Sabtu, 31 Oktober 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Limbar Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 31/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa samasul seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




*Kapolda Kalsel Subuh Keliling di masjid At-Tagwa Banjarbaru, Perkuat Sinergi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”*




Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Pada Sabtu (31/10/2026), orang nomor satu di jajaran Polda Kalsel tersebut melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid At-Taqwa, Jalan Karang Anyar III, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan, kegiatan ibadah berjemaah ini merupakan bagian dari wujud nyata dukungan terhadap program 100 hari kerja Kapolri yang mengusung tagline utama, yakni "Polisi Bersama Masyarakat".

Dalam pelaksanaannya, Kapolda Kalsel tidak datang seorang diri. Beliau didampingi oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar, S.I.K. serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel. Kehadiran para perwira tinggi kepolisian ini berbaur secara khidmat bersama warga sekitar untuk menunaikan salat Subuh berjemaah.

Adapun shalat Subuh kali ini dipimpin oleh Imam Masjid Ustad Horman Iso. Suasana kebersamaan semakin terasa hangat dengan kehadiran para tokoh setempat, di antaranya Marbut Masjid Bpk. Suwardi, Ketua Masjid Bpk. Hadi Suyitno, serta Panitia Pengembangan Masjid, Irjen Pol. (Purn) Dadik Susetyo.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polda Kalsel berharap hubungan emosional dan komunikasi antara aparat kepolisian dan warga masyarakat dapat terus terjalin erat. Pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan ini dinilai efektif dalam menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Bumi Lambung Mangkurat.

Jumat, 30 Oktober 2026

Kapolda Kalsel Gelar Shalat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat




Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel), Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Shalat Jum'at Keliling di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Kota Banjarbaru, pada Jumat (30/10/2026).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan sekaligus silaturahmi ini digelar sebagai bentuk implementasi program 100 hari kerja Kapolri yang mengusung tagline "Polisi Bersama Masyarakat". Melalui pendekatan humanis ini, jajaran kepolisian berupaya untuk terus mendekatkan diri, menyerap aspirasi, serta mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh agama dan elemen masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi langsung oleh Wakapolda Kalsel, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, serta para Kapolres/Ta jajaran Polda Kalsel.

Kehadiran jenderal bintang dua bersama rombongan petinggi Polda Kalsel ini disambut hangat oleh pengurus masjid serta jemaah Shalat Jum’at. Selain memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, momentum ini juga dijadikan sarana untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas guna menjaga kondusifitas wilayah di Kalimantan Selatan.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 30/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa sanusi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Dukung Program Green Policing, Polres HST Bersama TNI dan Instansi Terkait Gelar Jumat Bersih di Pasar Keramat



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mendukung program Green Policing serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kegiatan Jumat Bersih HST yang bertempat di Pasar Keramat, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (29/10/2026) pukul 07.30 WITA.
Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres HST Kompol Antoni Silalahi, S.H., M.M., dan diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres HST, personel Bintara dan ASN Polres HST, personel Batalyon 621/Manuntung, pihak Kecamatan Pandawan, serta instansi terkait lainnya.

Kegiatan Jumat Bersih ini merupakan bentuk nyata sinergitas Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan asri, khususnya di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta bersama-sama melaksanakan aksi bersih-bersih dengan penuh semangat dan gotong royong. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antarinstansi.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus implementasi program Green Policing.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Mari kita biasakan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan fasilitas umum, serta tidak membiarkan sampah menumpuk di lingkungan sekitar. Dengan kebersamaan dan kepedulian kita semua, kita dapat mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membangun kehidupan yang lebih baik."

Kegiatan Jumat Bersih HST berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Melalui kegiatan ini, Polres HST berharap sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih dan lestari melalui program Green Policing.

Polda Kalsel Gelar Program Green Policing di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari


**

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup dan program strategis pimpinan Polri. Bertepatan dengan pelaksanaan Program 100 Hari Kerja Kapolri, Polda Kalsel menggelar aksi nyata Green Policing pada Jum’at (30/10/2026) mulai pukul 07.00 WITA.

Kegiatan penghijauan dan kepedulian lingkungan tersebut dipusatkan di kawasan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Kota Banjarbaru.

Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, S.I.K. dan segenap Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa konsep Green Policing bukan sekadar gerakan pembersihan atau penanaman pohon semata, melainkan wujud pendekatan pemolisian modern yang berwawasan lingkungan. Langkah ini menjadi bagian penting dari akselerasi Program 100 Hari Kerja Kapolri dalam mewujudkan Polri yang responsif, adaptif, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat serta ekosistem sekitar.

"Melalui program Green Policing ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lingkungan yang asri, bersih, dan hijau di sekitar tempat ibadah ikonik seperti Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi umat serta menjadi contoh bagi daerah lain," ujar Kabid Humas.

Kehadiran jajaran pimpinan Polda Kalsel di lokasi sejak pagi hari menegaskan soliditas dan keseriusan institusi Kepolisian di Kalimantan Selatan dalam mengawal program-program prioritas Mabes Polri, sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan berbasis kemasyarakatan dan lingkungan.

Kamis, 29 Oktober 2026

Polda Kalsel Gelar Program "Polisi Peduli Pengangguran", Dukung Asta Cita dan 100 Hari Kerja Kapolri


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengambil langkah konkret dalam mendukung program prioritas 100 hari Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Melalui terobosan kreatif bertajuk "Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN)", Polda Kalsel menggandeng pemerintah daerah untuk memberikan solusi nyata bagi peningkatan keterampilan dan penyerapan tenaga kerja di Bumi Lambung Mangkurat.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalsel, Kota Banjarbaru, pada Kamis (29/10/2026) pagi.

Acara strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., serta didampingi oleh Wakapolda Kalsel dan Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel. Hadir pula unsur pimpinan daerah, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel, serta Kepala BLK Provinsi Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam arahannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa program "Polisi Peduli Pengangguran" merupakan wujud nyata kepedulian institusi Kepolisian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menekan angka pengangguran terbuka di Kalimantan Selatan.

"Program ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk aksi nyata Kepolisian yang bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat. Melalui pelatihan berbasis kompetensi di BLK ini, kita ingin membekali para peserta agar memiliki keahlian mandiri, siap kerja, dan mampu berdaya saing di dunia industri maupun berwirausaha," ujar Kapolda Kalsel.

Pelaksanaan program ini difokuskan pada pemberian pelatihan keterampilan kerja praktis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Diharapkan, sinergi antara Polda Kalsel, Pemprov Kalsel, dan instansi terkait ini dapat menjadi stimulus efektif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang semakin kondusif melalui peningkatan kesejahteraan sosial.

Rangkaian kegiatan di BLK Provinsi Kalsel pagi tadi berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan peninjauan fasilitas pelatihan serta dialog interaktif antara Kapolda Kalsel bersama para peserta pelatihan.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Aula Mati Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 29/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa yusril seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Rabu, 28 Oktober 2026

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi, Kapolda Kalsel Gelar Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara Resort Kabupaten Banjar*


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menggelar kegiatan silaturahmi bertajuk Kumpul Bersama Masyarakat guna mempererat kemitraan serta mendengarkan langsung aspirasi warga. Kegiatan program 100 Hari Kapolri tersebut berlangsung hangat di Kampung Nusantara Resort, Jalan Pintu Air, Kabupaten Banjar, pada Rabu (28/10/2026) pukul 09.30 WITA.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dengan didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar, S.I.K., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, serta Kapolres Banjar.

Turut hadir mengisi kebersamaan tersebut antara lain pihak tuan rumah H. Bahrani, Ketua DPRD Kabupaten Banjar H. Agus Maulana, S.H., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar H. Irwan Bora, S.H., M.M., Sekretaris Kecamatan Martapura Gusti Marhusien, serta Sekertaris Lurah Tanjung Rema Helda Herliani, S.A.P.

Selain unsur pemerintahan, kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan elemen kemitraan kamtibmas, seperti Ketua Emergency Banjar Response H. Sasudin, Ketua Pokdar Kamtibmas Warhamni, serta Kepala KUA Martapura Zulkifli.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang intensif antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Menurutnya, terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kalimantan Selatan tidak lepas dari peran aktif masyarakat itu sendiri.

"Melalui kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat ini, Polda Kalsel ingin mendengar secara langsung saran, masukan, maupun kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri, sinergitas bersama tokoh masyarakat dan elemen pendukung lainnya adalah kunci utama menjaga stabilitas keamanan," ujar Kabid Humas.

Kegiatan diisi dengan sesi dialog interaktif dan ramah tamah yang berlangsung akrab penuh kekeluargaan. Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara Polda Kalsel, Forkopimda Kabupaten Banjar, dan masyarakat semakin solid demi mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera sebagaimana tagline Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. yakni "Polisi Bersama Masyarakat".

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani kembang kol dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Mahela Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 28/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik ibu Hasnah seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman kembang kol di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Polres HST Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polres Hulu Sungai Tengah melaksanakan upacara di halaman Mako Polres HST pada Rabu (28/10/2026) pukul 08.00 Wita.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si yang diwakili Kabag SDM Polres HST, AKP Suhadi, serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres HST, para Kapolsek jajaran, personel Bintara, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres HST.

Pelaksanaan upacara berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan para pemuda Indonesia yang telah mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman serta memperkuat rasa cinta tanah air.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, seluruh personel Polres HST diharapkan dapat terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, meningkatkan kedisiplinan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Semangat Sumpah Pemuda juga menjadi motivasi bagi jajaran Polres HST untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan, meningkatkan semangat pengabdian, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan, serta bersama-sama membangun bangsa. Saya berharap seluruh personel Polres HST dapat terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengajak generasi muda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar terus berperan aktif dalam kegiatan positif, menjauhi penyalahgunaan narkoba, pergaulan negatif, serta berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan.

“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai inspirasi untuk berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah serta bangsa Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, kita wujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” tutupnya.

Polda Kalsel Beri Penghargaan Personel Berprestasi di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98


**

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memberikan apresiasi tinggi kepada sejumlah personelnya yang menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang. Pemberian Penghargaan Kapolda Kalsel ini berlangsung dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Kalsel, Rabu (28/10/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada 21 personel berprestasi dengan dihadiri oleh Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Tapin, dan Kapolres Tanah Laut (Tala).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menerangkan, ada berbagai prestasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anggota kepolisian di jajaran Polda Kalsel.

Beberapa pencapaian menonjol yang mendapat penghargaan di antaranya adalah:
- Pencegahan Konflik Sosial: Personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut berhasil membantu penyelesaian sengketa tanah guna mencegah potensi konflik sosial antara warga dengan pihak perusahaan.
- Inovasi Penanggulangan Karhutla: Jajaran Bidlabfor Polda Kalsel berinovasi menciptakan cairan kimia surfaktan atau larutan racun api untuk pemadaman kebakaran lahan gambut di wilayah hukum Polda Kalsel. Selain itu, terdapat pula pembuatan 32 kolam bioflok atau penampungan air untuk penanggulangan karhutla oleh personel Itwasda Polda Kalsel.
- Pengungkapan Kasus Narkotika: Satresnarkoba Polresta Banjarmasin dan Polres Tapin sukses mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika dengan barang bukti signifikan, mulai dari sabu-sabu hingga ribuan butir pil ekstasi.
- Pengungkapan Kasus Cepat (Kurang dari 24 Jam): Satreskrim Polresta Banjarmasin di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim berhasil membongkar tindak pidana ITE, pornografi, dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dalam waktu kurang dari 24 jam.

Para penerima penghargaan tersebut yakni AKBP Faizal Rachmad, S.T., KompolEru Alsepa, S.I.K., M.H., Kompol Dading Kalbu Adie, S.T., M.M., Ipda Tri Pebriana Putra, S.H., M.M., Ipda Delano Irsyad Satyawada, S.Tr., I.K., Ipda Pujo Dewanto, Aiptu Ferry Gunawan, S.H., Aiptu Nor Ifansyah, S.H., Aipda Imam Rohani Nazif, S.H., Aipda Noor Aulia Rahman, Aipda Ari Nur Widhianto, S.E., Aipda Kresno Budi Setyawan.

Kemudian Bripka Febrian Anggara, Bripka Agung Septana Putra, Brigadir Rachman, Brigadir Muhammad Bimantoro, S.H., Brigadir Putri Wandias Martika Pratidina, S.H., Briptu Iqbal Abdul Qutni, S.Si., Briptu Muhammad Haffi, Briptu Dicky Akhmad Maulana, dan Bripda Muhammad Haikal Hidayat Bahrum.

Melalui penghargaan ini, Kapolda Kalsel berharap prestasi yang diraih dapat menjadi teladan serta memotivasi anggota lainnya untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Selasa, 27 Oktober 2026

Polda Kalsel Lanjutkan Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar*


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menerapkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan campuran cairan surfaktan dan helikopter water bombing di embung buatan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Selasa (27/10/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama Wakapolda Kalsel, Plh. Wadansat Brimob Polda Kalsel, dan Kabid Labfor Polda Kalsel. Hadir pula Gubernur Kalsel, Kasatpol PP, Damkar Pemprov Kalsel, serta Kepala Bapenda Provinsi Kalsel.

Metode penanganan karhutla ini memadukan cairan surfaktan dengan penyiraman air dari udara menggunakan helikopter. Cairan Surfaktan dicampurkan ke dalam air di embung buatan sebelum digunakan dalam proses water bombing untuk membantu penanganan titik api, terutama di kawasan lahan gambut.

Penerapan metode tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan teknik pemadaman karhutla di Kalimantan Selatan. Penanganan melalui udara diharapkan dapat melengkapi pemadaman dari darat, termasuk penggunaan mesin pompa dan pipa suntik gambut untuk menjangkau bara di bawah permukaan tanah.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan penanganan karhutla memerlukan kombinasi metode yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Pemanfaatan surfaktan dan water bombing menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemadaman karhutla, khususnya di kawasan yang membutuhkan penanganan dari udara. Upaya ini juga melengkapi langkah pemadaman yang dilakukan personel di darat,” ujarnya.

Polda Kalsel bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan penanganan karhutla serta mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, guna mencegah munculnya titik api baru dan meluasnya kebakaran.

Kadivhumas Polri Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat


**

Jakarta – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi nilai utama Sumpah Pemuda diharapkan dapat terus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, kepedulian, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara aparat, masyarakat, komunitas, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

"Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua," ujar Johnny dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Johnny menjelaskan, Polri senantiasa menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada saat yang sama, setiap pihak diharapkan dapat menjalankan hak dan tanggung jawabnya dengan tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban umum, serta kepentingan masyarakat luas.

"Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan begitu, setiap aktivitas dapat berlangsung secara tertib tanpa mengabaikan hak orang lain," lanjutnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga suasana kondusif dengan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, menghindari kekerasan, serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial.

Menurut Johnny, momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa persatuan tidak hanya diwujudkan melalui simbol dan peringatan seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga ketertiban, menghargai sesama, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, memperkuat persatuan, serta menciptakan keamanan dan nyaman bagi seluruh warga," tutup Johnny.

Melalui semangat Hari Sumpah Pemuda, Polri terus mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tabat Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 27/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Ali seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Dua Kali Sepekan, Kapolres HST Bangun Soliditas Personel Lewat Mini Soccer.



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Menjaga kebugaran tubuh sekaligus memperkuat soliditas dan kebersamaan menjadi perhatian Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST), Polda Kalimantan Selatan, AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan olahraga bersama berupa permainan mini soccer yang digelar di Lapangan Mini Soccer Walangsi, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kapolres HST, WAKA POLRES Hulu Sungai Tengah KOMPOL ANTONI SILALAHI.,S.H.,M.M bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres HST, jajaran kapolsek, serta personel Polres dan polsek di wilayah hukum Polres HST.

Olahraga bersama ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis, mulai pukul 18.00 WITA.

Selain menjadi sarana menjaga kondisi fisik agar tetap prima, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta meningkatkan kekompakan antarpersonel di lingkungan Polres HST.

Suasana penuh semangat dan keakraban terlihat dalam kegiatan tersebut. Para personel berbaur di lapangan tanpa memandang jabatan, sehingga tercipta kebersamaan yang diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyampaikan bahwa olahraga bersama melalui mini soccer menjadi salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran personel sekaligus membangun semangat kebersamaan.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut, diharapkan seluruh personel tetap sehat, bugar, dan memiliki semangat kerja yang tinggi.

Kebersamaan yang terbangun di luar pelaksanaan tugas juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama, koordinasi, dan kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

Dengan menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas, Polres Hulu Sungai Tengah tidak hanya berupaya menjaga kesehatan anggotanya, tetapi juga menumbuhkan soliditas internal demi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan optimal dalam melayani masyarakat.

Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Kebencanaan, Polda Kalsel, Pemprov Kalsel, dan Perguruan Tinggi Bentuk Forum Rektor serta Crisis Center*


*
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dan jajaran Forkopimda, serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kalimantan Selatan menggelar pertemuan silaturahmi dan koordinasi strategis, pada Senin (26/10/2026) siang di Banjarmasin.

Pertemuan ini memfokuskan pembahasan pada penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, pencegahan gangguan kamtibmas, hingga isu ketenagakerjaan di Banua.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam kesempatan itu Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. mengapresiasi kolaborasi lintas elemen. Pihaknya berharap keterlibatan aktif akademisi dapat memberikan masukan dan rekomendasi berbasis sains dalam upaya mitigasi karhutla maupun penanganan bencana alam lainnya.

"Saat ini Pemprov, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, UPTD, hingga para relawan terus bekerja keras memadamkan api dan melakukan berbagai inovasi penanganan di lapangan. Masukan dari perguruan tinggi, seperti rencana restorasi lahan gambut dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), sangat berharga untuk penanganan dan pencegahan jangka panjang di Kalimantan Selatan," tegas Kapolda.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan bahwa salah satu poin penting hasil kesepakatan dalam pertemuan tersebut adalah pembentukan Forum Rektor dan Crisis Center bersama. Langkah ini diambil untuk menyatukan komunikasi, memperkuat publikasi kinerja, serta memastikan penyampaian informasi dan solusi kebencanaan dapat tersampaikan secara efektif hingga ke tingkat dosen dan mahasiswa.

"Hari ini kami memfasilitasi pertemuan antara Forkopimda dan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Kita sepakat membentuk semacam Forum Rektor dan Crisis Center agar informasi dan berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan dapat tersampaikan dengan jelas. Perguruan tinggi nantinya dapat menyebarluaskan informasi ini kepada para dosen dan mahasiswa," ujar Gubernur Kalsel.

Selain masalah bencana, Gubernur Kalsel juga menanggapi isu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang melanda sektor pertambangan. Menurutnya, kendala pasokan BBM serta permasalahan dokumen RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) sempat membuat operasional tambang terhenti sehingga pekerja dirumahkan. Namun, seiring diterbitkannya RKAB, sektor pertambangan diharapkan dapat segera bangkit dan beroperasi normal kembali.

Sementara itu, perwakilan dari pihak perguruan tinggi menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat guna membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi berbagai musibah.

"Perguruan tinggi tidak akan tinggal diam dan selalu siap membersamai pemerintah daerah, kepolisian, serta masyarakat. Melalui Forum Rektor ini, peran Tri Dharma akan kita optimalkan secara lebih masif dan terstruktur, baik dalam hal penelitian penanganan bencana maupun aksi pengabdian di lapangan," ungkapnya.

Senin, 26 Oktober 2026

Polres HST Bidik Tujuh Pelanggaran Berbahaya, Operasi Patuh Intan Digelar 26 Oktober


Polres Hulu Sungai Tengah (HST) Polda Kalimantan Selatan - Polres HST menargetkan penurunan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui Operasi Patuh Intan 2026 dengan menyasar tujuh jenis pelanggaran yang berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Apel Polres HST, Senin (26/10/2026), dipimpin Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon dan dihadiri unsur Forkopimda, personel TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya.

Operasi Patuh Intan 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Apel tersebut menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, dan koordinasi lintas instansi untuk mendukung pelaksanaan operasi secara optimal.

Dalam kegiatan itu, Kapolres HST membacakan amanat Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang menekankan pentingnya meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Tujuh pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran operasi meliputi penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm berstandar SNI atau sabuk pengaman, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan.

Kapolres HST menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi kebutuhan setiap pengguna jalan, bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi petugas. “Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Tertib berlalu lintas adalah cermin budaya dan kepribadian bangsa,” tegas Jupri.

Dalam pelaksanaannya, personel diminta mengedepankan edukasi, sosialisasi, dan pendekatan humanis tanpa mengesampingkan penegakan hukum. Penindakan juga diarahkan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile, sesuai ketentuan dan ketersediaan sarana, serta didukung teguran simpatik untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Pengawasan akan difokuskan pada titik rawan pelanggaran, kawasan rawan kecelakaan, lingkungan sekolah, pusat aktivitas masyarakat, serta ruas jalan dengan mobilitas kendaraan tinggi. Penempatan personel di lokasi tersebut diharapkan dapat mencegah perilaku berkendara berbahaya dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Data Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan mencatat, jumlah kecelakaan lalu lintas turun dari 947 kasus pada 2024 menjadi 871 kasus pada 2025. Korban meninggal dunia juga menurun dari 389 menjadi 267 orang, sedangkan korban luka berat meningkat dari 132 menjadi 139 orang.

Peningkatan korban luka berat tersebut menunjukkan bahwa upaya keselamatan masih perlu diperkuat. Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan helm SNI dan sabuk pengaman, pengendalian kecepatan, serta larangan menggunakan telepon seluler saat mengemudi merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan cedera serius.

Selain itu, personel diminta mewaspadai dampak kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kabut asap. Berkurangnya jarak pandang dan terganggunya konsentrasi pengemudi berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada ruas jalan yang terdampak asap. “Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” demikian penekanan dalam amanat Kapolda Kalsel yang dibacakan Kapolres HST.

Melalui Operasi Patuh Intan 2026, Polres HST mengajak masyarakat mematuhi peraturan, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghormati sesama pengguna jalan. Keberhasilan operasi diharapkan tidak hanya terlihat dari jumlah penindakan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat, menurunnya angka kecelakaan, dan berkurangnya korban di jalan raya.

Kapolres HST Perkuat Karakter Pelajar MAN 1 Barabai, Tekankan Bahaya Narkoba , Judi Online dan Bullying


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST) AKBP Jupri JHP Tampubolon mengingatkan pelajar MAN 1 HST agar menjauhi narkoba, mencegah perundungan, dan membangun disiplin sebagai bekal meraih masa depan.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan di MAN 1 HST, Senin (26/10/2026) pagi, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Kapolri, Polri Peduli Pendidikan. Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar serta disambut kepala sekolah dan dewan guru.

Dalam pembinaan itu, Kapolres menyoroti berbagai persoalan yang berpotensi menghambat perkembangan generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, Judi online , kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga perilaku negatif di ruang digital. Para siswa diajak memahami pentingnya menjaga diri dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

“Adik-adik adalah masa depan bangsa. Jauhi narkoba, gunakan media sosial dengan bijak, hormati guru dan orang tua, serta teruslah belajar untuk menggapai cita-cita,” pesan AKBP Jupri JHP Tampubolon.

Menurut Kapolres, narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan pelajar karena dapat merusak kesehatan, mengganggu proses pendidikan, dan menutup kesempatan untuk meraih cita-cita. Karena itu, siswa perlu memiliki pendirian kuat agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, penggunaan media sosial juga menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Pelajar diimbau tidak sembarangan menyebarkan informasi, menghindari provokasi, serta tidak menjadikan platform digital sebagai sarana menghina, mengancam, atau mempermalukan orang lain.

Kapolres turut menegaskan pentingnya mencegah bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, tindakan yang dianggap sebagai candaan sekalipun dapat melukai perasaan korban dan mengganggu kenyamanan belajar. Karena itu, siswa diharapkan saling menghormati, membangun solidaritas, dan berani melaporkan perundungan kepada pihak sekolah.

“Jadikan sekolah sebagai tempat yang aman untuk belajar dan berkembang. Jangan merendahkan teman, jangan mudah terprovokasi, dan berani menolak tindakan yang salah. Sikap disiplin dan kepedulian harus dimulai dari diri sendiri,” tegas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga diingatkan agar mematuhi aturan lalu lintas. Kesadaran berkendara secara tertib, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan tidak melakukan tindakan berbahaya di jalan merupakan bagian penting dari tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolres juga mendorong siswa agar memanfaatkan masa pendidikan untuk mengembangkan kemampuan, memperkuat karakter, dan merencanakan masa depan. Prestasi akademik, kedisiplinan, serta sikap menghormati orang lain dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.

Kepala MAN 1 HST bersama dewan guru menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan diharapkan memperkuat pemahaman siswa mengenai hukum, keselamatan, dan pentingnya menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Antusiasme ratusan pelajar dalam mengikuti kegiatan itu menunjukkan pentingnya pembinaan yang melibatkan sekolah dan kepolisian. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut melalui pengawasan, komunikasi, dan pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Program Polri Peduli Pendidikan, Polres HST mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba maupun perundungan. Pembinaan ini sekaligus menjadi upaya menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar para pelajar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berprestasi, dan membanggakan keluarga serta daerah.

Polda Kalsel Terima 100 Personel BKO untuk Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan*


*
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menerima sebanyak 100 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Bali. Pengerahan tambahan pasukan ini dilakukan atas perintah langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. guna memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. setelah memimpin apel gelar pasukan, Senin (26/10/2026) pagi. Dari total 100 personel BKO yang dikerahkan, satuan tersebut akan dibagi dan ditempatkan ke sejumlah wilayah strategis yang menjadi titik prioritas penanganan.

Adapun penempatan personel BKO tersebut meliputi 1 peleton ditugaskan di wilayah Batola, 1 peleton disiagakan di Polresta Banjarmasin, dan 1 peleton ditempatkan di jajaran Polda Kalsel.

Dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan, para personel BKO ini nantinya juga akan didampingi oleh unsur dari Satuan Brimob Polda Kalsel. Selain menyiagakan personel, pihak kepolisian turut melengkapi pasukan dengan perangkat Alat Pelindung Diri (APD) serta dukungan vitamin. Langkah ini dinilai krusial mengingat risiko tinggi di lapangan, terutama bagi para personel yang berada di garis depan pemadaman.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan berharap kehadiran tambahan kekuatan ini dapat memperlancar serta memaksimalkan operasional pemadaman karhutla di Kalimantan Selatan. Di samping itu, para personel yang bertugas juga diingatkan untuk senantiasa menjaga disiplin, nama baik institusi, serta memperhatikan faktor keselamatan dan kesehatan selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kambat  Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 26/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Rahman seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Minggu, 25 Oktober 2026

Polres HST Sisir Sejumlah Wilayah, Kapolres Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Narkoba di Hulu Sungai Tengah


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus digencarkan. Jajaran Polres HST kembali melakukan operasi lanjutan dengan menyisir sejumlah wilayah hingga Minggu (25/10/2026) dini hari.

Operasi yang dipimpin langsung Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., tersebut menyasar sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Labuan Amas Utara dan sekitarnya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, petugas gabungan mengamankan tiga orang terduga pelaku di lokasi berbeda.
Dua orang terduga pelaku diamankan di kediaman masing-masing di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuan Amas Utara. Sementara itu, seorang terduga lainnya diamankan di Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu sebanyak 10 paket kecil di bawah sebuah pohon, sekitar 150 meter dari rumah terduga pelaku di Desa Binjai Pirua.

Berdasarkan hasil pengembangan, petugas kemudian melanjutkan pengejaran ke Desa Mahang. Proses pencarian berlangsung hingga dini hari, dengan personel gabungan menyisir area persawahan milik warga menggunakan bantuan penerangan senter.
Pengejaran tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 01.00 Wita. Selanjutnya, para terduga pelaku beserta barang bukti yang berkaitan dengan perkara dibawa ke Mapolres HST untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Polres HST menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Status hukum para terduga pelaku akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses penyidikan oleh Satresnarkoba Polres HST.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menegaskan komitmennya untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Menurutnya, dukungan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparat desa menjadi bagian penting dalam upaya memerangi peredaran barang terlarang tersebut.

“Akan saya ratakan. Tidak ada tempat bagi narkoba di HST,” tegas AKBP Jupri.
Ia menegaskan, Polres HST akan terus menindaklanjuti setiap informasi masyarakat yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Upaya tersebut dilakukan melalui penyelidikan dan penindakan secara profesional sesuai ketentuan hukum.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan narkoba, sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan dapat berjalan secara maksimal.
Warung Malam Menjadi Perhatian dalam KRYD

Selain mengintensifkan pemberantasan narkoba, Polres HST juga meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas warung malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (24/10/2026) malam, di kawasan Desa Sungai Buluh.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres mengapresiasi pemilik warung yang mulai tidak lagi menyediakan fasilitas karaoke. Sejumlah ruangan yang sebelumnya digunakan untuk karaoke terlihat kosong.
Kapolres menyarankan agar ruangan tersebut dapat dialihfungsikan menjadi ruang terbuka atau dimanfaatkan untuk kegiatan usaha lain yang lebih bermanfaat, seperti warung makan.

Menurutnya, kepolisian tidak melarang masyarakat menjalankan usaha, selama kegiatan tersebut tetap memperhatikan norma sosial, ketentuan hukum, dan ketertiban masyarakat.

“Pada dasarnya tidak ada larangan untuk berusaha. Silakan masyarakat berusaha, tetapi usahanya jangan sampai melanggar norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan para pemilik warung malam agar tidak menjual minuman keras, tidak membiarkan tindakan asusila, tidak menjadikan tempat usaha sebagai lokasi penyalahgunaan narkoba, serta tidak mempekerjakan anak di bawah umur.

Sebagai bagian dari kegiatan pengawasan, petugas gabungan turut melakukan tes urine terhadap sejumlah pengunjung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pengunjung yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba.
Sinergi Masyarakat dan Kepolisian Jaga Kamtibmas

Rangkaian operasi pemberantasan narkoba dan pelaksanaan KRYD tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres HST dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah lingkungan permukiman maupun tempat usaha dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar hukum.

Kapolres HST berharap para pemilik usaha, masyarakat, aparat desa, dan seluruh elemen terkait dapat terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kegiatan KRYD tersebut, Kapolres HST didampingi Wakapolres Kompol Antoni Silalahi, Kabag Ops AKP Rojikin, Kasat Narkoba AKP Sutargo, Kasat Intelkam AKP Legiyo, serta sejumlah pejabat utama Polres HST.

Polres HST menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai prosedur hukum. Melalui kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan peredaran narkoba dapat ditekan serta situasi kamtibmas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tetap aman dan kondusif.

Wakapolda Kalsel Pimpin Giat Minggu Kasih Di Gereja GKE Eppata Banjarmasin, Pererat Silaturahmi Dan Jamin Keamanan Ibadah


*
Polda Kalimantan Selatan kembali menggelar program inovatif kepolisian bertajuk "Minggu Kasih" sebagai bagian dari implementasi Program 100 Hari Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Kali ini, kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan diri serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung tersebut dilaksanakan di Gereja GKE Eppata, Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, pada Minggu (25/10/2026) pagi.

Kegiatan ibadah dan silaturahmi yang dimulai pukul 08.45 WITA ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol. Noviar, S.I.K.

Kehadiran orang nomor dua di jajaran Polda Kalsel ini disambut hangat oleh para pengurus gereja serta jemaat yang hadir. Turut mendampingi Wakapolda Kalsel dalam kegiatan tersebut sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, yakni Dir Reskrimum Polda Kalsel, Dir Samapta Polda Kalsel, Dir Polair Polda Kalsel, Dir Binmas Polda Kalsel, serta Kapolresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam arahannya, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar menyampaikan bahwa program Minggu Kasih merupakan wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat sebagaimana tagline Kapolri " Polisi Bersama Masyarakat", khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat kristiani yang sedang melaksanakan rangkaian ibadah Minggu.

"Program Minggu Kasih ini merupakan instruksi langsung dalam Program 100 Hari Kapolri untuk mempererat silaturahmi, mendengar langsung keluhan, saran, maupun masukan dari masyarakat terkait kamtibmas, sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman dan lancar," ujar Brigjen Pol Noviar.

Selain memantau situasi keamanan, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif antara pihak kepolisian dan jemaat Gereja GKE Eppata. Para jemaat tampak antusias menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polri yang terus konsisten menjaga keamanan lingkungan serta merespons cepat berbagai dinamika sosial di Kota Banjarmasin.

Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Wakapolda Kalsel berharap sinergi dan komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dan tokoh agama serta masyarakat dapat terus terjalin erat, demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Rangkaian kegiatan Minggu Kasih di Gereja GKE Eppata tersebut berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar hingga selesai, serta tetap mengedepankan kehangatan kekeluargaan antara jajaran Polda Kalsel dan masyarakat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Limpasu Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Limpasu Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kabang Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 25/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Safrudin seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Limpasu di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Dukung Program Prioritas Kapolri, Tim Gabungan Polda Kalsel Gelar Razia THM di Banjarmasin*


*

Dalam rangka mendukung Program Prioritas Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. terkait Pemberantasan Kampung Narkoba dan pencegahan peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Selatan, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) Kota Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026) malam.

Operasi gabungan skala besar tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba (Dir Resnarkoba) Polda Kalsel Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M., didampingi oleh Wadir Resnarkoba Polda Kalsel dan Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin.

Guna memastikan pelaksanaan berjalan komprehensif dan sesuai dengan prosedur hukum serta regulasi yang berlaku, razia ini turut melibatkan personel gabungan Polda Kalsel dari Staff Opsnal Dit Resnarkoba, K-9 Dit Samapta, Bid Propam, Bid Dokkes, Sat Narkoba Polresta Banjarmasin serta BNNP Kalsel.

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan intensif ini berfokus pada pengawasan ruang-ruang publik yang berpotensi menjadi rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Petugas melakukan penggeledahan barang bawaan serta tes urine secara acak (random sampling) kepada para pengunjung maupun pengelola hiburan malam.

"Langkah preventif dan penindakan tegas ini merupakan wujud komitmen Polda Kalsel dalam menyukseskan program prioritas Bapak Kapolri untuk memberantas jaringan serta ruang gerak peredaran narkoba, baik di kawasan pemukiman padat maupun tempat hiburan," ujar Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono di sela-sela kegiatan.

Melalui sinergitas lintas institusi bersama BNNP dan jajaran Polresta Banjarmasin, Polda Kalsel menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) secara berkala guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, kondusif, serta bebas dari bahaya narkotika di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Sabtu, 24 Oktober 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hantakan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 24/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Jihan seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Jumat, 23 Oktober 2026

Polda Kalsel Bongkar Penggelapan BBM Subsidi dan Rokok Ilegal, 7.825 liter BBM dan 1.040.000 Batang Rokok Diamankan


**

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama jajaran terkait menyita puluhan ton Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi serta jutaan batang rokok ilegal dalam pengungkapan kasus tindak pidana di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan.

Dalam konferensi pers yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel, Jumat (23/10/2026) pagi, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memaparkan pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi, sebanyak 17 orang tersangka berhasil diamankan. Dari tangan para pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 22 unit kendaraan roda dua dan roda empat yang digunakan untuk melangsir, serta BBM bersubsidi sebanyak 7.825 liter meliputi jenis Bio Solar sebanyak 2.300 liter dan BBM jenis Pertalite sebanyak 5.525 liter.

Kapolda Kalsel menjelaskan, modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka adalah dengan cara melakukan pembelian bahan bakar minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di wilayah Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, secara berulang-ulang.

Selanjutnya, BBM yang telah diperoleh tersebut dikumpulkan dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

"Perbuatan tersebut diduga dilakukan dengan memanfaatkan selisih harga antara BBM bersubsidi atau BBM penugasan Pemerintah dengan harga jual kembali di luar ketentuan yang berlaku," pungkas Kapolda Kalsel.

Praktik semacam ini tentunya sangat merugikan kepentingan masyarakat, terutama masyarakat kecil, pelaku usaha mikro, petani, nelayan, serta kelompok masyarakat lainnya yang berhak memperoleh BBM sesuai dengan ketentuan Pemerintah.

Sementara itu, pada kasus peredaran rokok tanpa pita cukai resmi, Ditreskrimsus Polda Kalsel mengamankan 1 orang tersangka beserta barang bukti 1 unit truk merek Mitsubishi bernomor polisi DA 8322 J yang digunakan sebagai sarana pengangkut.

Dari hasil pemeriksaan truk tersebut, petugas menyita total 1.040.000 batang rokok ilegal berbagai merek, meliputi 384.000 batang rokok merek Sabit Melon, 80.000 batang rokok merek Sabit Mango, 96.000 batang rokok merek Sabit Grape, 416.000 batang rokok merek New Mercy, dan 64.000 batang rokok merek Mercy.

Diketahui jutaan batang rokok tanpa pita cukai tersebut akan diedarkan di wilayah Kalimantan Selatan.

Saat ini seluruh barang bukti beserta para tersangka telah diamankan Polda Kalimantan Selatan untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Dalam konferensi pers tersebut hadir Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H., Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kalsel, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Sales Manager PT Pertamina Patra Niaga Cabang Banjarmasin, Ketua DPC Hiswana Migas Cabang Banjarmasin serta Kabid Fasilitas Bea Cukai.

Green Policing, Polda Kalsel Bersihkan Bantaran Sungai dan Masjid di Kawasan Dalam Pagar*


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus bergerak menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata Green Policing program 100 Hari Kapolri.

Kali ini kegiatan tersebut digelar di sekitar bantaran Sungai dan Masjid di kawasan Dalam Pagar Jalan Martapura Lama, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (23/10/2026).

Aksi bersih-bersih lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. Turut hadir mendampingi dalam aksi sosial ini Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, dan Kapolres Banjar beserta jajaran.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan aksi ini wujud konkret dan implementasi dari tagline Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yakni "Polisi Bersama Masyarakat".

"Sejak pagi hari, kami personel kepolisian menyisir bantaran sungai dan lingkungan masjid di sekitar kawasan Dalam Pagar ini," terangnya.

Disana, Kabid Humas mengatakan Kapolda Kalsel bersama personel membersihkan sampah dan eceng gondok yang tujuannya agar area publik lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Lanjutnya, dengan kegiatan ini tentunya kehadiran Polri sangat memberikan dampak positif yang bisa langsung dirasakan di tengah-tengah masyarakat.

"Kegiatan itu menjadi bagian rutin yang akan terus dilaksanakan Polda Kalsel dan seluruh jajaran," jelas Kabid Humas.

Disisi lain dengan kegiatan ini juga turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk peduli terhadap kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

"Kolaborasi Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ini dapat terwujud dengan kolaborasi Polisi Bersama Masyarakat," tutur Kabid Humas Kombes Pol. Nur Khamid.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa tungkup Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 23/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Bahrani seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Kamis, 22 Oktober 2026

Polres HST Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Geledah Rumah di Haruyan Dayak



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas peredaran gelap narkoba, Polres Hulu Sungai Tengah melaksanakan patroli yang ditingkatkan disertai penggeledahan di sejumlah rumah yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba di Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres HST Kompol Antoni Silalahi, S.H., M.M., tersebut menyasar sejumlah titik yang berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkoba.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penggeledahan terhadap delapan rumah yang tersebar di empat dusun atau kawasan sasaran, yakni Tilahan, Muara Biang, Kundan, dan Pantai Binuang. Penggeledahan dilaksanakan dengan melibatkan kepala desa setempat sebagai bentuk keterbukaan dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang akan didalami lebih lanjut, di antaranya alat isap narkoba atau bong, plastik klip, kamera pengawas (CCTV), dua pucuk senjata api ( rakitan / air softgun) sejumlah senjata tajam, serta tiga unit sepeda motor.

Seluruh barang tersebut kemudian dibawa ke Mapolres HST untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan, dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan serta informasi yang disampaikan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkoba di sejumlah wilayah Desa Haruyan Dayak.

“Dari kegiatan hari ini, kita melakukan penggeledahan terhadap delapan rumah yang terindikasi berkaitan dengan bandar-bandar narkoba,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, kawasan Kundan menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena adanya informasi dan persepsi masyarakat mengenai dugaan maraknya aktivitas narkoba di wilayah tersebut. Oleh karena itu, Polres HST mengambil langkah konkret melalui patroli yang ditingkatkan dan penggeledahan untuk menindaklanjuti informasi yang diterima

Saat petugas mendatangi kawasan Kundan dan Pantai Binuang, situasi di lokasi terpantau relatif sepi. Meski demikian, petugas tetap melaksanakan penggeledahan dengan didampingi kepala desa setempat.

Kapolres juga menyampaikan bahwa keberadaan dua senjata api dan sejumlah senjata tajam yang ditemukan menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Barang-barang tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul serta kemungkinan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana.

Dalam operasi tersebut, petugas belum berhasil mengamankan orang yang menjadi sasaran penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi masyarakat, mereka diduga telah meninggalkan lokasi sejak dini hari.

“Dari kegiatan hari ini, kita belum mengamankan tersangka karena berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari masyarakat, orang-orang yang menjadi sasaran sudah meninggalkan lokasi sejak subuh,” jelasnya.

Kapolres menegaskan, belum diamankannya tersangka bukan berarti upaya pemberantasan narkoba akan berhenti. Polres HST akan terus melakukan pendalaman, menelusuri keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat, serta mengembangkan hasil penggeledahan untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran narkoba tersebut.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Polres HST tidak akan mentolerir dan tidak akan memberikan ruang sedikit pun untuk narkoba di Hulu Sungai Tengah. Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum secara tegas dan profesional demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan. Dukungan dan keberanian masyarakat dalam menyampaikan informasi dinilai sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.

Operasi tersebut turut melibatkan Wakapolres HST Kompol Antoni Silalahi, S.H., M.M., Kepala Desa Haruyan Dayak Suhadi Anang, serta sejumlah pejabat utama dan personel Polres HST.

Melalui kegiatan ini, Polres HST menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menindaklanjuti setiap informasi yang dapat mengganggu kamtibmas, serta meningkatkan upaya pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

Polres HST juga mengimbau masyarakat agar menjauhi narkoba dan tidak ragu bekerja sama dengan kepolisian demi mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang aman, kondusif, dan terbebas dari bahaya narkoba.



Unjuk Rasa di DPRD Kalsel Berakhir Kondusif, Polri dan Mahasiswa Bersihkan Sampah Bersama*


*

Aksi unjuk rasa gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan dan Aliansi Masyarakat Melawan yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Kota Banjarmasin, Kamis (22/10/2026) berakhir dengan aman dan kondusif.

Pengamanan aksi dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Wakapolda Kalsel, para Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Kapolresta Banjarmasin yang turun langsung menemui peserta aksi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan "aksi penyampaian pendapat berjalan tertib dan aman berkat sinergi antara petugas pengamanan dan peserta aksi dalam menjaga keamanan di Kalsel.

"Alhamdulillah aksi berakhir dengan aman dan kondusif," ujar Kombes Pol. Nur Khamid.

Ratusan personel Polda Kalsel dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi guna memastikan objek Gedung DPRD, masyarakat sekitar, dan peserta aksi tetap aman. 

Hal menarik terlihat di akhir aksi. Personel pengamanan bersama mahasiswa menutup kegiatan dengan aksi bersih-bersih, memunguti sampah yang berserakan di sekitar lokasi aksi.

"Setelah aksi selesai, personel pengamanan bersama mahasiswa langsung membersihkan sampah yang berserakan di lokasi, aksi Ini bentuk kearifan lokal masy kalsel sebagai bentuk kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan," tutur Kabid Humas.