Minggu, 20 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 20/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Amat seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026*


*

Badung - Indonesia kembali menjadi tuan rumah konferensi polisi perempuan dunia. Sebanyak 450 peserta dari 43 negara berkumpul di Bali dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 pada 20-24 September. Forum internasional ini membahas berbagai tantangan kepolisian modern, mulai dari kepemimpinan perempuan, perdagangan orang dan kekerasan berbasis teknologi hingga kontra-terorisme serta kejahatan transnasional.

Pembukaan konferensi digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/9/2026). Kapolri hadir dan memberikan sambutan sebelum seremoni pemukulan gong sebagai tanda resmi dibukanya konferensi.

Bagi Indonesia, penyelenggaraan tahun ini menjadi kali kedua mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah konferensi IAWP. Sebelumnya, Indonesia menjadi tuan rumah konferensi ke-58 di Labuan Bajo pada 2021 dengan tema “Women at the Centerstage of Policing”.

Tahun ini, IAWP mengusung tema “Women Leading Global Change”.

“Such an honor for Indonesia to once again be entrusted with hosting the IAWP Conference for the second time, following Labuan Bajo in 2021,” kata Kapolri.

Delegasi yang hadir berasal dari berbagai kawasan dunia. Selain 164 peserta Indonesia, konferensi diikuti 48 peserta Tanzania, 36 Kanada, 19 Amerika Serikat, 18 Inggris, 16 Australia, 14 Korea Selatan, serta delegasi dari puluhan negara lainnya.

Sejumlah tokoh kepolisian internasional juga hadir, antara lain Presiden IAWP Julia Jaeger, Commissioner of the Australian Federal Police Krissy Barrett, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Kateryna Pavlichenko.

Konferensi selama lima hari tersebut tidak hanya berbicara soal representasi dan kepemimpinan perempuan. Agenda pelatihan disusun untuk membahas persoalan konkret yang kini dihadapi kepolisian dunia.

Topik yang dibahas antara lain kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.

Kapolri menilai kerja sama semacam itu semakin penting ketika modus kejahatan terus berkembang melintasi batas negara dan memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk AI.

Karena itu, IAWP 2026 diharapkan menjadi ruang bagi polisi perempuan dunia untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik sekaligus membangun jejaring serta kerja sama internasional yang berkelanjutan.

“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” kata Kapolri.

Sabtu, 19 September 2026

Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8*


*

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Inafis kembali berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 Surabaya–Banjarmasin. Ketiga jenazah yang dievakuasi pada Jumat (18/9/2026) tersebut teridentifikasi sebagai warga asal Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang di pimpin Kabid Humas Polda Kalsel, Kabid Dokter Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Direktur KPLP, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, dan PT. Jasa Raharja Putera di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) pukul 13.00 WITA.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

"Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian," ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. selaku Ketua DVI mengungkapkan bahwa proses pencocokan data antemortem dan postmortem berhasil mengidentifikasi identitas seluruh jenazah:

- Muhammad Abdiannoor (30), warga Banjarmasin, teridentifikasi melalui ciri medis gigi dan properti.
- Yuli (29), warga Banjarmasin Selatan, teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi dan properti.
- Surya (59), warga Margasari Hulu, teridentifikasi melalui sidik jari dan ciri medis.

Ketiga korban diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan, di mana dua di antaranya merupakan pasangan suami istri dan satu lainnya adalah paman korban. Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga berlangsung hari ini setelah proses pemandian dan pengafanan selesai dilakukan di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Hingga hari ketujuh operasi pencarian dan evakuasi, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 117 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 orang dinyatakan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 126 korban lain yang dilaporkan masih hilang.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera memastikan pemenuhan hak santunan bagi para korban, termasuk menanggung biaya pengobatan bagi 21 korban luka yang saat ini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Prosedur penanganan jenazah dan fasilitas pendukung, seperti penyediaan ambulans serta kontainer pendingin, juga telah disiagakan guna mengantisipasi proses evakuasi lanjutan.

Kapolres HST Cup 2026 Resmi Berakhir, Jadi Wadah Pembinaan Talenta Sepak Bola Pelajar dan Gerakan Jauhi Narkoba



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Turnamen sepak bola Kapolres HST Cup 2026 antar pelajar SMA sederajat se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi berakhir. Kompetisi yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas tersebut ditutup di Stadion Murakata Barabai, Sabtu (19/9/2026) pagi.

Sejak pertandingan perdana hingga laga terakhir, seluruh rangkaian turnamen berjalan dengan lancar. Para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten HST menunjukkan antusiasme tinggi serta semangat berkompetisi untuk memberikan penampilan terbaik bagi sekolah masing-masing.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Kapolres HST Cup 2026, mulai dari panitia, sekolah, guru, pemain, hingga masyarakat yang turut menyaksikan dan memberikan dukungan.

Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter melalui olahraga.

“Turnamen ini diadakan untuk menyosialisasikan kepada para pelajar agar lebih mencintai olahraga dan menjauhi narkoba,” ujar Jupri.

Ia menambahkan, melalui olahraga, para pelajar dapat belajar banyak hal, mulai dari kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, tanggung jawab hingga mental dalam menghadapi persaingan.

Kapolres HST juga berharap kompetisi tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten HST. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak talenta muda HST yang mampu berkembang dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Olahraga merupakan salah satu sarana yang sangat positif bagi generasi muda. Kita ingin para pelajar memiliki kegiatan yang sehat, membangun prestasi, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
Kapolres menegaskan, Kapolres HST Cup tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026. Ke depan, turnamen tersebut direncanakan menjadi agenda rutin setiap tahun dengan memperebutkan Piala Bergilir Kapolres HST.
“Ke depannya kegiatan ini dipastikan menjadi turnamen rutin setiap tahun melalui Piala Bergilir Kapolres HST,” kata Jupri.
Rencana tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, sekaligus menjadi wadah pencarian bibit-bibit muda potensial di bidang sepak bola Kabupaten HST.
Lebih dari sekadar pertandingan, Kapolres HST Cup 2026 juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpelajar, sekolah, dan masyarakat melalui semangat olahraga.
Dengan berakhirnya kompetisi tahun ini, semangat pembinaan sepak bola pelajar di Kabupaten HST diharapkan terus berlanjut. Dari lapangan hijau, lahir sportivitas, persahabatan, prestasi, dan generasi muda yang sehat serta berprestasi.



Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres HST Bagikan Beras kepada Puluhan Pengemudi Ojol



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membagikan bantuan beras kepada puluhan pengemudi ojek online (ojol), Jumat (18/9/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres HST, Barabai. Masing-masing pengemudi ojol menerima bantuan beras SPHP seberat 5 kilogram.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada para pengemudi ojol yang setiap harinya beraktivitas di jalan raya dan turut membantu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, mulai dari mengantar penumpang, makanan, hingga berbagai keperluan lainnya.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas Polres HST AKP Saiful Fakri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang sehari-hari bekerja di jalan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada rekan-rekan ojol yang setiap hari bekerja di jalan untuk melayani masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar AKP Saiful Fakri.

Selain menyerahkan bantuan, Satlantas Polres HST juga menyampaikan imbauan kepada para pengemudi ojol agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan menjaga kesehatan selama beraktivitas.
Terlebih, kondisi udara di wilayah Barabai saat ini terganggu kabut asap. Para pengemudi diingatkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan masker guna mengurangi paparan asap selama berkendara.

“Jaga kesehatan, tetap utamakan keselamatan saat berkendara, dan jangan lupa menggunakan masker karena saat ini kondisi di Barabai sedang dilanda kabut asap yang cukup tebal,” pesannya.
Para pengemudi ojol yang menerima bantuan menyambut positif kegiatan tersebut. Salah seorang pengemudi ojol, Rahmad, menyampaikan apresiasi kepada Polres HST, khususnya Satlantas, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada komunitas ojol.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres HST, khususnya Satlantas, yang sudah peduli kepada kami para ojol. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi perhatian yang berarti bagi kami,” ungkap Rahmad.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satlantas Polres HST berharap hubungan antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ojol semakin erat. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres HST mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

Polsek Batu Benawa Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan terus diwujudkan jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Melalui Polsek Batu Benawa, bantuan air bersih kembali disalurkan kepada warga Desa Kalibaru dan Desa Pantai Batung, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (18/9/2026).


Kegiatan penyaluran air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batu Benawa IPTU Iskandar. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres HST terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih akibat musim kemarau yang masih berlangsung.

Penyaluran bantuan dilaksanakan mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai dengan menyasar warga Desa Kalibaru RT 005 dan Desa Pantai Batung RT 003, Kecamatan Batu Benawa.


Dalam pelaksanaannya, jajaran Polsek Batu Benawa turut didampingi Kepala Desa Kalibaru, Ketua RT 005, Kepala Desa Pantai Batung serta Ketua RT 003. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan perangkat RT tersebut turut mendukung kelancaran penyaluran bantuan sehingga dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.


Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari selama kondisi kekeringan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.


Kehadiran personel Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan dan membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.


Kapolsek Batu Benawa IPTU Iskandar menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap kondisi masyarakat di wilayah hukumnya.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar IPTU Iskandar.


Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Polri akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan kepedulian dan kehadiran kita,” ungkap Kapolres.


Melalui kegiatan tersebut, Polres HST dan Polsek Batu Benawa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, responsif dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan serta kepercayaan antara Polri dan masyarakat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Limpasu Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Limpasu Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hawang Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 19/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Yudha seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Limpasu di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.