Senin, 25 Mei 2026

Polres HST Monitoring Penyaluran Bio Solar untuk Sopir Truk, Pastikan Tepat Sasaran dan Kondusif


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan melalui personel Polres HST bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan monitoring penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar di SPBU Belanti Kecamatan Labuan Amas Utara dan SPBU Durian Gantang Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (24/05/2026) mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing SPBU menyalurkan sebanyak 8.000 liter BBM jenis Bio Solar kepada Persatuan Sopir Truk Kabupaten Barabai (PTKSB) yang dibagi berdasarkan zona pendistribusian.
Untuk SPBU Belanti melayani Zona 2 meliputi wilayah Barabai, Batu Benawa dan Hantakan dengan jumlah sebanyak 110 truk. Sedangkan SPBU Durian Gantang melayani Zona 3 meliputi wilayah Pandawan, Haruyan, Labuan Amas Selatan dan Labuan Amas Utara dengan jumlah sebanyak 118 truk.
Kegiatan monitoring dilakukan guna memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan serta mencegah adanya penyalahgunaan maupun pengisian berulang oleh pihak yang tidak berhak.
Personel Polres HST dan Polsek jajaran juga mengingatkan kepada pengawas SPBU agar tetap melakukan pengawasan secara maksimal terhadap pendistribusian BBM subsidi jenis Bio Solar, serta tidak takut terhadap aksi premanisme maupun segala bentuk gangguan yang dapat menghambat kegiatan penyaluran BBM. Apabila ditemukan gangguan kamtibmas, masyarakat diimbau segera melaporkan melalui layanan kepolisian 110.

Selain itu, Polres HST juga menghimbau kepada Persatuan Sopir Truk Kabupaten Barabai (PTKSB) agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polres HST bersama Polsek jajaran. Selama kegiatan berlangsung, situasi di SPBU Belanti dan SPBU Durian Gantang terpantau aman, tertib dan kondusif. Antrean kendaraan masih dalam batas wajar serta tidak ditemukan adanya indikasi panic buying oleh masyarakat.

Diketahui, di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat 12 SPBU, dengan 9 SPBU menyediakan BBM jenis Bio Solar. Kegiatan penyaluran BBM subsidi kepada PTKSB ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD yang dilaksanakan setiap hari Minggu dan dibagi dalam tiga zona pelayanan.

Sementara itu, untuk Zona I di SPBU Sungai Rangas pada hari ini tidak melaksanakan pendistribusian BBM jenis Bio Solar kepada PTKSB karena stok BBM sedang kosong. Pendistribusian akan dijadwalkan kembali dan direncanakan dilaksanakan pada Senin atau Selasa, 25–26 Mei 2026.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bawah “Monitoring ini merupakan bentuk pengawasan dan komitmen Polres HST dalam memastikan penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar berjalan tertib, aman dan tepat sasaran. Kami juga mengingatkan kepada seluruh pihak agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta mencegah segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. Apabila terdapat gangguan maupun tindakan premanisme, segera laporkan kepada pihak Kepolisian melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.” tutup nya

Minggu, 24 Mei 2026

Polsek BAS Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja GKE Ephata Labuhan



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah, personel Polsek Barabai Selatan (BAS) melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah kebaktian mingguan di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Ephata Desa Labuhan, Kecamatan BAS, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Minggu (24/05/2026).

Kegiatan ibadah dimulai sekitar pukul 10.00 WITA yang dipimpin oleh Pendeta Rusman Nusa Bakti, S.Th dengan mengangkat tema “Sukacita dan Ucapan Syukur” yang diambil dari Kitab Mazmur 118 : 24. Ibadah tersebut diikuti kurang lebih 50 orang jemaat.
Pengamanan yang dilakukan personel Polsek BAS bertujuan untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan aman, tertib dan lancar, sekaligus sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Selama pelaksanaan kegiatan ibadah berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif serta para jemaat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat.


Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa pengamanan tempat ibadah merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kami juga terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujar Kapolres HST.

Sabtu, 23 Mei 2026

PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026*


*
Torehan prestasi membanggakan kembali diukir oleh personel Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) di kancah nasional. Perwakilan karateka putri Polda Kalsel sukses memborong dua gelar juara sekaligus dalam ajang bergengsi National Karate Championship Piala Rektor Udinus II 2026 yang digelar di GOR Satria Sport Center, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kompetisi ketat yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (21–23 Mei 2026), atlet berbakat Polda Kalsel berhasil mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1 Kelas Senior Kumite -68 Kg Putri. Tidak berhenti di situ, dominasi dan ketangguhan personel Polda Kalsel kembali teruji setelah sukses merebut Juara 3 Kelas Bebas Senior Putri.

Turnamen berskala nasional ini bukan momentum yang mudah. Diikuti oleh 31 kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, tensi pertandingan sejak hari pertama pembukaan terpantau sangat tinggi.

Namun, berbekal disiplin latihan yang militan, mental petarung yang kuat, serta dedikasi tinggi sebagai abdi negara sekaligus atlet, personel Polwan Polda Kalsel ini mampu menumbangkan lawan-lawan tangguh di atas matras GOR Satria Sport Center.

Perolehan medali yang berhasil dibawa pulang ke Bumi Lambung Mangkurat yakni Juara 1 (Medali Emas) Kelas Senior Kumite -68 Kg Putri, dan Juara 3 (Medali Perunggu) Kelas Bebas Senior Putri.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. dalam kesempatannya mengatakan, keberhasilan ini mendapat apresiasi luar biasa, baik dari official team maupun keluarga besar Polda Kalsel. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya prima dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga mampu berprestasi dan mengharumkan nama institusi di bidang olahraga tingkat nasional.

"Ini adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan doa. Kemenangan ini kami persembahkan untuk institusi Polri, khususnya Polda Kalsel, serta seluruh masyarakat Kalimantan Selatan yang terus memberikan dukungan," ujar Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. selaku Pembina Tim Karate Polda Kalsel, Sabtu (23/5/2026).

Dengan berakhirnya event Piala Rektor Udinus II 2026 ini, raihan medali emas dan perunggu tersebut diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi personel Polda Kalsel lainnya untuk terus menggali potensi diri dan mengukir prestasi, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan. Polda Kalsel, Presisi dan Berprestasi!

Jumat, 22 Mei 2026

Seorang Pelajar di Barabai Utara Meninggal Dunia Diduga Tersetrum Kabel Lampu di Kamar Mandi



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Anggota Sat Reskrim Polres HST bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan penanganan peristiwa penemuan seorang pelajar perempuan yang meninggal dunia akibat diduga tersetrum aliran listrik di Jalan Sarigading RT 004 RW 004 Gang Sawahan, Kelurahan Barabai Utara, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (21/5/2026) malam.

Korban diketahui bernama DAS (13), seorang pelajar yang berdomisili di Gang Sawahan, Kelurahan Barabai Utara, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 Wita. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, awalnya korban hendak memandikan adiknya di kamar mandi rumah mereka. Saat membuka pintu kamar mandi, korban diduga tersetrum arus listrik akibat adanya kabel lampu yang terjepit di pintu kamar mandi.

Adik korban yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan warga. Mendengar teriakan itu, warga sekitar segera mendatangi rumah korban dan menemukan korban sudah dalam keadaan tergeletak di kamar mandi.
Korban kemudian langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Personel Sat Reskrim Polres HST bersama Bhabinkamtibmas selanjutnya melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan tindakan medis berupa autopsi terhadap korban.


Kapolres Hulu Sungai Tengah Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut serta mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah.

“ Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujar Kapolres HST.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, khususnya di area yang rawan terkena air seperti kamar mandi, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“ Keselamatan instalasi listrik di rumah sangat penting diperhatikan. Pastikan kabel maupun peralatan listrik dalam kondisi aman dan jauh dari potensi korsleting ataupun sengatan listrik yang dapat membahayakan penghuni rumah,” tambahnya.

Kamis, 21 Mei 2026

Polsek Labuan Amas Selatan Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penanaman Jagung Pakan di Desa Bangkal




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mendukung Program Gugus Tugas Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026, Polsek Labuan Amas Selatan melaksanakan kegiatan pemberian bibit sekaligus penanaman jagung pakan di Desa Bangkal, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (21/5/2026) pukul 11.30 Wita hingga selesai.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif serta membantu para petani meningkatkan hasil pertanian.
Adapun lahan yang digunakan untuk penanaman jagung pakan tersebut seluas 1,5 hektare milik Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Bangkal, Saipullah. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penanaman sebanyak 30 kilogram bibit jagung pakan.
Kapolsek Labuan Amas Selatan bersama personel turut langsung membantu proses penanaman bersama kelompok tani dan masyarakat setempat sebagai bentuk sinergitas Polri dengan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Labuan Amas Selatan serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Komentar Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si.:
“Kegiatan pemberian bibit dan penanaman jagung pakan ini merupakan komitmen Polres Hulu Sungai Tengah dalam mendukung Program Gugus Tugas Ketahanan Pangan Nasional. Kami berharap melalui pemanfaatan lahan produktif ini dapat membantu para petani sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.”
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga ikut berperan aktif mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ujar AKBP Jupri JHP Tampubolon.

Rabu, 20 Mei 2026

Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama*


*

Jakarta, 20 Mei 2026 — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan terus mengalami perubahan. Jika dahulu ancaman identik dengan organisasi tertutup, doktrin ideologi yang kaku, dan pola rekrutmen konvensional, kini ancaman berkembang lebih cair melalui ruang digital, algoritma, komunitas virtual, hingga kerentanan psikologis generasi muda.

Perubahan wajah ancaman tersebut menjadi perhatian utama dalam Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital” pada rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Densus 88 Antiteror Polri Tahun Anggaran 2026, yang dihadiri langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.; Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H.; serta Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K.

Forum tersebut menjadi ruang bertemunya perspektif keamanan, psikologi, hukum, teknologi, dan perlindungan anak untuk membaca ancaman terorisme modern yang dinilai bergerak lebih cepat dibanding pola penanganan konvensional.

Dalam pemaparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perubahan ancaman harus direspons dengan perubahan cara berpikir dan strategi pencegahan.

“Kita sedang menghadapi ancaman yang tidak lagi selalu tumbuh melalui organisasi besar dengan struktur formal, tetapi bergerak melalui ruang digital, algoritma, dan fragmen ideologi yang sulit dipetakan. Negara tidak boleh hanya hadir saat api sudah membesar; pencegahan sosial harus hadir lebih awal, sedangkan penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang terukur,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Menurut Wakapolri, mitigasi embrio terorisme tidak dapat hanya mengandalkan penindakan, tetapi harus memperkuat literasi digital, perlindungan anak, dan kemampuan masyarakat membaca risiko sejak dini.

Sementara itu, Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, menegaskan bahwa perubahan ancaman ekstremisme menuntut sinergi nasional yang lebih kuat.

“Terorisme dan ekstremisme tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan satu institusi. Ancaman ini lintas sektor, lintas ruang, dan lintas generasi. Karena itu, pencegahan harus dibangun melalui kolaborasi antara aparat keamanan, dunia pendidikan, keluarga, komunitas, hingga platform digital,” ujar Kepala BNPT.

Ia menilai pendekatan preventif menjadi penting agar negara mampu membangun ketahanan masyarakat sebelum ancaman berkembang menjadi tindakan nyata.

Di sisi lain, Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, menekankan bahwa Densus 88 terus memperkuat strategi penanggulangan yang lebih adaptif seiring perubahan pola ancaman.

“Kami melihat langsung bagaimana pola ekstremisme berubah. Ancaman kini lebih cair, lebih personal, dan sering kali berawal dari paparan digital yang tidak terdeteksi. Karena itu, pendekatan penanggulangan harus semakin berbasis pencegahan, asesmen risiko, dan perlindungan kelompok rentan,” kata Irjen Pol. Sentot Prasetyo.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan deteksi dini terhadap kerentanan anak dan remaja yang menjadi kelompok paling rentan terhadap paparan ekstremisme digital.

Dalam forum tersebut, para akademisi memberikan apresiasi terhadap substansi buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, sekaligus menyampaikan sejumlah catatan kritis agar strategi pencegahan ekstremisme lebih adaptif, berbasis bukti ilmiah, dan tetap menjunjung prinsip perlindungan masyarakat.

Radikalisasi di Era Digital Tidak Lagi Selalu Bertahap

Psikolog forensik Dr. Zora Arfina Sukabdi menilai buku tersebut memperkaya teori counter-terrorism yang selama ini digunakan. Menurutnya, proses radikalisasi di era digital tidak selalu berlangsung bertahap sebagaimana teori klasik, tetapi dapat mengalami lompatan cepat akibat intensitas paparan digital.

Ia menyoroti kerentanan generasi muda yang mengalami alienasi sosial, perasaan tidak terlihat (invisible), hingga kehilangan makna, yang dapat menjadi pintu masuk narasi ekstrem.

Ekstremisme Modern Kini Dibentuk oleh Algoritma dan Identitas Digital

Guru Besar hukum pidana Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D. menilai kelompok ekstrem modern tidak lagi sekadar membangun propaganda, tetapi juga pengalaman emosional, identitas kelompok, dan keterikatan psikologis yang menarik bagi generasi digital.

Ia mengingatkan agar strategi penanggulangan tetap berpijak pada hak asasi manusia dan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

Luka Psikologis Bisa Menjadi Pintu Masuk Radikalisasi

Psikolog forensik Dra. Adityana Kasandra Putranto menyoroti bahwa akar kerentanan terhadap radikalisasi sering kali bukan hanya konten ekstrem, tetapi riwayat perundungan, krisis identitas, hingga keterasingan sosial yang tidak tertangani.

Menurutnya, intervensi perlu mencakup pendekatan klinis dan penguatan kesehatan mental, bukan hanya kontra-radikalisasi.

AI dan Analisis Data Didorong Jadi Instrumen Deteksi Dini

Pakar analisis data Dr. Ismail Fahmi menekankan perlunya kolaborasi antara aparat dan komunitas riset untuk membangun sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan, guna mengenali anomali perilaku digital sebelum berkembang menjadi ancaman.

Meski berasal dari disiplin berbeda, para akademisi menyampaikan satu benang merah yang sama: terorisme modern tidak lagi dapat dipahami dengan pola lama.

Ancaman kini bergerak melalui ruang digital, dipengaruhi algoritma, kondisi psikologis, budaya visual, hingga dinamika sosial yang semakin kompleks. Karena itu, penanganannya membutuhkan sinergi psikologi, pendidikan, hukum, teknologi, perlindungan anak, dan masyarakat.

Rakernis Densus 88 AT Polri Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum memperkuat strategi penanggulangan terorisme yang lebih prediktif, preventif, dan berbasis ilmu pengetahuan, sejalan dengan arah Transformasi Polri dalam menjaga keamanan nasional menghadapi perubahan ancaman global.

Karena ancaman yang berubah menuntut cara memahami dan mencegahnya ikut berubah.

Penuh Khidmat, Kapolres HST Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolres HST Jupri JHP Tampubolon, Rabu (20/05/2026) pukul 08.00 WITA bertempat di halaman Mako Polres HST.Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh Wakapolres HST, para Pejabat Utama Polres HST, para Kapolsek jajaran Polres HST, anggota Bintara serta ASN Polres HST, dan anggota Polsek jajaran Polres HST.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres HST membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menekankan pentingnya semangat kebangkitan nasional sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga semangat gotong royong, serta menghadapi tantangan perkembangan zaman dan transformasi digital menuju Indonesia yang lebih maju.Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres HST untuk terus meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa.Kapolres HST Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.“Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita diingatkan untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan disiplin, serta memperkuat semangat pengabdian dalam melayani masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres HST.