Selasa, 12 Mei 2026

Merajut Kekompakan Menyambut Hari Bhayangkara, Polres HST Gelar Turnamen Bola Volly



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan menggelar Turnamen Bola Volly Kapolres HST Cup 2026 antar Satfung dan jajaran Polsek Polres HST dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si di halaman Mako Polres HST, Selasa (12/05/2026).

Dalam sambutannya, Kapolres HST menyampaikan bahwa turnamen bola volly ini digelar sebagai ajang mempererat kebersamaan sekaligus menjaga kebugaran personel di lingkungan Polres HST.

“Kegiatan ini dari kita untuk kita, sekaligus untuk menjaga kebugaran tubuh. Apapun hasil pertandingan harus kita terima bersama dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Kapolres HST.

Kapolres juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, menjadi bagian dari keluarga besar Polri merupakan sebuah kebanggaan yang harus terus dijaga melalui kekompakan dan solidaritas.

“Kita cukup berbangga menjadi keluarga besar Polri. Mari kita laksanakan seluruh kegiatan ini dengan semangat dan kebanggaan terhadap tim masing-masing,” tambahnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksebisi antara tim Pejabat Utama (PJU) Polres HST melawan gabungan para Kapolsek jajaran Polres HST. Pertandingan berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas.

Pada laga eksebisi tersebut, tim gabungan Kapolsek jajaran Polres HST berhasil meraih kemenangan atas tim PJU Polres HST dengan skor 2-0.

Turnamen Bola Volly Kapolres HST Cup 2026 ini diharapkan menjadi sarana memperkuat sinergi, kekompakan, serta meningkatkan semangat kebersamaan seluruh personel Polres HST dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.


Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri*


Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Beliau resmi menerima penghargaan bergengsi dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Terbaik dalam kategori "Menambah Aset Polri Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat."

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (12/5/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam mengelola dan mengembangkan aset kepolisian di wilayah hukum Kalimantan Selatan. Di bawah kepemimpinannya, Polda Kalsel dinilai progresif dalam melakukan pengadaan serta optimalisasi aset yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

"Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh jajaran Polda Kalsel. Fokus kami adalah bagaimana aset yang ada dapat mendukung tugas kepolisian agar masyarakat merasa lebih aman dan terlayani dengan fasilitas yang memadai," ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Beberapa kriteria yang membuat Polda Kalsel unggul dalam Rakernis Logistik tahun ini antara lain:

- Inovasi Pengelolaan Aset: Transparansi dan akuntabilitas dalam inventarisasi barang milik negara.

- Hibah dan Kerja Sama: Keberhasilan dalam menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder untuk penambahan fasilitas operasional.

- Dampak Pelayanan: Pembangunan dan renovasi pos pelayanan serta kantor polisi yang lebih humanis dan modern di berbagai titik strategis di Kalimantan Selatan.

Langkah yang diambil Kapolda Kalsel dapat menjadi role model bagi pimpinan satuan wilayah lainnya. Penambahan aset yang tepat sasaran dianggap sebagai fondasi utama dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan motivasi personel Polda Kalsel semakin meningkat dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Banua.

Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel untuk Maksimalkan Keamanan Masyarakat


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian. Hal itu dilakukan guna semakin memaksimalkan memberi rasa aman bagi masyarakat Indonesia. 

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan pembukaan rapat kerja teknis (rakernis) Staf Logistik (Slog) Polri di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026). 

"Dimana salah satunya tadi, bagaimana anggota-anggota kita saya minta untuk ke depan dibekali dengan peralatan yang betul-betul bisa memberikan keamanan bagi masyarakat," kata Kapolri. 

Kapolri menyebut, dalam kegiatan ini juga diresmikan Slog Lab. Dalam hal ini, kata Kapolri, laboratorium tersebut digunakan untuk mengecek dan memastikan kualitas dari seragam yang diberikan kepada personel betul-betul memenuhi spesifikasi yang menjadi persyaratan Polri.

"Kita tadi juga melihat dan diperagakan langsung bagaimana kita juga menyiapkan pakaian khususnya untuk personel-personel yang memiliki tugas dalam menghadapi potensi kerusuhan," ujar Kapolri. 

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan, seragam personel ke depannya juga disiapkan untuk menghadapi potensi serangan yang terjadi di wilayah rentan konflik. Pakaian tersebut nantinya dirancang bisa untuk menangkal serangan anak panah. 

"Tadi salah satunya, bagaimana agar pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan. Dan Alhamdulillah dengan peralatan yang baru anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah," ucap Kapolri. 

Kemudian, Kapolri juga mengungkapkan, ke depannya personel juga bakal dibekali dengan berbagai macam alat pengamanan diri untuk menghadapi segala macam potensi tantangan di lapangan. "Apakah itu mulai dari lemparan molotov, kemudian juga tembakan, dan juga tentunya segala macam yang membahayakan anggota," tutur Kapolri. 

Terkait semua ini, Sigit menegaskan bahwa, hal itu dimaksudkan agar seluruh personel kepolisian bisa menjalankan tugasnya secara maksimal dan optimal. Khususnya dalam rangka memberikan rasa aman masyarakat hingga menghadapi segala macam risiko yang dihadapi. 

Di sisi lain, dalam kesempatan ini, Kapolri juga membagikan beberapa alat operasional yang sangat dibutuhkan bagi anggota. Di antaranya adalah, 430 unit kendaraan, mulai dari motor, kemudian mobil patroli dengan tenaga listrik, hingga ambulans. 

"Dan juga peralatan-peralatan patroli di wilayah-wilayah konflik seperti di Papua, Papua Tengah, Dogiyai. Dan juga ambulans yang tentunya sangat dibutuhkan khususnya di situasi-situasi darurat. Juga ada beberapa kendaraan yang bisa digunakan pada saat melayani masyarakat yang terdampak banjir," kata Kapolri.

Kapolri berharap, ini semua menjadi bagian untuk mengoptimalkan serta memberikan dukungan terhadap seluruh anggota yang melaksanakan tugas di fungsi operasional serta memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat. 

"Sehingga kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman, dalam melaksanakan tugas kita mulai dari menjaga stabilitas Kamtibmas sampai dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan tugas-tugas yang terkait dengan penegakan hukum. Khususnya bagaimana kita sebagai institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan, menjaga keteraturan sosial, betul-betul bisa maksimal," papar Kapolri. 

Sementara itu, Kapolri menyebut, Korps Bhayangkara juga menyusun MEPE (Minimal Essential Police Equipment) atau peralatan standar minimal yang wajib dimiliki Polri. 

"Dan tentunya ini semua bagian dari upaya kita agar kita selalu siap dengan seluruh dukungan peralatan yang ada, disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing. Sehingga kemudian pada saat Polri tampil dan turun, betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin. Dan harapan kita, semua yang dipersiapkan ini tentunya bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat terhadap tugas-tugas yang dilaksanakan oleh institusi Polri," tutup Kapolri.

Senin, 11 Mei 2026

Polda Kalsel Gelar Penilaian Satkamling, Perkuat Keamanan Lingkungan di Tingkat RT*


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menyelenggarakan penilaian Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai bagian dari program rutin tahunan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataan Direktur Binmas (Dirbinmas) Polda Kalsel Kombes Pol Sri Damar Alam, S.I.K., S.H. menyampaikan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri melalui program Sabuk Kamtibmas. Program ini dirancang untuk memperkokoh sistem keamanan lingkungan dengan melibatkan partisipasi aktif warga.

Dalam keterangannya pada Minggu (10/5/2026) malam, Dirbinmas mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi. Tercatat sebanyak 4.080 Satkamling di seluruh wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan turut serta dalam perlombaan ini.

"Kami berharap setiap RT minimal memiliki satu Satkamling. Peran Bhabinkamtibmas sangat krusial di sini untuk terus mensosialisasikan pentingnya keamanan swakarsa di tengah masyarakat," ujar Dirbinmas Polda Kalsel usai pelaksanaan penilaian Satkamling di Komplek Green Tasbih RT. 06 RW.04 Kelurahan Loktabat Selatan Kota Banjarbaru.

Proses penilaian dilakukan secara berjenjang untuk menyaring pos keamanan terbaik yang akan mewakili daerah di kancah nasional:

1.Minggu Pertama: Penilaian di tingkat Kepolisian Resor (Polres).
2.Minggu Kedua: Penilaian di tingkat Kepolisian Daerah (Polda).
3.Minggu Ketiga: Pemenang dari tingkat Polda akan dikirim ke Mabes Polri untuk dilombakan di tingkat nasional.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan terus meningkat, sehingga tercipta suasana yang kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Minggu, 10 Mei 2026

PJM Polres Melaju ke Final Usai Tundukkan All Star Buluan 1-0 di Semifinal Kapolres HST Cup U-40 2026


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Turnamen Sepak Bola U-40 se-Kalimantan Selatan Kapolres HST Cup 2026 memasuki babak semifinal yang berlangsung meriah di Stadion Murakata Mandingin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Minggu (10/05/2026).

Pertandingan semifinal pertama mempertemukan tim All Star Buluan melawan PJM Polres. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang dan saling jual beli serangan demi mengamankan tiket menuju partai final.

Pertandingan berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas. Kedua tim diperkuat para pemain senior yang memiliki pengalaman dan teknik bermain yang baik, sehingga mampu menyuguhkan tontonan menarik bagi para penonton yang memadati Stadion Murakata Mandingin.

PJM Polres akhirnya berhasil memastikan kemenangan tipis dengan skor 1-0 atas All Star Buluan FC. Gol semata wayang kemenangan dicetak oleh H. Said yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang lawan dan membawa PJM Polres melangkah ke partai final Kapolres HST Cup U-40 2026.

Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pemain veteran sepak bola se-Kalimantan Selatan serta hiburan bagi masyarakat Banua.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, official, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung jalannya turnamen ini dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Pertandingan semifinal berlangsung sangat menarik dan sportif. Selamat kepada PJM Polres yang berhasil melaju ke final. Semoga turnamen ini semakin mempererat silaturahmi serta menjadi hiburan positif bagi masyarakat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” ujar AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si.



Polri Tegaskan Komitmen Berantas Judi Online, Jangan Sampai Indonesia Jadi Tempat Bandar dan Scam Internasional*


*

Jakarta - Polri menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik perjudian online termasuk yang melibatkan warga negara asing (WNA), hal ini menyusul juga terkait pengungkapan jaringan judi online internasional di Jakarta Barat dengan total 321 WNA yang telah diamankan.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pemberantasan judi online menjadi perhatian serius karena dampaknya sangat merugikan masyarakat dan perekonomian nasional.

“Pemberantasan perjudian online menjadi perhatian bersama karena sangat merugikan masyarakat, baik dari sisi sosial maupun perekonomian,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Minggu (10/05/2026).

Menurutnya, Polri tidak ingin Indonesia dijadikan tempat operasi jaringan perjudian online maupun tindak kejahatan siber transnasional dari luar negeri.

“Polri berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas agar Indonesia tidak dijadikan tempat aktivitas bandar judi online maupun scam internasional,” ungkapnya.

Ia menegaskan pengungkapan kasus yang melibatkan ratusan WNA merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam penanganan kejahatan digital dan transnasional.

“Ini merupakan bagian dari implementasi penegakan hukum yang dilakukan Polri secara berkelanjutan dan simultan bersama stakeholder terkait,” jelasnya.

Saat ini, proses pemeriksaan dan pengembangan terhadap para pelaku masih terus dilakukan bersama instansi terkait, termasuk pihak imigrasi dan lembaga lainnya.

Sabtu, 09 Mei 2026

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Jaringan Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan


Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Sabtu (9/5/2026), sebanyak 321 warga negara asing (WNA) diamankan saat tengah menjalankan aktivitas perjudian online.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam penegakan hukum terhadap perjudian online jaringan internasional.

“Ini merupakan satu bagian yang terintegrasi dengan program Bapak Presiden Republik Indonesia, Program Asta Cita, di mana implementasi dalam proses penegakan hukum, khususnya terkait perjudian online jaringan internasional,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu (09/05/2026).

Ia menyebut pengungkapan tersebut menjadi perhatian bersama karena praktik perjudian online lintas negara terus berkembang dan dilakukan secara terorganisasi.

Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra menjelaskan pengungkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan sejumlah warga negara asing di sebuah gedung di Jakarta Barat.

“Dari hasil penyelidikan tersebut, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan warga negara asing dari berbagai macam negara,” kata Brigjen Pol. Wira.

Sebanyak 321 orang diamankan dengan rincian 57 warga negara Tiongkok, 228 warga negara Vietnam, 11 warga negara Laos, 13 warga negara Myanmar, 3 warga negara Malaysia, 5 warga negara Thailand, dan 3 warga negara Kamboja.

“Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam arti para pelaku sudah melakukan operasional ataupun kegiatan perjudian online,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui telah beroperasi selama kurang lebih dua bulan. Polisi juga menemukan sekitar 75 domain dan website yang digunakan sebagai sarana perjudian online.

Selain mengamankan para pelaku, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa paspor, handphone, laptop, PC komputer, dan uang tunai berbagai mata uang.

Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan dengan Pasal 426 dan/atau Pasal 607 junto Pasal 20 dan/atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“Kami juga akan melakukan tracing terhadap aliran dana dan penelusuran terhadap server ataupun IP address daripada jaringan komunikasi,” jelas Brigjen Pol. Wira.

Sementara itu, Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko mengatakan fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran aktivitas tindak pidana siber transnasional ke Indonesia.

“Pasca ditertibkannya pola operasi daring di Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam, mulai terjadi pergeseran ke Indonesia,” ujar Brigjen Pol. Untung.

Saat ini, Bareskrim Polri masih terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan perjudian online internasional tersebut.