Rabu, 08 Juli 2026

Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara di Kampar, Lepas Distribusi 80 Ton Pupuk untuk Kelompok Tani Riau*


*

*Kampar* – Kapolri melakukan peninjauan operasional pabrik pupuk batu bara milik PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan inovasi teknologi dalam sektor pertanian sekaligus mendorong peningkatan produktivitas petani.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyaksikan penyerahan bantuan pupuk batu bara secara simbolis kepada lima perwakilan kelompok tani di Provinsi Riau. Bantuan tersebut merupakan bagian dari sinergi Polri bersama PT Bursa Tani Futura Andyta dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Kelima kelompok tani penerima bantuan berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak. Masing-masing kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan bantuan pupuk tersebut untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menjadi contoh penerapan inovasi pemupukan di wilayahnya masing-masing.

Momentum yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pelepasan atau _flag off_ distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi menuju kelompok-kelompok tani di Provinsi Riau. Angka 80 ton dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat, sekaligus mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap sektor pertanian.

Pemberangkatan puluhan ton pupuk tersebut menandai dimulainya distribusi bantuan kepada kelompok tani yang selama ini menjadi mitra Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui bantuan tersebut diharapkan petani memperoleh akses terhadap pupuk berkualitas sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi biaya produksi, serta kualitas hasil panen.

Kerja sama antara Polri dengan PT Bursa Tani Futura Andyta juga diwujudkan melalui pengembangan produk Futuraplus Presisi, yaitu pupuk batu bara dengan formulasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani binaan Polri. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat.

Selain melayani kebutuhan dalam negeri, PT Bursa Tani Futura Andyta juga telah memperluas jangkauan usahanya hingga ke tingkat internasional. Perusahaan tersebut diketahui telah membangun fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria, sementara produk pupuk buatannya telah diekspor ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana. Capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi pupuk hasil karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi pertanian.

Peninjauan Kapolri ke pabrik tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan industri nasional yang mampu menghasilkan inovasi berbasis sumber daya domestik. Pemanfaatan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk tidak hanya memberikan nilai tambah bagi komoditas nasional, tetapi juga menghadirkan solusi bagi sektor pertanian melalui produk yang mampu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman.

Melalui penyerahan bantuan dan pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara kepada kelompok tani di Provinsi Riau, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat langsung bagi petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Lok Besar Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 8/7/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bu Salamah seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Kapolri: Permudah Anak Sekolah-Masyarakat



Riau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 jembatan Merah Putih Presisi tahap II di wilayah hukum Polda Riau, Rabu (8/7/2026). Hal ini sejalan dengan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. 

"Dan tentunya kita akan terus bekerja sesuai dengan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk terus memperhatikan konektivitas, khususnya kebutuhan bagi masyarakat-masyarakat di wilayah-wilayah di desa-desa," kata Sigit. 

Menurut Sigit, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi ini untuk memudahkan aktivitas dan mobilitas anak sekolah hingga masyarakat. Sehingga, kata Sigit, diharapkan terjadinya pertumbuhan perekonomian untuk kesejahteraan rakyat di wilayah tersebut. 

"Anak-anak kita yang membutuhkan dibangunnya jembatan untuk mempermudah mereka agar bisa sekolah, kemudian juga mempermudah fasilitas dan jalur ekonomi, sehingga kita harapkan ini bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka semua," ujar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, untuk di wilayah hukum Polda Riau sampai dengan saat ini sudah ada 110 jembatan yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. 

Sementara itu, Sigit menyatakan, untuk skala nasional sudah terdapat 807 jembatan Merah Putih Presisi yang sudah dibangun. 

"Jadi tentunya saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda dan jajaran yang telah bekerja keras untuk melaksanakan arahan dan tugas Bapak Presiden, sehingga terbangun 110 jembatan di wilayah Riau. Sementara untuk nasional, sampai saat ini ada kurang lebih 807 Jembatan Merah Putih Presisi yang kita bangun di beberapa wilayah," ucap Sigit. 

Lebih dalam, Sigit menegaskan, pembangunan jembatan ini bertujuan untuk terus menguatkan kolaborasi dan sinergisitas dengan seluruh elemen masyarakat demi membangun Indonesia yang lebih baik ke depannya.

"Dan harapan kita anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang baik, yang besar, yang berhasil. Demikian juga masyarakat di desa, masyarakat yang ada di pelosok-pelosok dengan adanya jembatan ini juga kemudian merasakan kehidupan yang lebih baik," papar Sigit. 

Dengan kolaborasi dan sinergisitas, kata Sigit, hal itu menjadi kunci utama untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. 

"Dan kita memiliki cita-cita besar mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Jadi ini cita-cita kita bersama, mari kita sama-sama jaga agar apa yang menjadi harapan masyarakat, harapan bangsa dan negara ini betul-betul bisa tercapai," tutup Sigit.

Selasa, 07 Juli 2026

Polres HST Kerahkan Seluruh Personel Amankan Babak Perempat Final Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026






Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mengerahkan seluruh personelnya untuk mengamankan jalannya pertandingan babak perempat final Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026 yang digelar di Stadion Murakata Barabai, Selasa (7/7/2026).

Pengamanan tidak hanya melibatkan personel Polres HST, tetapi juga mendapat dukungan dari Polsek jajaran, TNI, Satpol PP Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta panitia pelaksana. Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., mengatakan pengamanan diperketat mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap Turnamen Bupati HST Cup 2026 yang terus meningkat sejak babak penyisihan hingga memasuki fase delapan besar.

Menurutnya, jumlah penonton diperkirakan akan semakin bertambah pada babak perempat final. Oleh karena itu, seluruh personel disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan arus lalu lintas, maupun gangguan ketertiban di sekitar Stadion Murakata.

"Kami mengerahkan seluruh personel Polres HST, termasuk Polsek jajaran, untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar. Kami juga mengajak seluruh suporter agar menjaga sportivitas serta bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif," ujar Kapolres.

Pada hari pertama babak perempat final, Bhazink FC dijadwalkan berhadapan dengan Panjalu United pada pukul 15.00 WITA. Sementara pertandingan kedua mempertemukan Polres HST A melawan MC Mahabara Agro Gurung Putra yang diprediksi berlangsung sengit dan menarik perhatian ribuan penonton.

Kapolres menegaskan bahwa Turnamen Bupati HST Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta mengampanyekan pola hidup sehat kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami dari jajaran Polres HST akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti Turnamen Bupati HST Cup ini. Mari kita bersama-sama menjadikan olahraga sebagai sarana menjauhi narkoba dan membangun karakter generasi muda yang sehat, sportif, dan berprestasi," tegas AKBP Jupri JHP Tampubolon.

Selama pelaksanaan pertandingan, personel pengamanan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari area tribun, pintu masuk stadion, ruang pemain, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar Stadion Murakata. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemain, ofisial, maupun ribuan masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

Dengan pengamanan yang maksimal dan dukungan seluruh pihak, diharapkan Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026 dapat berlangsung sukses, aman, dan menjadi ajang olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas serta mempererat persatuan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.


Kapolda Kalsel Terima Silaturahmi BADKO HMI Kalsel, Bahas Kelangkaan BBM Subsidi*


*

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Kalimantan Selatan (BADKO HMI Kalsel) untuk membahas berbagai persoalan distribusi BBM subsidi di Kalimantan Selatan. Pertemuan tersebut menyoroti dugaan praktik mafia BBM, pelangsiran, kelangkaan BBM subsidi, hingga antrian panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang masih menjadi keluhan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menerangkan bahwa audiensi yang diinisiasi oleh Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. ini berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka. Berbagai persoalan disampaikan secara langsung, sementara Kapolda Kalsel dalam kesempatan tersebut memberikan pandangan mengenai pentingnya melihat persoalan secara menyeluruh agar langkah yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu menghasilkan penyelesaian yang berkelanjutan.

Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan BBM subsidi harus diawali dengan memahami akar permasalahan yang sebenarnya.

“Kita harus memahami terlebih dahulu akar permasalahannya. Dengan begitu, langkah dan kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi," terang Kapolda Kalsel, Selasa (7/7/2026).

Beliau juga memandang perlunya komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait agar solusi yang dihasilkan benar-benar komprehensif.

“Pertemuan seperti ini perlu dilakukan secara berkala dengan melibatkan seluruh stakeholder, termasuk Pertamina, BPH Migas, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mampu menjawab persoalan distribusi dan kelangkaan BBM subsidi di Kalimantan Selatan," ucap Kapolda.

Sementara itu, Ketua Umum BADKO HMI Kalsel, Abdi Aswadi, menegaskan bahwa persoalan kelangkaan BBM subsidi sudah tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dan sektor perekonomian.

“Kelangkaan BBM subsidi tidak boleh terus dianggap sebagai persoalan yang berulang tanpa penyelesaian. Negara harus hadir memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, sekaligus menindak tegas setiap praktik yang merugikan hak masyarakat," pungkasnya.

Abdi juga mendorong agar pembahasan tidak berhenti pada forum audiensi, melainkan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami ingin persoalan ini dibedah sampai ke hulunya. Jika akar persoalannya ditemukan, maka solusi yang lahir tidak lagi bersifat tambal sulam. BADKO HMI Kalimantan Selatan siap mengawal dan memberikan masukan secara objektif demi kepentingan masyarakat," pungkasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, Pertamina, BPH Migas, serta elemen masyarakat untuk mewujudkan tata kelola distribusi BBM subsidi yang lebih transparan, tepat sasaran, dan mampu mengakhiri persoalan kelangkaan yang selama ini menjadi perhatian publik.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 7/7/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Samsul seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Senin, 06 Juli 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Monitoring Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Terong dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kisa Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 6/7/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Adul seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Terong di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.