kondisi di pelabuhan, Kapolda Kalsel beserta rombongan melanjutkan agenda dengan mendatangi tempat penampungan sementara korban selamat di Hotel Kharisma Banjarmasin. Selain mendengarkan langsung penuturan kronologi kejadian dari para penumpang, peninjauan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi selama masa pemulihan

Tim DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi Satu Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8*


*
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi satu korban meninggal dunia akibat tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 dengan koordinat 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, jarak tempuh 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin. Kepastian ini disampaikan dalam konferensi pers Polda Kalsel di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Senin (14/9/2026).

Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Kabid Dokter Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS., Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., dan Karumkit Bhayangkara Banjarmasin AKBP dr. M. Ihsan Wahyudi, Sp.F., QHIA.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa tim DVI Polda Kalsel menerima kantong jenazah dari tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, dan Polairud). Setelah dilakukan proses identifikasi secara mendalam menggunakan data medis dan sidik jari yang dicocokkan dengan data antemortem keluarga, tim berhasil mengungkap identitas korban.

"Jenazah dengan nomor registrasi 001 berhasil teridentifikasi sebagai Reynar Fausta Yosilianto, laki-laki usia 22 tahun, warga Dusun Claket, Kabupaten Malang," jelas Kabid Kabid Dokes.

Dengan teridentifikasinya korban tersebut, total jenazah yang telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI hingga Senin (14/9/2026) berjumlah satu orang dari total kantong jenazah yang diterima.

Tim gabungan yang terdiri dari Polda Kalsel, Basarnas, Dinkes, Keselamatan Pelabuhan (KSOP), Jasa Raharja, dan instansi terkait terus bersiap di Posko Mortem dan Antemortem untuk menerima laporan serta data pendukung dari pihak keluarga.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 agar segera melapor ke posko DVI di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, maupun posko kepolisian terdekat dengan membawa Identitas seperti KTP/ KK ( Kartu keluarga ). Langkah ini diperlukan guna mempercepat proses identifikasi dan pemberkasan administrasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Operasi pencarian dan evakuasi korban lainnya hingga kini masih terus dioptimalkan oleh tim SAR gabungan di titik lokasi kejadian.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani terong dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Binjai Pirua Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 14/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Jamhur seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Terong di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Minggu, 13 September 2026

Polres HST Kawal Ketat Jalan Santai Haornas 2026, Kabag Ops Pimpin Langsung Pengamanan




Polres Hulu Sungai Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan pada acara jalan santai yang berlangsung meriah, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipusatkan di Lapangan Dwi Warna, Kabupaten HST. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres HST, dengan melibatkan personel Polres HST, Dinas Perhubungan (Dishub) HST, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) HST.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati HST beserta Ibu Bupati, jajaran Forkopimda Kab. HST, Wakapolres Hulu Sungai Tengah, serta ratusan peserta gerak jalan santai dari berbagai kalangan masyarakat.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan.

"Kami dari Polres HST bersama instansi terkait bersinergi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Haornas 2026, khususnya jalan santai, berjalan lancar, aman, dan tertib. Ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat," ujar Kapolres.

AKBP Jupri juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi dalam menyambut Haornas tahun ini. Menurutnya, semangat olahraga dan kebersamaan yang ditunjukkan warga HST merupakan cerminan masyarakat yang sehat dan solid.

"Semoga semangat Haornas ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi gaya hidup sehat bagi seluruh warga Hulu Sungai Tengah. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam pengamanan maupun pelayanan," tambahnya.

Kegiatan jalan santai berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keceriaan. Seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 10.30 WITA dengan kondisi aman terkendali.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 13/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Muhrin seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Sabtu, 12 September 2026

Polsek LAS Polres HST Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Jamil Terdampak Kekeringan




Polres Hulu Sungai Tengah, Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau terus diwujudkan melalui aksi nyata. Polsek Labuan Amas Selatan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Perumahan, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten HST, Sabtu 12/9/2026


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek LAS AKP Tonny S, S.E, M.M. personel Polsek LAS, Pembakal Desa Jamil, serta masyarakat setempat.

Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat jajaran Polres HST melalui Polsek LAS dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau.


“Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat kemarau panjang, Polri bersama pihak terkait harus hadir memberikan solusi dan bantuan,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengapresiasi sinergi Polsek LAS , pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.


“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan warga. Polres HST akan terus berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat,” pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Banua asam Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 12/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Johan seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Jumat, 11 September 2026

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme*


*
BEKASI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran menindaklanjuti setiap laporan pungutan liar, premanisme, dan tindak kejahatan yang mengganggu aktivitas perusahaan serta iklim investasi.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolri dalam *Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)* di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan bertema *“Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi”* itu dihadiri kurang lebih 2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya.

Di hadapan perwakilan pekerja, pengusaha, dan pemerintah, Kapolri meminta setiap bentuk gangguan keamanan di kawasan industri segera dilaporkan kepada kepolisian. Laporan tersebut harus direspons dengan cepat agar kegiatan produksi maupun operasional perusahaan tidak terganggu.

*“Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,”* ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan, jaminan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dunia usaha. Penanganan terhadap pungli dan premanisme diperlukan untuk memberikan kepastian kepada perusahaan sekaligus melindungi para pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.

Kondisi tersebut semakin penting karena Indonesia tengah mendorong hilirisasi pada berbagai sektor strategis, mulai dari mineral, energi, pangan, hingga manufaktur. Program tersebut diharapkan menghasilkan nilai tambah serta membuka semakin banyak lapangan pekerjaan.

Masuknya investasi dibutuhkan untuk mendukung upaya tersebut. Namun, investasi akan tumbuh apabila didukung kepastian hukum, stabilitas keamanan, dan lingkungan usaha yang terbebas dari berbagai bentuk gangguan.

*“Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,”* kata Kapolri.

Komitmen itu diwujudkan melalui kesiapan jajaran kepolisian dalam menjaga kawasan industri dan memberikan perlindungan terhadap seluruh aktivitas usaha yang dijalankan sesuai ketentuan.

*“Polri akan terus memberikan jaminan keamanan agar kegiatan investasi dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,”* tegas Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan perusahaan untuk menaati regulasi dan memenuhi hak-hak pekerja. Kepastian berusaha harus berjalan beriringan dengan terciptanya hubungan industrial yang adil.

Dengan keamanan yang terpelihara dan hak pekerja yang terlindungi, kegiatan industri diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi perusahaan, tenaga kerja, dan perekonomian nasional.

Kapolres HST Salurkan Bantuan Sembako kepada 11 Korban Kebakaran di Desa Sungai Jaranih



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. bersama jajaran menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran rumah di Desa Sungai Jaranih RT. 005 RW. 003, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada pukul 14.30 hingga 16.00 WITA. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Polres HST terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres HST didampingi Wakapolres HST, Kabag SDM, Kabag Ops, Kasat Resnarkoba, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Tahti, Kapolsek LAS serta Pembakal Desa Sungai Jaranih Tarmiji. Penyerahan bantuan juga disaksikan para korban dan warga setempat.
Sebanyak 11 kepala keluarga/warga menerima bantuan akibat rumah mereka terdampak kebakaran dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Beberapa rumah warga bahkan mengalami kerusakan hingga 100 persen, khususnya bangunan yang terbuat dari kayu.

Adapun warga yang menerima bantuan yakni H. Anwar, Jumri, Supiani, M. Ilmi, Norsehan, Mahyudi, Arbain, Lamsiah, Nusehan, Surbin dan Muhammad Razikin.

Bantuan sembako yang disalurkan berupa mie instan, telur ayam, minyak goreng, beras SPHP kemasan 5 kg, gula pasir serta air mineral dalam kemasan dus.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Musibah kebakaran tentu memberikan dampak yang besar bagi para korban, terlebih bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat ditempati. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari para korban,” ujar Kapolres HST.

Kapolres juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga Desa Sungai Jaranih serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga para korban diberikan kekuatan dan ketabahan serta dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” tambahnya.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Polres HST untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, kepedulian dan perlindungan sosial kepada masyarakat, serta mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

Polres HST berkomitmen untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis dan responsif, serta hadir bersama masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk ketika masyarakat menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, jumat 11/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Indra seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut*


*

Polda Kalimantan Selatan terus mematangkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di hadapan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menunjukkan terobosan penggunaan formulasi cairan surfaktan ramah lingkungan yang dipadukan dengan pemantauan suhu berbasis drone thermal, Kamis (10/9/2026).

Selain Kapolda Kalsel, peninjauan langsung oleh Wapres Gibran di Provinsi Kalimantan Selatan ini juga turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, Wakapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Kepala BPBD Kalsel, dan Pejabat Utama Polda Kalsel, 

Peninjauan oleh Wapres ini dilakukan untuk memastikan perkembangan penanganan di lapangan berjalan optimal, dengan prioritas utama pada keselamatan petugas, kesehatan masyarakat, serta kelestarian satwa dan habitatnya.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa inovasi cairan surfaktan ini dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran pada lahan gambut. Formulasi tersebut bekerja membasahi lapisan gambut lebih cepat, meresap ke dalam tanah, dan membentuk lapisan busa di permukaan. Hasilnya, pemadaman bara api di bawah permukaan tanah menjadi jauh lebih cepat dan efisien dalam penggunaan air.

Keunggulan metode ini terbukti lewat pemantauan drone thermal. Suhu area gambut yang semula berada di kisaran 130°C melonjak turun hingga sekitar 30°C hanya dalam waktu kurang lebih satu menit setelah diaplikasikan.

Wapres Gibran mengapresiasi terobosan ini dan mendorong keberlanjutan inovasi yang memberikan dampak nyata di lapangan. Namun, ia memberi catatan agar setiap metode tetap dibekali indikator keberhasilan yang terukur, digunakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta selalu mengedepankan aspek keselamatan personel pemadam.

Selain penanganan teknis titik api, Wapres menegaskan pentingnya perlindungan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Seluruh kebutuhan dasar warga terdampak mulai dari layanan kesehatan, keberlangsungan pendidikan, pengadaan masker, vitamin, air bersih, hingga logistik harian harus dipastikan terpenuhi selama periode karhutla.

Memasuki fase kewaspadaan yang diproyeksikan berlangsung hingga awal 2027, Wapres menginstruksikan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Peningkatan patroli pencegahan, pemetaan wilayah rawan, serta edukasi publik secara masif diharapkan dapat meminimalkan risiko karhutla demi keselamatan masyarakat luas.

Kamis, 10 September 2026

Respon Cepat, Polres HST Datangi TKP Kebakaran Lahan di Jalan Bakapas Barabai




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Sebagai bentuk respon cepat terhadap laporan maupun kejadian yang terjadi di tengah masyarakat, personel Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran lahan di Jalan Bakapas, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Piket Pamapta 2 Aipda Sugeng Purnomo bersama Piket SPKT dan Piket Samapta Polres HST. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan situasi dan kondisi di sekitar lokasi kebakaran serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.


Kehadiran personel Polri di lokasi merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan dan respons cepat kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana kebakaran lahan yang dapat meluas apabila tidak segera ditangani.

Personel juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya titik api.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa jajaran Polres HST akan terus memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran anggota di lapangan.


“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk selalu sigap dan responsif terhadap setiap kejadian di wilayah hukum Polres HST. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas,” pungkasnya.


Polres HST berkomitmen untuk terus mengedepankan quick response, pelayanan humanis, serta sinergi bersama seluruh pihak dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.


Dukung Swasembada Pangan Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 10/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Saleh seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Rabu, 09 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tungkup Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 9/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Amat seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Selasa, 08 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hantakan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 8/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Adhi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Aiptu Norlailawati Terima Penghargaan Kapolda Kalsel Atas Dedikasi Edukasi Masyarakat tentang Perempuan dan Anak



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dedikasi dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.
Aiptu Norlailawati, Ps. Kasubsi Luhkum Si Kum Polres Hulu Sungai Tengah (HST), menerima penghargaan dari Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., atas dedikasinya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perempuan dan anak. Selasa 8/9/2026

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Syukuran Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 yang dilaksanakan di Polda Kalimantan Selatan.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Aiptu Norlailawati dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memberikan penyuluhan hukum serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas penghargaan yang diterima oleh personelnya tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aiptu Norlailawati atas penghargaan yang diterima dari Bapak Kapolda Kalsel. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kerja keras beliau dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait perlindungan perempuan dan anak,” ujar Kapolres.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Aiptu Norlailawati dan seluruh personel Polres HST untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian dan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Polri harus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pemahaman hukum serta perlindungan kepada kelompok yang membutuhkan perhatian, khususnya perempuan dan anak,” tambahnya.

Kapolres HST juga menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya membangun kesadaran hukum dan menciptakan lingkungan yang aman serta ramah bagi perempuan dan anak.

“Kami berharap apa yang telah dilakukan Aiptu Norlailawati dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi personel lainnya. Teruslah berbuat baik, memberikan edukasi dan hadir di tengah masyarakat dengan penuh keikhlasan,” pungkasnya.



Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng, Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla*


*
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengirim 1.000 liter (1 ton) cairan surfaktan hasil pengembangan Bidlabfor Polda Kalsel ke Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (7/9/2026). Cairan tersebut dikirim untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polda Kalteng, dengan penggunaannya disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan pemadaman di lapangan.

Pengiriman cairan tersebut menjadi bagian dari langkah Polda Kalsel dalam memperbanyak penggunaan cairan surfaktan untuk penanganan karhutla. Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan, produksi cairan tersebut terus ditingkatkan agar dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.

“Cairan surfaktan ini sudah mulai kita perbanyak. Hari ini juga kita mengirim cairan 1.000 liter atau 1 ton ke Kalimantan Tengah,” kata Kapolda Kalsel saat penanganan karhutla di Posko Pantau A. Yani, Banjarbaru, Senin (7/9/2026) sore.

Kapolda mengatakan, cairan surfaktan dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada lahan gambut. Penggunaannya dapat dipadukan dengan metode pipa undercooling untuk menjangkau bagian tanah yang masih menyimpan panas dan bara.

Dalam kegiatan penanganan karhutla, Polda Kalsel juga menggandeng Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan 76 mahasiswa dan mahasiswi ULM yang juga ikut turun langsung ke lapangan untuk melihat sekaligus membantu proses pemadaman.

Beliau menuturkan, keterlibatan mahasiswa menjadi kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung kondisi karhutla dan proses pemadaman di lapangan, khususnya pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.

“Kita berterima kasih kepada Prof. Rahmida yang membawa mahasiswa. Ini bagus untuk pendidikan, supaya mereka bisa melihat langsung bagaimana sulitnya melakukan pemadaman, khususnya di lahan gambut,” ujar Kapolda Kalsel.

Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga diikuti para Kapolres/Ta dan Kabag Ops jajaran Polda Kalsel. Mereka mendapat pengarahan teknis dari Kapolda dan Wakapolda Kalsel sekaligus melihat langsung penggunaan cairan surfaktan serta metode pemadaman di lapangan.

Kehadiran para Kapolres/Ta dan Kabag Ops tersebut menjadi bagian dari penyamaan pemahaman mengenai penggunaan cairan pemadam, sehingga penerapannya dapat disesuaikan dengan kondisi karhutla di wilayah masing-masing.

Kapolda menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel, tetapi juga dengan mengembangkan metode dan bahan pemadam yang sesuai dengan karakter lahan gambut.

Sementara itu, Prof. Rahmida selaku Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM mengatakan, keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman langsung mengenai penanganan karhutla. Mahasiswa dapat melihat bagaimana proses pemadaman dilakukan sekaligus memahami tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa untuk dibawa kembali ke lingkungan akademik, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan karhutla dan menjaga lingkungan.

Polsek LAU Bersama PDAM HST Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Perumahan Terdampak Kekeringan



Polres Hulu Sungai Tengah, Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau terus diwujudkan melalui aksi nyata. Polsek Labuan Amas Utara (LAU) bersama PDAM Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Perumahan, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten HST, Selasa (8/9/2026).

Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau panjang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek LAU Ipda Soleyas, S.H., personel Polsek LAU, pihak PDAM HST, Pembakal Desa Perumahan, serta masyarakat setempat.
Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat jajaran Polres HST melalui Polsek LAU dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau.

“Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat kemarau panjang, Polri bersama pihak terkait harus hadir memberikan solusi dan bantuan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi Polsek LAU bersama PDAM HST, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan warga. Polres HST akan terus berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat,” pungkasnya.

Tekan Karhutla, Kapolda Kalsel Pimpin Monitoring Langsung dan Terjunkan Inovasi Surfaktan di Banjarbaru*


*

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan Monitoring Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Posko Pantau A. Yani, Banjarbaru, Senin (7/9/2026) sore. Langkah ini diambil guna memperkuat efektivitas pemadaman, khususnya pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus dan ekstra ketat.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi oleh Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, para Kapolres/Ta Jajaran, Kadisbunnak Kalsel, Kasi Ops Korem 101/Antasari, serta Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM. Kegiatan ini juga diperkuat dengan keterlibatan aktif 76 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan pemantauan dimulai dari Mako Satbrimob Polda Kalsel untuk meninjau proses pembuatan cairan surfaktan. Setelahnya, Kapolda Kalsel memberikan arahan teknis kepada para Kapolres dan Kabag Ops jajaran di Posko Pantau Pengayuan/A. Yani.

Tidak berhenti pada pengarahan, Kapolda beserta rombongan langsung turun ke lokasi titik api di Jalan Tambak Buluh untuk memimpin pengaplikasian pemadaman secara serentak. Di lokasi kebakaran, Wakapolda Kalsel turut memberikan instruksi teknis tata cara penggunaan sarana dan bahan pemadam. Puluhan mahasiswa ULM juga bahu-membahu bersama petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan suasana keakraban melalui makan bersama mahasiswa di Randulap Posko Pantau Pengayuan.

 Penanganan karhutla di wilayah Kalsel selama ini menghadapi kendala berat. Api di lahan gambut sering kali menjalar di bawah permukaan tanah dan terus menyisakan asap, ditambah minimnya ketersediaan air akibat musim kemarau. Hambatan operasional lain meliputi sulitnya jangkauan armada pemadam besar ke titik api, keterbatasan bahan baku surfaktan yang masih harus didatangkan dari luar daerah (Jawa/Surabaya), serta proses produksi surfaktan yang masih manual.

Menjawab tantangan tersebut, Polda Kalsel meluncurkan sejumlah inovasi teknis strategis:

Cairan Surfaktan (MES) adalah Formulasi khusus berbasis minyak nabati yang berfungsi mengikat oksigen melalui lapisan busa (foam) dan meresap ke dalam tanah gambut. Metode ini efektif mendinginkan lahan secara permanen serta mencegah munculnya titik api kembali. Penggunaannya tergolong ekonomis (rasio 1 liter surfaktan banding 100 liter air) dan tidak korosif.

Kolam Bioflok Portable merupakan tempat penampungan air rakitan berbahan rangka besi dan terpal seharga Rp.3,5–Rp3,7 juta per unit. Bersifat bongkar-pasang (removable), kolam ini mudah dipindahkan mendekati titik api untuk menyiasati keterbatasan panjang selang pemadam.

Metode Sumbu Bawah Tanah ("Sumbut") merupakan Modifikasi pipa PVC/besi berlubang yang ditancapkan langsung ke dalam lapisan gambut. Pipa ini dihubungkan ke nozzle selang untuk menyalurkan air dan surfaktan tepat ke titik api di bawah tanah secara cepat dan hemat tenaga.

Guna mengoptimalkan penanganan di tingkat daerah, Polda Kalsel menghadirkan seluruh Kapolres khususnya dari wilayah rawan seperti Tanah Laut, Barito Kuala, Banjar, dan Banjarbaru—untuk mempelajari teknik pencampuran concentrate surfaktan sekaligus mendistribusikan pasokan cairan tersebut ke wilayah hukum masing-masing.

Dukungan juga diperluas hingga ke tingkat regional melalui pengiriman bantuan 1 ton cairan surfaktan ke Polda Kalimantan Tengah. Ke depan, Polda Kalsel mempersiapkan gudang Biro Logistik sebagai sarana pabrikasi surfaktan skala industri saat pasokan bahan baku telah terpenuhi secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi bersama Pusat Studi Kepolisian ULM dan para mahasiswa, Polda Kalsel tidak hanya memfokuskan aksi pada pemadaman darat, tetapi juga membangun sinergi edukasi masyarakat dan riset bersama untuk pengembangan inovasi pencegahan karhutla di masa mendatang.

Senin, 07 September 2026

322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla*


*
JAKARTA – Polri memperkuat pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan memperluas kehadiran personel di tengah masyarakat. Sebanyak 322 personel Satgas Edukasi, Penyuluhan dan Pencegahan Karhutla gelombang kedua diberangkatkan ke empat wilayah, yakni Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Pemberangkatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membangun pencegahan Karhutla yang lebih dekat dengan masyarakat melalui edukasi, komunikasi dan pendekatan humanis.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum setelah kebakaran terjadi. Kesadaran masyarakat dan kemampuan mencegah potensi kebakaran sejak dini harus menjadi kekuatan utama.

“Rekan-rekan harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, berikan pemahaman dan ajak masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini,” ujar Wakapolri dalam pembekalan di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Sebanyak 322 personel tersebut terdiri dari 64 peserta Sespimti, 207 peserta Sespimmen, 29 peserta SPPK dan 22 pendamping. Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.

Sebelumnya, 189 peserta didik telah lebih dahulu diberangkatkan untuk melaksanakan tugas di wilayah. Gelombang kedua ini menjadi bagian dari kesinambungan dan lintas ganti agar kegiatan di lapangan tetap berjalan.

Wakapolri meminta para personel tidak datang dengan pendekatan yang menggurui. Mereka harus mendengarkan masyarakat, memahami karakteristik wilayah dan memberikan edukasi yang mudah dipahami.

“Datanglah dengan pendekatan yang baik dan humanis. Dengarkan masyarakat, pahami kondisi di lapangan, kemudian berikan edukasi yang mudah dipahami,” katanya.

Menurut Wakapolri, masyarakat bukan objek penanganan Karhutla, melainkan bagian dari solusi. Bhabinkamtibmas, Babinsa, Masyarakat Peduli Api, kepala desa dan tokoh adat harus menjadi bagian dari jejaring pencegahan di tingkat tapak.

Karena itu, edukasi harus diarahkan pada tindakan nyata, mulai dari tidak melakukan pembakaran, menjaga lingkungan hingga segera melaporkan potensi kebakaran.

“Karhutla bukan hanya tanggung jawab Polri atau pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama. Partisipasi masyarakat menjadi kunci agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum meluas,” tegas Wakapolri.

Wakapolri juga mengingatkan personel bahwa penugasan ini bukan semata-mata kegiatan penyuluhan. Para peserta pendidikan kepemimpinan harus menggunakan kesempatan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan efektivitas organisasi di lapangan.

“Rekan-rekan adalah middle dan top manager. Karena itu, lihat bagaimana organisasi bekerja, bagaimana kondisi wilayah dan bagaimana kebijakan diimplementasikan,” ujarnya.

Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara negara dan masyarakat sekaligus menghasilkan pemahaman yang lebih baik mengenai akar persoalan Karhutla.

Dengan pendekatan humanis dan partisipatif, Polri ingin memastikan masyarakat menjadi bagian aktif dalam mencegah kebakaran sejak dari tingkat tapak, sebelum api berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 7/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Arhani seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Cegah Api Bawah Tanah, Kapolda Kalsel Bersama Wamenko Pangan Cek Irigasi Pembasahan Gambut Guntung Damar*



*
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan monitoring dan pengecekan langsung saluran irigasi pembasahan lahan gambut di Pos Pantau Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Minggu (6/9/2026) malam.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel tampak didampingi Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Wakapolda Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, Dansat Brimob Polda Kalsel, serta Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Kalsel. Langkah ini dilakukan guna memastikan rekayasa aliran air berjalan optimal untuk proses pembasahan (rewetting) serta menenggelamkan lahan gambut rawan terbakar.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan Pengecekan ini ditujukan agar pasokan air ke area rentan tetap terjaga secara efisien. Dengan membasahi dan menenggelamkan lapisan gambut, penyebaran bara api di bawah permukaan tanah (subsurface fire) dapat dihentikan secara efektif.

Tak hanya mengandalkan rekayasa aliran air irigasi, Polda Kalsel juga terus mematangkan inovasi formula cairan pemadam berbasis surfaktan. Cairan khusus yang dirancang oleh Bidlabfor Polda Kalsel ini memiliki daya resap tinggi hingga ke dalam lapisan tanah gambut, sehingga mampu memutus pasokan oksigen ke titik bara api sekaligus menghemat penggunaan pasokan air di tengah musim kemarau.

Kombinasi strategi antara pembasahan lahan secara terstruktur dan aplikasi cairan pemadam inovatif ini menjadi bentuk sinergi penanggulangan cepat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat mempercepat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara permanen di wilayah Kalimantan Selatan.

Minggu, 06 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Banua Kupang Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 6/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Suni seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Respons Cepat Polsek LAU Bersama Instansi Terkait Padamkan Titik Api di Pemangkih Seberang, Kapolres HST Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Jajaran Polres Hulu Sungai Tengah melalui Polsek Labuan Amas Utara menunjukkan respons cepat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Minggu (6/9/2026). Tindakan sigap ini dilakukan berdasarkan pantauan aplikasi Sipongi yang mendeteksi adanya satu titik hotspot di wilayah Kecamatan Labuan Amas Utara.


Berdasarkan data akuisisi satelit SNPP dari NASA pada 6 September 2026 pukul 07.00 WIB, titik api dengan tingkat kepercayaan MID teridentifikasi berlokasi di Desa Pemangkih Seberang, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel gabungan yang dipimpin Kapolsek LAU segera bergerak ke lokasi untuk melakukan verifikasi dan pemadaman.


Personel yang dikerahkan dalam penanganan hotspot ini:


· Kapolsek LAU

· Aiptu Prabowo

· Bripka Eko H.

· Babinsa TNI

· BPBD HST

· Pambekal/Aparat Desa

· BPK

· Warga Masyarakat


Melalui kerja sama yang solid antarunsur, titik api berhasil dipadamkan dan statusnya terverifikasi sebagai "Api sudah padam". Kecepatan penanganan ini mencegah potensi meluasnya kebakaran yang dapat berdampak pada kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat akibat kabut asap.


Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas kerja cepat personel Polsek LAU dan tim gabungan. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat merupakan kunci utama dalam meminimalisir dampak karhutla.


"Saya apresiasi respons cepat Polsek LAU dan seluruh unsur yang terlibat. Ini membuktikan kesiapan kita dalam memantau dan menindaklanjuti setiap potensi kebakaran hutan dan lahan. Penanganan yang sigap ini selaras dengan komitmen Polres HST yang telah memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan menghadapi musim kemarau," ujar AKBP Jupri.


Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, mengingat penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Ia mengingatkan bahwa pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar terus digalakkan.


"Keberhasilan pemadaman ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen untuk terus bersama-sama menjaga lingkungan. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat segera ditangani sebelum meluas," pungkas Kapolres.


Polres HST terus mengoptimalkan pemantauan melalui aplikasi Sipongi dan layanan Call Center 110 untuk memastikan setiap informasi kebakaran dapat segera direspons dan ditindaklanjuti .

Sabtu, 05 September 2026

Polda Kalsel Terjunkan Cairan Khusus Untuk Pemadaman Karhutla Lebih Efektif*


*
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung peninjauan dan monitoring penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pos Pantau Desa Pengayuan, Kota Banjarbaru, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kapolda Kalsel didampingi oleh Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasi Ops Korem 101/Antasari, serta jajaran Kepala Dinas dari Pemprov Kalsel, mulai dari Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pertanian, BPBD, Diskominfo, hingga Dinas Sosial.

Langkah responsif Polda Kalsel dalam menciptakan cairan khusus pemadaman karhutla ini turut menyita perhatian nasional hingga diliput langsung oleh media nasional. Inovasi ini digadang-gadang menjadi jawaban atas sulitnya memadamkan bara api di lapisan dalam tanah gambut yang kerap memicu asap pekat selama musim kemarau.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa di lokasi Pos Pantau Pengayuan, petugas melakukan pengisian kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter yang dicampur dengan 120 liter biang larutan karhutla. Cairan tersebut kemudian disalurkan menggunakan sistem pipa undercooling yang dirancang khusus untuk menembus, mendinginkan, dan memadamkan bara api (subsurface fire) di kedalaman lahan gambut.

Cairan surfaktan ini diracik dan dimodifikasi langsung oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel agar presisi dengan karakter tipologi tanah gambut di wilayah Kalimantan Selatan. Sebelum diterapkan di lapangan, uji coba eksperimental telah berjalan selama 3 minggu dengan hasil yang dinilai sangat efektif menghentikan penyebaran api bawah tanah.

Selain efektif memadamkan bara tersembunyi, lanjut Kapolda Kalsel, penggunaan larutan surfaktan ini terbukti mampu menghemat konsumsi air secara signifikan. Efisiensi ini menjadi solusi krusial bagi para petugas di lapangan yang kerap menghadapi krisis pasokan air saat puncak kemarau.

Strategi penempatan kolam-kolam bioflok di area dekat titik api juga memangkas jarak dan mempermudah akses pasokan air bagi tim pemadam. Polda Kalsel memastikan cairan surfaktan yang kini diproduksi secara massal tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh jajaran tim pemadam kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan.

Melalui penerapan teknologi cairan inovatif ini, penanganan karhutla di Kalimantan Selatan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan tuntas. Langkah nyata ini ditargetkan mampu memulihkan kualitas udara serta memastikan masyarakat Kalsel kembali beraktivitas dengan aman dan sehat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Palas Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 5/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Jarkani seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Kemarau Panjang, Polres HST Bersama PDAM Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Binjai Pemangkih



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Musim kemarau yang belum berakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Polres HST bersama PDAM Kabupaten HST bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

Kali ini, bantuan air bersih disalurkan melalui Polsek Labuan Amas Utara (LAU) kepada warga Desa Binjai Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (5/9/2026)

Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat kemarau panjang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek LAU IPDA Soleyas, S.H., personel Polsek LAU, Pembakal Desa Binjai Pemangkih, masyarakat Desa Binjai Pemangkih serta pihak PDAM Kabupaten HST.

Selain penyaluran air bersih, pemberian tandon air juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat dalam menyediakan tempat penampungan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.

Kapolres HST juga menyampaikan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan tentunya berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih. Karena itu, Polres HST bersama PDAM Kabupaten HST terus berupaya hadir dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak kekeringan.

Penyaluran 4.000 liter air bersih serta pemberian tandon ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri untuk membantu meringankan beban masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghemat penggunaan air dan menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia. Polres HST akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, PDAM dan pihak terkait lainnya untuk membantu masyarakat selama kondisi kemarau masih berlangsung,” ujar Kapolres HST.

Polres HST berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana kekeringan.