Jumat, 26 Juni 2026

Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Sejumlah PJU dan Kapolres di Polda Kalsel Resmi Berganti*



*

Gerbong mutasi di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali bergerak. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran mengalami rotasi jabatan dalam rangka penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

Mutasi ini mencakup posisi strategis, mulai dari jajaran Direktur, Kepala Bidang, hingga pimpinan di tingkat Polres.

Dalam daftar mutasi tersebut, Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Maulana Hamdan, S.I.K., M.M. mendapat promosi sebagai Kabagren Rojianstra SSDM Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Pungky Bhuana Santoso, S.H., S.I.K., M.Si.

Di sektor penegakan hukum, Dir Reskrimsus Kombes Pol M. Gafur Adityah Siregar, S.I.K., M.H. dimutasi dalam rangka mengikuti Pendidikan Pengembangan Pimpinan Tinggi (Dikbangti) T.A. 2026. Kursi jabatan tersebut akan diisi oleh Kombes Pol Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Reskrimum Polda NTT. Sementara itu, posisi Dir Polairud kini diemban oleh Kombes Pol Tri Hambodo, S.I.K., M.H. menggantikan Kombes Pol Dr. Andi Adnan Syafruddin, S.H., S.I.K., M.M.

Di bidang pengamanan internal dan hubungan masyarakat, Kabid Propam Polda Kalsel kini dijabat oleh Kombes Pol Eko Tjahyo Untoro, S.H., S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. Adapun posisi Kabid Humas yang sebelumnya dipegang Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., kini beralih kepada Kombes Pol Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.

Pergantian juga terjadi pada posisi Kabid Dokkes dari Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, M.M., Sp.An., QHIA, MARS kepada Kombes Pol dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT dari Pusdokkes Polri. Selain itu, Dansat Brimob Polda Kalsel kini dijabat oleh Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. menggantikan Kombes Pol Pria Premos, S.I.K., M.M. yang akan mengikuti pendidikan Dikbangti T.A. 2026.

Di tingkat Polres, Kapolresta Banjarmasin kini dipimpin oleh AKBP Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.Med.Kom., M.H. yang sebelumnya menjabat Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, menggantikan Kombes Pol Cuncun Kurniadi, S.I.K., M.H.

Berikut adalah daftar rotasi jabatan Kapolres lainnya:
- Kapolres Kotabaru: AKBP Ade Harri Sistriawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menggantikan AKBP Doli Martua Tanjung, S.I.K.
- Kapolres Barito Kuala: AKBP Susilawati, S.H., M.H. menggantikan AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H.
- Kapolres Balangan: AKBP Arif Mansyur Supartono, S.H., S.I.K., M.M. menggantikan AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H.
- Kapolres Tanah Bumbu: AKBP Novy Adiwibowo, S.I.K., M.H. menggantikan AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom.

Selain nama-nama tersebut, terdapat penempatan baru di lingkup internal Polda Kalsel, yakni AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K. yang ditunjuk sebagai Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, serta AKBP Jimmy Kurniawan, S.I.K. yang kini menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. ketika ditemui di Banjarmasin, pada Jumat (26/6/2026) menyampaikan, proses serah terima jabatan (sertijab) bagi para pejabat tersebut masih menunggu informasi dari Biro SDM Polda Kalsel, kapan akan diserahterimakan dan menunggu arahan lebih lanjut dari Kapolda Kalsel.

Turnamen Tenis Kapolres HST Cup Menyala 2026 Resmi Dibuka, Bangkitkan Gairah Tenis dan Pererat Kebersamaan Menuju Hari Bhayangkara ke-80



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Turnamen Tenis Kapolres HST Cup Menyala 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah mempererat sinergi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Lapangan Tenis Murakata, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (26/6/2026). Kejuaraan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (28/6/2026), mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WITA.

Ketua Panitia Pelaksana, Iptu Tony Suprianto, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus menjawab tingginya antusiasme pecinta tenis lapangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kompetisi tenis yang telah vakum selama lebih dari 15 tahun di daerah tersebut.

"Turnamen ini bertujuan meningkatkan minat dan bakat olahraga tenis lapangan, menumbuhkan sportivitas dan fair play, serta memotivasi atlet-atlet pemula agar mampu meraih prestasi," ujar Iptu Tony Suprianto.
Penyelenggaraan turnamen merupakan hasil kolaborasi antara jajaran Polres HST, instansi pemerintah, komunitas tenis, serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Turnamen Kapolres HST Cup Menyala 2026.

Sebanyak 94 peserta turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri dari 35 pasangan ganda putra atau 70 atlet dan 12 pasangan ganda putri atau 24 atlet. Para peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara terbaik pada kategori ganda putra dan ganda putri dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat fair play.

Kejuaraan ini juga mendapat dukungan penuh dari Forkopimda HST, organisasi perangkat daerah, BUMN, BUMD, dunia usaha, serta para donatur yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga tenis di daerah. Dukungan lintas sektor tersebut menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan dalam memajukan dunia olahraga di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Iptu Tony mengungkapkan, kembalinya turnamen tenis setelah vakum lebih dari satu dekade diharapkan mampu membangkitkan gairah olahraga tenis sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Hulu Sungai Tengah di berbagai ajang kompetisi.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan bagi juara pertama hingga juara keempat kategori putra maupun putri dengan total hadiah mencapai Rp19 juta.

Sementara itu, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyampaikan bahwa turnamen tenis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan olahraga yang telah digelar sejak Mei 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai cabang olahraga yang diselenggarakan Polres HST menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta membangun budaya hidup sehat.

"Selain menjunjung tinggi sportivitas, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda melalui semangat 'Olahraga Yes, Narkoba No'. Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," tegas AKBP Jupri JHP Tampubolon.

Kapolres juga mengingatkan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba masih menjadi persoalan serius yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Peran keluarga, lingkungan, dan pemerintah sangat penting dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.
Turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal, unsur Forkopimda HST, Ketua Bhayangkari Cabang HST Ny. Mei Jupri, Ketua KONI HST, Ketua PELTI HST, Pejabat Utama Polres HST, anggota Polres HST, Bhayangkari Cabang HST, pimpinan Bank Kalsel, pimpinan BRI, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin mempertegas komitmen bersama dalam menyukseskan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui kegiatan olahraga yang sehat, kompetitif, serta mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Tenis Kapolres HST Cup Menyala 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara di lapangan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, dan menjadi titik kebangkitan olahraga tenis di Bumi Murakata.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Lok Besar Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 26/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Suriani seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Kamis, 25 Juni 2026

POLRI GELAR DZIKIR DAN DOA BERSAMA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80*


*

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar dzikir dan doa bersama di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Upacara Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata atau Penyucian Panji-panji Rastra Sewakottama yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dzikir dan doa bersama diikuti oleh para Pejabat Utama Mabes Polri, kepala satuan kerja, serta jajaran kepolisian dari seluruh Indonesia secara virtual. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana memohon kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Suasana khidmat mewarnai jalannya dzikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel Polri diajak untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman moral dan etika dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapusjarah Polri Brigjen Pol. Abas Basuni, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa rangkaian Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata yang dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama memiliki makna mendalam bagi seluruh insan Bhayangkara, khususnya dalam menyambut usia pengabdian Polri yang ke-80 tahun.

“Saya pikir ini adalah momentum yang sangat baik untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup anggota Polri. Dengan dzikir dan doa bersama, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan kemampuan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Brigjen Pol. Abas Basuni kepada Wartawan di Jakarta.

Ia berharap memasuki usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, adaptif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, serta semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Pemuliaan Nilai-nilai Tribrata harus terus diinternalisasikan oleh seluruh anggota sebagai landasan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Harapan kami, di usia ke-80 ini Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus mampu memberikan pelayanan yang Presisi. Nilai-nilai Tribrata yang dimaknai dalam setiap rangkaian kegiatan ini harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” lanjutnya.

Melalui dzikir dan doa bersama tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, memperkuat semangat pengabdian, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum spiritual bagi seluruh jajaran Polri untuk memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Polri Perkuat Rekrutmen Inklusif bagi Penyandang Disabilitas, Seleksi Disesuaikan dengan Kompetensi dan Kebutuhan Jabatan


**

Jakarta – Polri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan institusi yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dan diperkuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri yang telah disahkan.  

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mekanisme seleksi bagi penyandang disabilitas pada prinsipnya tetap mengedepankan aspek kompetensi, integritas, serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi, namun disertai penyesuaian yang memperhatikan kondisi disabilitas peserta.

“Polri memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Dalam proses seleksi, kami menerapkan prinsip keadilan dan inklusivitas dengan memberikan penyesuaian sesuai kondisi disabilitas yang dimiliki peserta, tanpa mengurangi standar kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas kepolisian,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa rekrutmen penyandang disabilitas telah memiliki landasan hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2019 tentang Rekrutmen Proaktif Calon Anggota Polri.  

Menurut Johnny, jenis disabilitas yang selama ini dapat mengikuti rekrutmen Polri antara lain disabilitas fisik dengan kategori tertentu yang masih memungkinkan untuk melaksanakan tugas sesuai kompetensi dan jabatan yang dibutuhkan organisasi. Beberapa kategori yang telah direkrut antara lain penyandang amputasi, lumpuh layu atau kaku, paraplegia, maupun cerebral palsy dengan tingkat disabilitas ringan yang masih mampu menjalankan aktivitas secara mandiri.  

“Penempatan personel disabilitas dilakukan berdasarkan kompetensi, latar belakang pendidikan, dan kebutuhan organisasi. Mereka dapat bertugas pada fungsi-fungsi yang lebih mengedepankan kemampuan administrasi, analisis, pelayanan publik, teknologi informasi, kesehatan, maupun bidang pendukung lainnya yang relevan dengan kemampuan yang dimiliki,” jelasnya.

Lebih lanjut, Johnny menuturkan bahwa hingga saat ini Polri telah merekrut penyandang disabilitas melalui jalur SIPSS, Bintara, maupun ASN Polri. Pada tahun 2024 tercatat dua peserta disabilitas direkrut melalui SIPSS dan 16 orang melalui jalur Bintara. Sementara pada tahun 2025 terdapat satu peserta disabilitas yang diterima melalui jalur Bintara Polri.  

Terkait jumlah atau persentase rekrutmen ke depan, Johnny mengatakan bahwa Polri masih melakukan kajian dan penyesuaian sesuai kebutuhan organisasi serta perkembangan regulasi yang berlaku.

“Yang terpenting adalah memastikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dan potensi untuk menjadi bagian dari Polri. Prinsipnya, Polri akan terus membuka ruang pengabdian yang inklusif, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara,” tutupnya.

Program rekrutmen proaktif penyandang disabilitas merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun institusi yang modern, humanis, dan menghormati hak setiap warga negara tanpa diskriminasi, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial Bagikan Ribuan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*




Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memberikan bantuan, tetapi juga menjadi momen bagi personel kepolisian untuk berdialog langsung dengan warga penerima manfaat. Melalui komunikasi yang terjalin, pihak kepolisian berupaya menyerap informasi mengenai kendala maupun kesulitan terkait kesehatan yang dialami masyarakat.

Polda Kalsel menyiapkan sebanyak 2.244 paket sembako yang didistribusikan secara serentak. Penyaluran bantuan ini difokuskan di wilayah Banjar, Banjarbaru, hingga Banjarmasin, serta menjangkau hingga pelosok-pelosok daerah yang membutuhkan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan bahwa sasaran utama dari bantuan ini adalah masyarakat kurang mampu, warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), serta masyarakat yang terdampak situasi ekonomi saat ini.

“Target masyarakat yang mendapatkan sembako ini yang pertama masyarakat miskin, kemudian masyarakat yang terdampak dengan PHK, danterdampak juga dengan situasi ekonomi saat ini,” ujar Kapolda Kalsel saat ditemui di Lapangan Gedung SDC Ditlantas Polda Kalsel Km.21 Banjarbaru, Kamis (25/6/2026).

Beliau menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan secara menyeluruh hingga ke pelosok-pelosok daerah, di mana pihaknya mengerahkan personel dari jajaran Polres untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk para mitra bisnis yang telah turut berpartisipasi dan membantu terlaksananya kegiatan bakti sosial ini.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dan nyata kepada publik di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Plh Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar. Selain itu hadir juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Provinsi Kalsel, Kabinda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Ketua Pusat Studi Kepolisian ULM, Direktur PT. Sebuku Coal Grup.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Aktif Dampingi Petani Warga Binaannya


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Bulayak Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 25/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Wahyu seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.