Sabtu, 20 Juni 2026

Kapolres HST Resmi Buka Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026, Wadah Silaturahmi dan Kreativitas Generasi Muda



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan menggelar kompetisi E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan tema "80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat". Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Aula Bhayangkara Polres HST, Sabtu (20/6/2026).

Sebanyak 16 tim terbaik dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam turnamen yang menjadi ajang unjuk kemampuan strategi, kerja sama tim, serta keterampilan bermain Mobile Legends. Masing-masing tim beranggotakan lima pemain yang siap bersaing memperebutkan gelar juara.

Adapun tim yang berpartisipasi dalam kompetisi ini antara lain Kai Ajid HST, Singgah Dulu, Gabbag HST, BTS Legion HST, Mantoala BRB, Karura, Berdaya HST, Garambas, Ledder HST, Wartawan HST, Zebra Murakata HST, Rozi HST, Gepeng Destroyer HST, Samsat, Ha LAU Las HST, dan Anbu.

Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga elektronik atau E-Sport semakin diminati oleh generasi muda sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan sportivitas. Turnamen ini juga menjadi sarana positif untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan menghibur.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si hadir langsung untuk membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.

"Saya berharap adik-adik semua, khususnya yang berasal dari luar kepolisian, dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Turnamen ini bukan hanya tentang mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolres.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh personel Polri yang bertugas maupun yang ikut bertanding agar dapat menjadi tuan rumah yang baik serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir.

Suasana pembukaan semakin hangat dan penuh keakraban ketika Kapolres menyampaikan dua buah pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta. Melalui pantun tersebut, Kapolres menyampaikan pesan kebersamaan, kekeluargaan, dan harapan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dan diawali pembacaan doa bersama, Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026 secara resmi dibuka. Para peserta pun siap menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung seru dan kompetitif.
Melalui kegiatan ini, Polres Hulu Sungai Tengah berharap dapat memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di bidang E-Sport, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 "Polri Untuk Masyarakat" diwujudkan melalui kegiatan yang modern, kreatif, dan bermanfaat bagi kemajuan generasi muda.


Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jadikan Ziarah ke Makam Presiden RI Terdahulu Sebagai Momentum Refleksi Nilai Kebangsaan



Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian ziarah ke makam para mantan Presiden Republik Indonesia menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Setelah berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kapolri melanjutkan perjalanan ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi Polri untuk mengenang jasa para pemimpin bangsa sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan bahwa ziarah yang dilakukan tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri dan pemimpin bangsa, tetapi juga menjadi sarana refleksi untuk mengambil pelajaran dari nilai-nilai kepemimpinan yang mereka wariskan.

“Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno. Dan setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Sigit.

Menurut Kapolri, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemimpin bangsa memiliki arti penting bagi perjalanan institusi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa kini maupun masa mendatang.

“Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri,” ujar Sigit.

Kapolri menegaskan, nilai-nilai kebangsaan, pengabdian, dan semangat perjuangan yang telah ditanamkan para pemimpin terdahulu harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus, termasuk oleh seluruh anggota Polri.

“Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap Sigit.

Melalui rangkaian ziarah tersebut, Polri berupaya meneguhkan kembali komitmennya untuk terus mengamalkan nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa sebagai landasan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek LAU Laksanakan Pendampingan Petani Terong

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Terong dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tungkup Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 20/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Abdi seluas 6 x 8 m yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman terong di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Kapolres HST Buka Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026, Diikuti Ratusan Atlet Se-Kabupaten HST dan Kalsel


Kapolres HST Buka Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026, Diikuti Ratusan Atlet Se-Kabupaten HST dan Kalsel

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Tengah menggelar Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung di GOR Bulutangkis Bintara Barabai, Jumat (19/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi sekaligus pembinaan prestasi olahraga bulutangkis ini mendapat antusiasme tinggi dari para atlet dan pecinta olahraga bulutangkis. Tercatat hingga saat ini peserta yang telah mendaftar sebanyak 54 pasangan untuk kategori se-Kabupaten HST dan 49 pasangan untuk kategori se-Provinsi Kalimantan Selatan, dengan pendaftaran masih dibuka hingga 20 Juni 2026.

Ketua PBSI Kabupaten HST, Yuandani Harizki, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan semangat olahraga sekaligus menjaring bibit-bibit atlet bulutangkis potensial dari Kabupaten HST maupun daerah lainnya di Kalimantan Selatan.

Sebelum pertandingan resmi dimulai, para peserta dan tamu undangan disuguhkan pertandingan ekshibisi yang berlangsung meriah. Dalam laga tersebut, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si yang berpasangan dengan Ketua KONI Cabang HST Yazid Fahmi berhadapan dengan Kasi Propam Polres HST AKP Ajidannor yang berpasangan dengan Xavier, putra Kapolres HST.

Pertandingan berlangsung seru dan penuh sportivitas. Pada gim pertama, pasangan Kapolres HST dan Ketua KONI HST berhasil unggul dengan skor 21-16. Namun pada gim kedua, pasangan Kasi Propam dan Xavier mampu membalas dengan kemenangan 21-15, sehingga pertandingan berakhir imbang dan mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Dalam sambutannya, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi antar atlet, komunitas bulutangkis, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan atlet-atlet berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung serta menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan.
Kegiatan pembukaan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu agenda olahraga yang memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Hulu Sungai Tengah maupun Kalimantan Selatan.

Olahraga Yes Narkoba No 




Jumat, 19 Juni 2026

Anggota Polsek Pandawan Aktif Lakukan Pendampingan Kepada Petani Cabe Warga Binaannya


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Setiap Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 19/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Irwan seluas 20 x 20 m yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Polda Kalsel Sita 128 Kg Sabu Senilai Rp.231 Miliar, Lima Tersangka Jaringan Internasional Ditangkap*


*

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah fantastis. Sebanyak lebih dari 128.705,17 Gram (128 Kg) sabu-sabu berhasil disita dari hasil operasi yang berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 8 Juni hingga 12 Juni 2026.

Selain mengamankan barang bukti senilai ratusan miliar rupiah, polisi juga membekuk lima orang tersangka yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkoba lintas provinsi dan internasional.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kalsel.

"Dari pengungkapan narkoba ini, di depan ini kita saksikan ada 128 kilogram sabu-sabu yang berhasil ditangkap dan disita dari lima orang tersangka," ujar Kapolda Kalsel dalam Konferensi Pers narkoba di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan hasil pengembangan Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono,, S.I.K., M.M. dan anggota, kelima tersangka yang diamankan berasal dari wilayah yang berbeda. Satu tersangka diketahui berasal dari Palembang, satu orang dari Depok, dan tiga orang lainnya merupakan warga lokal Kalimantan Selatan (Banjarmasin dan Batola).

Jaringan ini peredarannya cukup panjang dan berliku dengan memanfaatkan jalur antar pulau. Para pelaku yang masing-masing berinisial JR, RA, MA, JA, dan SU tersebut bergerak melalui rute Pengandaran - Tasikmalaya - Bandung - Kemudian dibawa menyeberang melalui Surabaya Hingga akhirnya tiba di Banjarmasin.

Polisi melakukan penyergapan di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) terpisah di Kalimantan Selatan, yaitu Kawasan Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, dua lokasi (TKP) di kawasan Liang Anggang, Banjarbaru, dan Area parkiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin.

Kapolda Kalsel menjelaskan, jika dikonversikan ke dalam nilai ekonomi, barang bukti sabu seberat 128 kilogram tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp.231 miliar.

Meski nilai nominalnya sangat besar, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan ini jauh lebih bermakna dari sekadar angka materi, melainkan tentang masa depan generasi muda.

"Hari ini kita mengungkap 128 kilogram narkotika. Namun yang lebih penting lagi adalah kita menyelamatkan ratusan ribu anak bangsa, ratusan ribu masyarakat Kalimantan Selatan," tuturnya.

Pengungkapan besar ini menjadi alarm bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi target utama jalur distribusi dan pasar peredaran narkoba skala besar. Merespons hal tersebut, Kapolda Kalsel mengimbau seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk bahu-bahu menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

"Kami dari Polda Kalimantan Selatan akan terus mengungkap, menangkap, menindak tegas, dan tidak akan memberikan ruangan sekecil apa pun untuk peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan. Perang terhadap narkoba tidak boleh berhenti," pungkas Kapolda.

Kamis, 18 Juni 2026

Menuju Kalsel Zero Over Dimension dan Over Loading 2027: Langkah Bersama Amankan Jalan dan Logistik*


*

Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Seminar Nasional bertajuk "Formulasi Kebijakan Dan Inovasi Teknologi Akselerasi Transformasi Logistik Zero Over Dimension & Over Loading Kalimantan Selatan Tahun 2027", pada Rabu (17/6/2026). Langkah ini diambil mengingat posisi strategis Kalimantan Selatan sebagai salah satu pintu gerbang logistik di Pulau Kalimantan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Universitas Lambung Mangkurat dan Pusat Studi Kepolisian atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, regulasi mengenai batasan dimensi dan muatan kendaraan sebenarnya sudah digodok sejak tahun 2009, namun implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.

Guna menjawab persoalan lalu lintas dan transformasi logistik yang kian kompleks, Kapolda menekankan pentingnya pendekatan akademis yang komprehensif dan multi disiplin.

"Pendekatan akademis ini sangat penting karena melibatkan seluruh dimensi dan stakeholder—mulai dari pelaku usaha, masyarakat, pengguna jalan, hingga pemerintah. Seminar ini menjadi ruang evaluasi bagi kami, khususnya jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, untuk membangun komitmen bersama dalam menegakkan aturan demi keselamatan dan keberlanjutan pembangunan," tegas Kapolda.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Kepolisian ULM, Hj. Rahmida Erliyani mengungkapkan bahwa mobilitas pengangkutan barang menuju wilayah Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur sebagian besar bertumpu pada jalur Kalsel. Namun, kondisi ini membawa tantangan besar. Berdasarkan laporan dari Polda Kalsel, maraknya armada bermuatan lebih (over loading) maupun yang melanggar dimensi standar (over dimension) memicu tingginya angka kecelakaan dan kerusakan infrastruktur jalan.

"Melalui seminar nasional ini, kami mengingatkan kembali pentingnya memperhatikan keselamatan berkendara dan menjaga keawetan infrastruktur jalan. Diperlukan kebersamaan dari seluruh stakeholder terkait agar target pemerintah secara nasional untuk mencapai 'Zero Over Dimension dan Over Loading' dapat terwujud pada tahun 2027 mendatang," ujar Hj. Rahmida.

Senada dengan hal tersebut, Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Kalsel dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas sinergi yang terus terjalin dalam merumuskan kebijakan serta inovasi teknologi transportasi.

Ia menjelaskan bahwa misi menuju Zero Over Dimension dan Over Loading bukan sekadar pembatasan muatan, melainkan upaya menciptakan efisiensi menyeluruh, baik pada aspek infrastruktur, sarana transportasi, maupun tingkat kepatuhan hukum.

"Jika aturan ini ditegakkan dengan baik, maka akan tercipta iklim usaha yang kondusif. Angka kecelakaan bisa kita tekan seminimal mungkin, umur kendaraan menjadi lebih panjang, dan usia pakai jalan pun lebih awet," papar Rektor ULM.

Pihak universitas berharap seminar nasional ini dapat menyamakan persepsi dan memberikan edukasi yang kuat bagi seluruh pihak, sehingga transformasi logistik di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih aman, efisien, dan bebas dari pelanggaran Over Dimension dan Over Loading di masa depan.