Rabu, 01 Juli 2026

Hari Bhayangkara ke-80, Polres HST Apresiasi Insan Pers sebagai Mitra Strategis Penyebar Informasi



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Hulu Sungai Tengah (HST) untuk mempererat sinergi dengan insan pers melalui pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi media dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Aula Bhayangkara Polres HST, Rabu (1/7/2026) siang. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Polres HST serta insan pers yang bertugas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk terima kasih dan penghormatan kepada para wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada seluruh insan pers yang selama ini telah mendukung tugas-tugas Polri melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang. Sinergi yang telah terjalin dengan baik ini diharapkan terus dipertahankan demi memberikan pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat," ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan, hubungan harmonis antara Polri dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Melalui pemberitaan yang akurat dan terpercaya, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai program, pelayanan, maupun kegiatan kepolisian.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Syarifuddin, mewakili seluruh wartawan yang bertugas di HST menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Polres HST pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 tersebut.
Ia menilai penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi insan pers untuk terus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengenang pengabdian panjang Polri dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Syarifuddin juga menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Media berperan sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sehingga berbagai kebijakan serta program Polri dapat dipahami secara utuh.
Selama ini, lanjutnya, Polres HST dinilai selalu terbuka terhadap kebutuhan informasi media. Keterbukaan tersebut memudahkan wartawan memperoleh data dan konfirmasi sehingga setiap pemberitaan dapat disajikan secara faktual, objektif, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi, tetapi menjadi milik seluruh insan pers di HST. Kami berkomitmen menjaga integritas, objektivitas, dan profesionalisme serta terus membangun sinergi yang positif bersama Polres HST demi kepentingan masyarakat," katanya.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara kepolisian dan insan pers dapat terus diperkuat di masa mendatang. Kolaborasi yang solid diyakini mampu menciptakan iklim informasi yang sehat sekaligus mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi simbol kuatnya kemitraan antara Polres HST dan insan pers. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, kedua pihak berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dalam menyampaikan informasi yang berkualitas, meningkatkan kepercayaan publik, serta mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang aman, tertib, dan sejahtera.

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Tengah Perkuat Sinergi dan Komitmen Melayani Masyarakat




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Hulu Sungai Tengah untuk semakin memperkuat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 digelar di Aula Bhayangkara Polres HST pada Rabu (1/7/2026) siang. Acara tersebut dihadiri oleh Gusti Rosyadi Elmi, Kapolres HST Jupri JHP Tampubolon, Wakapolres HST, jajaran pejabat utama Polres HST, anggota Polres HST, Ketua Bhayangkari beserta anggota, Dandim 1002/HST, Kajari HST, insan pers, serta para tamu undangan lainnya.

Suasana syukuran berlangsung hangat, penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, Kejaksaan, media, dan seluruh mitra kerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati HST tidak dapat hadir akibat menjalankan tugas luar daerah yang tidak dapat ditinggalkan. Ia juga menyampaikan salam hormat dari Bupati kepada seluruh jajaran Polres HST dan para tamu undangan yang hadir.

Menurutnya, bertambahnya usia Polri harus menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta melahirkan berbagai inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai tema tahun ini, "Polri untuk Masyarakat."

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kami siap mendukung terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya.

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang berhasil diraih Polres HST, termasuk capaian membanggakan pada berbagai perlombaan di tingkat Polda. Ia berharap prestasi tersebut terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Selain itu, ia mendorong agar kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) kembali digalakkan sebagai langkah pencegahan tindak kriminal melalui partisipasi aktif masyarakat.

Sementara itu, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI, kejaksaan, media, tokoh masyarakat, hingga mitra kerja menjadi bukti kuatnya sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Kapolres menjelaskan bahwa rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 diawali dengan pelaksanaan upacara yang sarat makna sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Polri dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Melalui kegiatan syukuran ini, Polres HST ingin mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak yang selama ini turut berkontribusi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan tugas, namun seluruh personel terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berbagai pencapaian yang diraih Polres HST di tingkat Polda juga disebut sebagai hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat.
"Kami terus menanamkan kepada seluruh personel agar bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas. Kami juga akan terus membuka ruang komunikasi, menerima kritik dan masukan yang membangun, sehingga Polri semakin profesional, modern, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat," tegas Kapolres.

Kapolres turut menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten HST, TNI, kejaksaan, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, insan pers, dan seluruh mitra kerja yang selama ini memberikan dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian. Menurutnya, keamanan dan ketertiban tidak mungkin diwujudkan tanpa kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres HST menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam syukuran tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang aman, tertib, dan semakin maju.

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Tengah Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Penguatan Kepercayaan Publik


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Rabu (1/7/2026). 

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, purnawirawan Polri, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon membacakan amanat Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan. Amanat diawali dengan ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Melalui amanat tersebut, Kapolda Kalimantan Selatan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan Bhayangkara yang bertugas di berbagai wilayah Indonesia. Penghargaan juga diberikan kepada para pendahulu Polri, purnawirawan, warakawuri, serta keluarga besar Polri yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa seluruh tugas dan kewenangan Polri harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pelayanan yang profesional, perlindungan yang maksimal, serta penegakan hukum yang berkeadilan menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Tema tersebut menegaskan bahwa masyarakat merupakan tujuan utama sekaligus mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Kapolda Kalimantan Selatan dalam amanatnya juga menegaskan bahwa tantangan berupa kemajuan teknologi, dinamika geopolitik, perubahan iklim, hingga perkembangan ekonomi global mengharuskan institusi kepolisian menjadi semakin adaptif, responsif, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045 membutuhkan situasi keamanan yang kondusif. Stabilitas keamanan menjadi fondasi penting agar pembangunan, pertumbuhan ekonomi, investasi, serta kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Seluruh personel Polri juga diingatkan agar senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral dalam menjalankan tugas. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa keamanan yang dirasakan masyarakat saat ini bukanlah hasil kerja satu institusi semata, melainkan hasil sinergi, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh komponen bangsa.

Pada akhir kegiatan, Polres Hulu Sungai Tengah menyerahkan piagam penghargaan kepada personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 13 personel Satresnarkoba menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus tindak pidana narkotika dengan barang bukti sabu seberat bruto 1.020 gram. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel yang menunjukkan dedikasi tinggi di bidang administrasi, operasional, teknologi informasi, pembinaan hukum, pelayanan publik, ketahanan pangan, hingga pembinaan keamanan lingkungan melalui lomba Satkamling tingkat Polres Hulu Sungai Tengah.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Hulu Sungai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah dan mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kasarangan Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 1/7/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Aji seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Bertransformasi Demi Pelayanan yang Semakin Presisi dan Humanis*



*
Bogor – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk terus memperkuat transformasi menuju institusi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rangkaian Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).

Penata Kehumasan Utama Polri Tk II Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., mengatakan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, menjadi pengingat bahwa seluruh tugas dan pengabdian Polri harus bermuara pada kepentingan masyarakat.

“Tema Hari Bhayangkara ke-80 adalah ‘Polri untuk Masyarakat’. Artinya, Polri sebagai penjaga keamanan dalam negeri siap melaksanakan tugas menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat. Momentum ini juga menjadi refleksi agar Polri ke depan semakin Presisi, semakin adaptif, dan terus mendorong masyarakat bersama-sama membangun negeri,” ujar Brigjen Pol. Dicky Sondani.

Ia menjelaskan, usia ke-80 menjadi tonggak penting perjalanan Polri sebagai institusi yang terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Sejak dipisahkan dari Kementerian Dalam Negeri pada 1 Juli 1946 dan berada langsung di bawah Presiden, Polri terus memperkuat profesionalisme dengan tetap membuka ruang bagi masukan masyarakat.

“Di usia yang ke-80 tahun ini, Polri ingin terus menjadi institusi yang semakin dewasa, profesional, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta selalu terbuka terhadap masukan masyarakat agar pelayanan yang diberikan semakin baik,” katanya.

Menurut Dicky, kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 merupakan kebanggaan bagi institusi Polri sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan Polri dalam menjaga keamanan nasional.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami bahwa Bapak Presiden hadir secara langsung pada Hari Bhayangkara ke-80. Sebagai institusi yang berada langsung di bawah Presiden, Polri memiliki loyalitas tinggi kepada pimpinan dan terus berkomitmen menjadi penegak hukum yang profesional, humanis, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transformasi Polri juga diwujudkan melalui penguatan pelayanan berbasis teknologi. Berbagai layanan digital seperti Call Center 110, SKCK Online, hingga kanal pengaduan masyarakat melalui Propam terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan kepolisian secara cepat, mudah, dan transparan.

Selain itu, Polri terus memperkuat kemampuan dalam menghadapi ancaman kejahatan siber dengan membangun Direktorat Siber di sejumlah Polda, memperbarui peralatan investigasi digital, serta memperkuat kerja sama internasional dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan lintas negara, termasuk judi online, pinjaman online ilegal, hingga kejahatan seksual berbasis siber.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari Pramuka, Banser, perguruan pencak silat, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan eratnya hubungan Polri dengan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Melalui semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polri menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang Presisi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta semakin profesional dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum demi terciptanya Indonesia yang aman dan sejahtera.