Sabtu, 29 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Kol dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Birayang Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 29/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Jaini seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Kol di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Gerak Cepat Tangani Karhutla, Bupati HST, Kapolres dan Dandim Turun Langsung Padamkan Api di Desa Sungai Buluh



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kapolres HST dan Dandim 1002/HST turun langsung melakukan pemadaman api di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Kabupaten HST, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan pemadaman tersebut dilakukan setelah adanya kebakaran pada lahan rawa yang berada di samping jalan utama Desa Sungai Buluh. Kondisi lahan yang mudah terbakar serta cuaca panas dan kering menjadi perhatian bersama agar api tidak meluas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Dalam penanganan tersebut, Forkopimda HST bersama BPBD, Manggala Agni, tim relawan serta warga sekitar bahu-membahu melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Bupati HST, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. dan Dandim 1002/HST tidak hanya memberikan arahan, namun turut turun langsung bersama personel dan relawan dalam upaya memadamkan api.
Sinergi lintas instansi dan keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam percepatan penanganan Karhutla, khususnya di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, bukan hanya aparat dan pemerintah, tetapi juga peran aktif masyarakat.

“Kami bersama Forkopimda, BPBD, Manggala Agni, para relawan dan masyarakat turun langsung untuk memastikan api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas. Ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama terhadap keselamatan masyarakat serta lingkungan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.

Dengan sinergi dan respons cepat seluruh unsur terkait, diharapkan setiap kejadian Karhutla di wilayah Kabupaten HST dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.

Pastikan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab HST Gelar Apel dan Uji Coba Peralatan Penanggulangan Bencana


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mengantisipasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama TNI-Polri dan instansi terkait melaksanakan Apel Kesiapsiagaan sekaligus Uji Coba Peralatan Penanggulangan Bencana Karhutla, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 Wita hingga 17.00 Wita tersebut dilaksanakan di Lapangan Dwi Warna Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan dipimpin langsung oleh Bupati HST Samsul Rizal.

Apel kesiapsiagaan tersebut turut dihadiri Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., Dandim 1002 HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, S.I.P., Kasatpol PP HST, Kepala BPBD HST, serta personel Polres HST, TNI, BPBD, Damkar dan Satpol PP.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pengecekan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam penanggulangan Karhutla. Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap berbagai peralatan pemadaman serta perlengkapan pendukung guna memastikan seluruhnya dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Kegiatan juga diisi dengan penyampaian arahan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten HST.

Sinergitas dan koordinasi antarinstansi juga menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Dengan kesiapan personel dan peralatan yang memadai serta koordinasi yang baik, diharapkan setiap kejadian Karhutla dapat ditangani secara cepat dan tepat sehingga tidak meluas.

Selain kesiapan menghadapi kejadian kebakaran, personel gabungan juga diarahkan untuk terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan serta memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan sinergitas antarinstansi merupakan kunci dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan personel maupun sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla benar-benar siap digunakan. Kami bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, Satpol PP dan seluruh stakeholder terkait akan terus memperkuat sinergitas serta meningkatkan pemantauan di wilayah yang rawan terjadi Karhutla,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten HST untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan,” pungkasnya.


Jumat, 28 Agustus 2026

Turun Langsung ke Titik Api, Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla di Banjarbaru dan Terapkan Metode Gambut Injection*

*
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyerahan bantuan masker di Desa Pengayuan dan Kecamatan Tegal Arum, Kota Banjarbaru, Kamis (27/8/2026) sore.

Dalam kesempatan ini, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Kadis Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari, serta Ketua GAPKI Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dengan mengendarai ranmor roda 2, Kapolda beserta PJU Polda Kalsel menyisir jalur rawan karhutla dari Posko BPBD Tegal Arum menuju Posko Pantau Desa Pengayuan.

Saat patroli, rombongan menemukan titik api di lahan pinggir jalan dekat kawasan Bandara Syamsuddin Noor. Kapolda Kalsel langsung menginstruksikan satu unit Armored Water Cannon (AWC) dan armada karhutla Satbrimob Polda Kalsel untuk segera memadamkan api.

Pemadaman darat dilakukan secara serentak oleh personel Polri, BPBD, dan relawan, dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan turun langsung memegang selang air di lokasi kebakaran. Aksi pemadaman darat ini juga diperkuat oleh bantuan water bombing dari helikopter BPBD Kalsel hingga api di permukaan berhasil dikuasai.

Mendukung pergerakan di lapangan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha beserta jajaran pengurus yang sebelumnya menggelar bakti sosial di Posko BPBD Tegal Arum turut hadir di lokasi untuk menyalurkan masker, makanan siap saji, dan dukungan moril kepada para petugas penanggulangan karhutla.

Menanggapi kendala lahan gambut yang memicu munculnya kembali api (re-ignition) akibat bara bawah permukaan (underground fire), Polda Kalsel bekerja sama dengan GAPKI menerapkan metode Gambut Injection. Teknik ini menyuntikkan air bercampur foam pembasah hingga kedalaman sekitar dua meter. Uji coba menunjukkan metode ini efektif menurunkan suhu tanah secara signifikan dan memadamkan sumber api bawah tanah.

Saat ini, Labfor Polri tengah memproses penggandaan formula cairan pembasah tersebut. Selain itu, pengujian formula bubuk bantuan Mabes Polri di Jalan Haji Sarkawi juga terbukti efektif menekan laju api.

Penguatan armada dan alat suntik tanah disiapkan secara masif untuk menerapkan metode Gambut Injection secara lebih luas pada titik-titik krusial. Sinergi lintas instansi ini difokuskan pada pemutusan sumber api bawah permukaan guna mengamankan objek vital Bandara Syamsuddin Noor serta kawasan gambut di wilayah Kalsel.

Kondusivitas Nasional Terjaga, Polri Terus Pastikan Pelayanan bagi Masyarakat*


*
JAKARTA — Pasca kegiatan penyampaian pendapat yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026), kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat secara nasional hingga saat ini terpantau kondusif dan terkendali. Berbagai aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah juga berjalan sebagaimana mestinya.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa Polri terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap terselenggara dengan baik.

“Secara nasional, kondisi hingga saat ini kondusif dan terkendali. Polri berkomitmen untuk terus menjaga terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, terpeliharanya situasi kamtibmas merupakan bagian penting dalam memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, Polri terus hadir melalui berbagai pelayanan yang dilakukan secara profesional dan humanis.

“Aktivitas masyarakat saat ini telah berjalan sebagaimana mestinya. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga lingkungan yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Trunoyudo menambahkan, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman dan damai. Partisipasi serta kepedulian masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Polri, lanjutnya, akan terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis serta menjaga terpeliharanya harkamtibmas.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pagat Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 28/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Misrani seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Kamis, 27 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Birayang Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 27/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Isul seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.