Senin, 10 Agustus 2026

Polres HST Salurkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Tenggelam, Wujud Empati Polri di Tengah Musibah




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Sebagai bentuk perhatian kepada keluarga yang tengah berduka, Kapolsek Batu Benawa Iptu Iskandar didampingi anggota piket menyerahkan bantuan paket sembako kepada orang tua korban tenggelam di sungai, Senin (10/8/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WITA di kediaman orang tua korban, Jumran dan Adliati, yang beralamat di Desa Kayu Bawang RT 009 RW 003, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., yang disalurkan melalui Kapolsek Batu Benawa kepada keluarga korban sebagai wujud empati dan dukungan moril di tengah musibah yang sedang dihadapi.

Bantuan diterima langsung oleh Jumran dan Adliati selaku orang tua korban. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polsek Batu Benawa turut menyampaikan rasa duka serta memberikan dukungan kepada keluarga agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah.

Kapolsek Batu Benawa Iptu Iskandar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya kepada warga yang sedang mengalami musibah.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga korban,” ujar Iptu Iskandar.

Sementara itu, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Bantuan yang kami berikan memang tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit membantu dan menunjukkan bahwa Polri hadir bersama masyarakat, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi musibah,” ungkap Kapolres HST.

Kapolres juga mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat serta peka terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan.

“Polri harus senantiasa hadir, peduli dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus mendorong jajaran untuk meningkatkan kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Polres HST berharap kehadiran Polri dapat memberikan manfaat serta menghadirkan rasa kepedulian dan dukungan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sedang menghadapi musibah.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Banua Rantau Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 10/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Aini seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Minggu, 09 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 9/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Imis seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Sabtu, 08 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Mahang Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 8/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Misrean seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Jumat, 07 Agustus 2026

Dukung Program Presiden, 15 Taruna Akpol dan AAL Rampungkan Kegiatan 'Taruna Bakti' di Kalsel*


*

Sebanyak 15 taruna gabungan dari Akademi Kepolisian (Akpol) dan 
Akademi Angkatan Laut (AAL) telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Taruna Bakti yang berlangsung selama lima hari, sejak 3 hingga 7 Agustus, di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menerangkan bahwa para Taruna tersebut diterjunkan langsung ke tiga titik Sekolah Rakyat di wilayah Kalsel, meliputi Sekolah Rakyat Menengah Pertama Landasan Ulin, Sekolah Rakyat Terintegrasi Guntung Manggis, serta Sekolah Rakyat Sungai Ulin.

Beliau menyampaikan bahwa kehadiran para Taruna bertujuan untuk membagikan ilmu serta memberikan pembinaan karakter dan mental bagi para siswa Sekolah Rakyat.

"Kegiatan para Taruna ini bertujuan untuk membagi ilmu kepada anak-anak di Sekolah Rakyat guna membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, hingga pendampingan psikologi," ujar Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Jumat (7/8/2026).

Kapolda menegaskan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program strategis Presiden RI Prabowo Subianto di bidang pendidikan, khususnya pada pengembangan Sekolah Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, seluruh kegiatan teknis dijalankan langsung oleh para Taruna dengan didampingi perwira dari Akpol dan AAL. Sementara itu, Polda Kalsel berperan aktif menjembatani serta memfasilitasi kebutuhan logistik, transportasi, dan akomodasi selama kegiatan berlangsung.

Di akhir keterangannya, Kapolda Kalsel berharap pengalaman berinteraksi dengan masyarakat Kalimantan Selatan dapat menjadi bekal pembentukan jiwa kepemimpinan para calon perwira tersebut.

"Saya berharap kegiatan Taruna Bakti ini bisa membawa modal cerita dan pengalaman berharga bagi para taruna di akademi nanti. Ke depan, pelaksanaan program ini diharapkan semakin baik dan terus dimanfaatkan untuk mengasah jiwa sosial serta menimba pengalaman langsung di daerah," pungkasnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani tomat dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pamangkih Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at  7/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Anang seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Tomat di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Kamis, 06 Agustus 2026

*Gelar Operasi Sikat II Intan 2026, Polda Kalsel & Jajaran Ringkus 126 Tersangka Kasus Kejahatan*




Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Polres jajaran sukses menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan "Sikat II Intan 2026" dan pengungkapan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. Dari hasil operasi maraton selama dua pekan tersebut, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 126 orang tersangka dari puluhan kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Hasil pengungkapan besar-besaran ini dipaparkan langsung oleh Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Frido Situmorang, S.H., S.I.K., bersama Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. dan Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kalsel Kompol Dedy Yudanto, S.H., S.I.K., M.A. dalam Konferensi Pers yang digelar di Depan Kantor Ditreskrimum Polda Kalsel Banjarbaru, Kamis (6/8/2026).

Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, menyatakan bahwa Operasi Sikat II Intan 2026 berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai 17 Juli hingga 31 Juli 2026.

"Operasi ini melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 333 personel, yang terdiri dari 182 personel Polda Kalsel dan 151 personel dari Polres jajaran," terangnya saat konferensi pers.

Beliau menerangkan sasaran daerah operasi (TO) difokuskan pada lima wilayah hukum Polres jajaran, yakni Polresta Banjarmasin, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Polres Tanah Laut (Tala), Polres Tanah Bumbu (Tanbu), dan Polres Kotabaru.

Dari total 94 Laporan Polisi (LP) yang ditangani, polisi berhasil menciduk 126 tersangka yang terdiri dari 118 pria dan 8 wanita.

Rinciannya, sebanyak 114 tersangka ditangkap dalam rangka Operasi Sikat II Intan 2026 (89 LP), sedangkan 12 tersangka lainnya diringkus dari pengungkapan kasus tindak pidana kejahatan jalanan/3C (5 LP).

Selain menangkap para pelaku, jajaran Ditreskrimum Polda Kalsel juga menyita sejumlah barang bukti berukuran besar yang diduga kuat digunakan untuk tindak kejahatan maupun hasil kejahatan, di antaranya Sajam 22 bilah, Sabu 153 paket dengan total berat 251,83 gram, Ekstasi 44 butir, Miras 2.574 botol, Tuak 8 jerigen, Sepeda motor 19 unit, Mobil 2 unit, STNK 7 lembar, BPKB 2 buku, Handphone 29 unit, Laptop 1 unit, dan uang tunai sebesar Rp.14.422.000, serta 65 unit barang bukti lainnya.

"Pengungkapan besar ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian atas laporan serta informasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti melalui proses analisis dan penyelidikan mendalam oleh tim penyidik," pungkas Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Polda Kalsel menegaskan bahwa melalui Operasi Sikat II Intan 2026 ini, pihaknya berkomitmen penuh untuk Menindak tegas dan memberantas aksi-aksi premanisme, pemalakan, serta pungli di lokasi keramaian, Memutus rantai peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kemudian Menindak pelaku pencurian spesialis kendaraan bermotor, barang elektronik, dan perhiasan yang kerap meresahkan warga, serta Menertibkan peredaran minuman keras tanpa izin serta memberantas praktik perjudian di wilayah Kalimantan Selatan.