Jumat, 02 Oktober 2026

Update Korban KM Virgo: 12 Jenazah Kembali Teridentifikasi DVI Polda Kalsel, Proses Pencarian Masih Berlangsung*


*
Tim gabungan yang terdiri dari Polda Kalimantan Selatan, Basarnas, DVI, dan Jasa Raharja kembali merilis perkembangan terbaru terkait evakuasi serta identifikasi korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Dalam rilis ke-9 yang digelar pada Jumat (2/10/2026) siang di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, sebanyak 12 jenazah baru berhasil teridentifikasi.

Dalam konferensi pers tersebut hadir Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Kabid Humas Polda Kalsel, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kapolsek Banjarmasin Timur, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera dan Pihak KM Virgo Transport 8.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyatakan bahwa hingga saat ini total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 243 orang. Dari jumlah tersebut, 108 penumpang ditemukan selamat, sementara 80 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Dari total 80 jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, sebanyak 63 jenazah telah berhasil teridentifikasi. Hari ini kami mengumumkan 12 jenazah baru yang berhasil diidentifikasi, terdiri dari 11 laki-laki dan satu perempuan. Sementara 17 jenazah sisanya masih dalam proses identifikasi," jelasnya.

Berikut adalah daftar 12 korban yang baru teridentifikasi:
1. Yudis Tri Kurniawan (Laki-laki, 20 tahun, Sidoarjo, Jawa Timur)
2. Tigi Dadang Prayugi (Laki-laki, 33 tahun, Surabaya, Jawa Timur)
3. Jarot Setiawan (Laki-laki, 50 tahun, Blitar, Jawa Timur)
4. Sulisman (Laki-laki, 39 tahun, Malang, Jawa Timur)
5. Kumaedi (Laki-laki, 45 tahun, Kudus, Jawa Tengah)
6. Aji Albani (Laki-laki, 26 tahun, Pesawaran, Lampung)
7. M. Syahril (Laki-laki, 44 tahun, Barito Kuala, Kalimantan Selatan)
8. Imam Buhari (Laki-laki, 28 tahun, Banjarmasin, Kalimantan Selatan)
9. Zaenal Walad Husen (Laki-laki, 44 tahun, Karawang, Jawa Barat)
10. Iyus (Laki-laki, 50 tahun, Garut, Jawa Barat)
11. M. Taufiq (Laki-laki, 41 tahun, Malang, Jawa Timur)
12. Marsiti (Perempuan, 49 tahun, Banjarnegara, Jawa Tengah)

Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM. mengungkapkan bahwa proses identifikasi pada hari ke-20 ini menghadapi kendala yang cukup tinggi lantaran kondisi jenazah yang mulai membusuk. Oleh karena itu, pemeriksaan banyak mengandalkan data pembanding DNA, rekam medis gigi, serta properti pribadi korban.

Perwakilan Basarnas menjelaskan bahwa memasuki hari ke-20 operasi SAR, fokus pencarian kini meluas hingga ke wilayah pesisir Kalimantan Tengah dan Sukamara. Tambahan enam paket jenazah baru saja dikirimkan ke Banjarmasin, sehingga diperkirakan masih ada sekitar 55 orang yang dalam proses pencarian.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja memastikan seluruh korban mendapatkan hak santunan. Korban meninggal dunia yang memiliki ahli waris akan menerima santunan sebesar Rp.50 juta dari Jasa Raharja dan Rp.20 juta dari Jasa Raharja Putera. Sedangkan untuk korban tanpa ahli waris, akan diberikan bantuan biaya penguburan sebesar Rp 4 juta dari Jasa Raharja dan Rp 2 juta dari Jasa Raharja Putera.

Pihak owner KM Virgo Transport 8 yang turut hadir menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah dari kargo hingga sampai ke rumah duka.

Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 57,8 Kg Sisik Trenggiling dan 90 Gram Paruh Burung Rangkong, Dua Orang Diamankan*


*
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil membongkar praktik perdagangan ilegal organ satwa yang dilindungi. Dari pengungkapan kasus tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka beserta puluhan kilogram sisik trenggiling dan paruh burung rangkong.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel didampingi Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kalsel, Kasubbid PID Bid Humas Polda Kalsel, Paur Penum Subbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, pada Jumat (02/10/2026) di Kantor Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan, Pengungkapan kasus ini berawal dari pengembangan penyelidikan yang dilakukan Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalsel atas transaksi ilegal satwa dilindungi sebelumnya. Petugas kemudian mengendus adanya aktivitas transaksi serupa di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalsel. 

"Pada Jumat, 18 September 2026, sekitar pukul 19.40 WITA, tim penyidik menghadang satu unit mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi DA 1509 CI di wilayah Tabalong," ujar Direktur Reskrimsus Polda Kalsel. 

Saat dilakukan penggeledahan di dalam mobil, petugas menemukan dua kardus berisi karung putih terlakban yang memuat sisik trenggiling dengan berat total 57,885 kilogram. Selain itu, ditemukan pula satu dus kecil berisi dua buah paruh burung rangkong seberat 90 gram. 

Dua orang penumpang di dalam mobil berinisial RJ dan RD, langsung diamankan petugas ke Mako Ditreskrimsus Polda Kalsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku memperoleh sisik trenggiling langsung dari masyarakat setempat (tangan pertama) seharga Rp.800.000 per kilogram. Rencananya, sisik trenggiling tersebut akan dipasarkan secara daring melalui media sosial Facebook dengan harga Rp.3.000.000 per kilogram. Sementara itu, paruh burung rangkong dibeli seharga Rp.950.000 per gram dan akan dijual kembali senilai Rp.1.500.000 per gram. 

"Para pelaku ini diketahui sudah tiga kali melakukan transaksi penjualan ilegal di wilayah HSS, Tabalong, hingga Kalimantan Tengah dengan volume barang mencapai puluhan kilogram," ungkap Direktur Reskrimsus Polda Kalsel. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 40 A Ayat (1) huruf (f) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf (c) UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, Jo lampiran I Nomor 183 Undang-Undang Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman hingga 11 tahun penjara. 

Pihak BKSDA Kalsel memberikan apresiasi tinggi atas penindakan tegas Ditreskrimsus Polda Kalsel. BKSDA mengingatkan bahwa trenggiling dan burung rangkong merupakan satwa terancam punah yang sangat sulit berkembang biak dan memiliki peranan vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan segala bentuk perburuan maupun perdagangan satwa dilindungi ke layanan call center resmi BKSDA atau pihak kepolisian terdekat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Terong dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kasarangan Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 2/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Aman seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman terong di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Kapolda Kalsel Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan Jalan Gubernur Subarjo Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan*


*
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung peninjauan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar, Kamis (1/10/2026) malam. Langkah responsif ini dilakukan untuk memastikan titik api di wilayah strategis dan fasilitas publik dapat ditanggulangi dengan cepat dan terukur.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam peninjauan lapangan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, Dir Pamobvit Polda Kalsel, serta Kapolres Banjar. Rombongan menyisir beberapa lokasi krusial, dimulai dari kawasan Jalan Gubernur Soebardjo hingga areal sekitar Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Di kawasan Jalan Gubernur Soebardjo, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan melihat secara langsung proses pemadaman titik api yang tengah dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari Polres Banjar dan Satbrimob Polda Kalsel.

Usai memantau lokasi pertama, rombongan melanjutkan pemantauan ke area sekitar RSJ Sambang Lihum. Di lokasi ini, kepulan asap pekat menjadi perhatian utama Kapolda Kalsel karena berpotensi mengancam kesehatan dan kenyamanan para pasien, khususnya terhadap risiko timbulnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, Polda Kalsel melangkah cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalsel guna menerjunkan bantuan personel dan armada pemadaman ke area RSJ Sambang Lihum.

Proses pemadaman di lahan gambut tersebut difokuskan dengan menggunakan cairan surfaktan. Teknik ini diterapkan agar api bawah tanah dapat padam secara cepat sekaligus menghentikan sumbatan kepulan asap pekat.

Tak hanya mengandalkan pemadaman manual, Polda Kalsel juga memaksimalkan pemanfaatan teknologi modern. Pada malam tersebut, tim menerjunkan drone thermal untuk memetakan dan mengambil data sebaran titik api secara presisi di kawasan Sambang Lihum.

Data spasial dan pemetaan suhu dari drone thermal tersebut akan menjadi acuan utama bagi tim gabungan dalam melakukan strategi pemadaman pada keesokan harinya, sehingga penanganan dapat berjalan lebih efektif, selektif, dan terarah hingga api benar-benar padam total.

Di sela-sela peninjauan, Kapolda Kalsel turut mengapresiasi kerja keras seluruh personel gabungan di lapangan. Beliau mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu dua minggu terakhir, kerja sama sinergis tim berhasil memadamkan lahan terbakar seluas kurang lebih 61 hektar. Area tersebut saat ini telah dinyatakan padam sepenuhnya dan bebas dari ancaman kepulan asap.

Kamis, 01 Oktober 2026

Penuh Khidmat, Wakapolres HST Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Penuh khidmat, Wakapolres Hulu Sungai Tengah (HST) mewakili Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Mako Polres HST, Kamis (1/10/2026).
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres HST, para perwira, Kapolsek jajaran Polres HST, personel Polres HST serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres HST.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh personel Polres HST untuk kembali memperkuat dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan bagi anggota Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat secara profesional, humanis serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, jajaran Polres HST diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pemersatu bangsa. Saya mengajak seluruh personel Polres HST untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, sikap humanis serta semangat persatuan dan kesatuan.”

“Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, mari kita terus memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman terbaik kepada masyarakat serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Lok Besar Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 1/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Sehan seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Rabu, 30 September 2026

Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang*


*
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan gabungan stakeholder terkait kembali merilis perkembangan terbaru penanganan korban KM Virgo Transport 8 pada Rabu (30/9/2026) malam. Memasuki hari ke-18 operasional, sebanyak 10 jenazah baru berhasil teridentifikasi, sehingga total korban yang teridentifikasi kini mencapai 51 orang.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kabid DVI Polri, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan Pihak KM Virgo Transport 8, bertempat di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. menyampaikan bahwa dari 10 jenazah yang dirilis pada rilis ke-8 ini, delapan di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan dua perempuan. Identifikasi berhasil dilakukan melalui pemeriksaan medis, data primer gigi, data sekunder, serta properti korban.

Berikut daftar 10 jenazah yang berhasil teridentifikasi pada Rabu (30/9/2026):

1. *Mohamat Sholeh* (L, 33 th) asal Grobogan, Jawa Tengah.
2. *Gondham Prakoso* (L, 32 th) asal Jombang, Jawa Timur.
3. *Nasib* (L, 43 th) asal Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara.
4. *Doddy Soemarno* (L, 37 th) asal Ngawi, Jawa Timur.
5. *Jevon Joechelin Jotham* (L, 19 th) asal Karanganyar, Jawa Tengah.
6. *Sutila* (P, 42 th) asal Sumenep, Jawa Timur.
7. *Aman Rahmandana* (L, 19 th) asal OKU Timur, Sumatra Selatan.
8. *Erna* (P, 60 th) asal Tapin, Kalimantan Selatan.
9. *Yudhiarisandi* (L, 36 th) asal Surabaya, Jawa Timur.
10. *Danang Heriyanto* (L, 41 th) asal Boyolali, Jawa Tengah.

Secara keseluruhan, dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 74 jenazah telah diterima oleh RS Bhayangkara Banjarmasin. Saat ini, 51 jenazah telah teridentifikasi, sedangkan 23 jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan DVI.

Di sisi lain, Basarnas mengonfirmasi bahwa penemuan korban di wilayah perairan Kalimantan Tengah terus bertambah. Tim penyisir kembali menemukan 4 korban meninggal dunia, yang saat ini dalam proses evakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin. Secara akumulatif, Basarnas mencatat 78 korban meninggal dunia (74 di RS Bhayangkara dan 4 proses evakuasi), sementara 57 orang masih dalam pencarian.

Terkait hak para korban, pihak Jasa Raharja menegaskan bahwa santunan terus disalurkan. Hingga saat ini, santunan telah dibayarkan kepada 46 ahli waris korban teridentifikasi, dan sisanya akan segera diselesaikan. Perwakilan pemegang saham PT Virgo juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses penanganan korban, penyelesaian hak asuransi, serta operasi pengangkatan (*salvage*) bangkai kapal bersama mitra internasional.