Senin, 01 Juni 2026

Unit PPA Sat Reskrim Polres HST Ungkap Kasus Persetubuhan Anak dan Penyebaran Video Asusila


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres HST berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kasus tersebut ditangani berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 6 huruf c jo Pasal 15 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta Pasal 473 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Peristiwa tersebut terjadi sejak bulan Maret 2025 hingga Januari 2026 di wilayah Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Korban diketahui merupakan seorang perempuan berusia 17 tahun, sedangkan terduga pelaku berinisial MI (23), warga Kecamatan Pandawan.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si Kasat Reskrim menjelaskan bahwa kasus terungkap setelah orang tua korban menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp dari korban pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.
Dalam pesan tersebut, korban mengaku telah disetubuhi oleh pelaku dan video hubungan tersebut disebarkan melalui status Instagram menggunakan akun milik korban. Korban juga menyampaikan bahwa pelaku nekat menyebarkan video tersebut karena tidak terima diputus hubungan oleh korban.

Mendapat laporan tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Hulu Sungai Tengah untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah dua kali melayangkan surat panggilan terhadap terlapor, namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tanpa alasan yang jelas. Penyidik kemudian melakukan upaya paksa penjemputan, namun terlapor diketahui sempat melarikan diri.

Selanjutnya, Unit PPA Sat Reskrim Polres HST meminta bantuan Unit Buser untuk melakukan pencarian terhadap terlapor. Setelah dilakukan penyelidikan, terlapor berhasil ditemukan di kediamannya dan langsung diamankan ke Polres HST guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Usai dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, penyidik menetapkan MI sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, sprei, selimut, serta satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta menindak tegas setiap bentuk kekerasan seksual.

“Polres HST berkomitmen memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak dari segala bentuk tindak kekerasan maupun pelecehan seksual. Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengetahui ataupun mengalami tindak pidana serupa sehingga dapat segera ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres HST.

Penuh Khidmat, Polres HST Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan penuh khidmat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., serta diikuti oleh para Pejabat Utama Polres HST, para Kapolsek jajaran, personel Polres HST dan ASN Polres HST bertempat di halaman Mako Polres HST, Senin (1/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres HST membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan tertanam dalam jiwa seluruh masyarakat Indonesia.

Tema yang diangkat pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban dalam menciptakan perdamaian dunia yang abadi.

Selain itu disampaikan pula bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” sekaligus “jangkar moral” bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Indonesia juga ditegaskan memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen penting dalam menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik di tengah dunia yang penuh tantangan.

Dalam amanat tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, agar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dalam kehidupan sehari-hari dan tidak sekadar menjadi simbol ataupun hafalan semata.
Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Tengah dalam menanamkan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sabtu, 30 Mei 2026

Respon Cepat Polsek Batu Benawa Tangani ODGJ Bersenjata Tajam yang Resahkan Warga Desa Aluan



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Respon cepat ditunjukkan Kapolsek Batu Benawa bersama Unit Reskrim Polsek Batu Benawa dalam menangani seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan masyarakat di Desa Aluan, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, Kapolsek Batu Benawa bersama anggota melakukan koordinasi penanganan ODGJ dengan Kepala Puskesmas Kalibaru, Kepala Desa Aluan, serta Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
ODGJ tersebut diketahui berinisial SS (37), warga Desa Aluan, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Yang bersangkutan sebelumnya pernah melakukan tindak pidana penganiayaan berat sekitar tahun 2015 dan belakangan kembali kambuh serta sering membawa senjata tajam jenis parang sambil mengancam masyarakat maupun orang tuanya sendiri.
Sebelumnya, pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 15.30 Wita, atas permintaan orang tua kandungnya, SS sempat dibawa ke RSUD H. Damanhuri Barabai untuk menjalani pengobatan. Proses tersebut melibatkan pihak Polsek Batu Benawa, Puskesmas Kalibaru, dan aparat Desa Aluan. Setelah menjalani observasi di poli jiwa selama kurang lebih satu minggu, kondisi SS sempat membaik.
Namun pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 18.00 Wita, SS kembali mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis parang dan diduga hendak melukai ibu kandungnya serta warga sekitar. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Batu Benawa bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.
Petugas kemudian berhasil mengamankan SS dan membawanya kembali ke RSUD H. Damanhuri Barabai guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani penanganan di rumah sakit.
Kejadian tersebut membuat masyarakat Desa Aluan merasa was-was dan khawatir apabila SS kembali mengamuk di lingkungan mereka. Oleh sebab itu, koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan penanganan yang tepat demi keamanan masyarakat dan keselamatan yang bersangkutan.
Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan personel Polsek Batu Benawa dalam merespon laporan masyarakat.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Penanganan terhadap ODGJ tentunya dilakukan secara humanis, mengedepankan keselamatan warga maupun yang bersangkutan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganannya tepat dan berkelanjutan,” ujar Kapolres HST.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian maupun aparat terkait apabila menemukan situasi serupa yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Kamis, 28 Mei 2026

Kapolres HST Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Kasat Intelkam, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab), pembacaan sumpah janji jabatan, serta penandatanganan fakta integritas bagi pejabat satuan di halaman Mapolres Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., serta dihadiri pejabat utama dan seluruh personel Polres HST.

Dalam upacara tersebut dilaksanakan serah terima jabatan Kasat Lantas dan Kasat Intelkam Polres HST. Pejabat yang melaksanakan serah terima yakni Iptu Akhmad Junaidi selaku Kasat Lantas dan Iptu Rudini selaku Kasat Intelkam Polres HST.
Iptu Akhmad Junaidi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres HST mendapat tugas baru sebagai Danki Dalmas 2 Sipasdal Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Kalimantan Selatan. Jabatan Kasat Lantas Polres HST selanjutnya diemban oleh Iptu Saiful Fakri yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sungai Raya Polres Hulu Sungai Selatan.

Sementara itu, Iptu Rudini yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres HST kini mendapat penugasan baru sebagai PS Panit 4 Subdit 5 Ditintelkam Polda Kalimantan Selatan. Posisi Kasat Intelkam Polres HST kini dipercayakan kepada AKP Legiyo yang sebelumnya bertugas sebagai Panit 4 Subdit 5 Ditintelkam Polda Kalimantan Selatan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sumpah dan janji jabatan serta penandatanganan fakta integritas oleh pejabat yang baru dilantik. Prosesi tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional, jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi guna penyegaran dan peningkatan kinerja di lingkungan Polri.
“Mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran dan peningkatan kinerja. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi, bekerja maksimal, serta menjaga sinergi yang baik bersama seluruh jajaran,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
“Jaga nama baik institusi, utamakan disiplin, dan berikan pelayanan prima demi terwujudnya kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.

Polres HST Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Wujudkan Kepedulian Sosial dan Semangat Berbagi



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Polres Hulu Sungai Tengah melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban yang berlangsung di Lapangan Tembak Endra Dharma Laksana Polres HST, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan kurban tahun ini mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Taqwa, Rela Berkorban dan Kepedulian Sosial Personel Polri.” Tradisi tahunan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial antara personel Polri dengan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang HST, Wakapolres HST, para Kabag, Kasatfung, personel serta ASN Polres HST.

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Polres HST menyembelih sebanyak 6 ekor sapi yang nantinya daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, personel, serta pihak-pihak yang berhak menerima.

Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan dan semangat berbagi kepada sesama.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa kegiatan kurban merupakan bentuk ibadah sekaligus wujud nyata kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

“Melalui momentum Hari Raya Idul Adha ini, kami ingin menanamkan nilai keikhlasan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat rasa kepedulian sosial antar sesama. Semoga daging kurban yang dibagikan dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi masyarakat yang menerima,” ujar Kapolres HST.

Beliau juga berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Rabu, 27 Mei 2026

Polda Kalsel Kurban 159 Ekor Sapi dan Kambing pada Perayaan Idul Adha 1447 H*


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar salat Id bersama yang dilanjutkan dengan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Mako Satbrimob Polda Kalsel diikuti Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel dengan melibatkan seluruh anggota Polri, perwakilan Polres Banjarbaru, Polres Banjar, serta masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa total hewan kurban yang berhasil dihimpun sebanyak 159 ekor hewan kurban (Sapi 135 ekor dan Kambing 24 ekor). Khusus lingkungan Mapolda Kalsel sebanyak 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing yang akan disembelih secara bertahap di lingkungan Polda.

Selain disembelih untuk internal dan warga sekitar, Polda Kalsel juga mendistribusikan sebanyak 28 ekor sapi secara langsung kepada berbagai elemen masyarakat. Bantuan hewan kurban tersebut disalurkan kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pondok pesantren, hingga yayasan yatim piatu yang ada di Banua.

"Hari ini juga langsung diambil oleh mereka (para penerima)," ujar Kapolda Kalsel usai penyerahan hewan kurban.

Melalui momentum Idul Adha ini, Kapolda Kalsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara nilai-nilai keimanan, ketulusan, dan keikhlasan. Di tengah dinamika dan tantangan situasi saat ini, Polri juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah Kalimantan Selatan.

Selasa, 26 Mei 2026

Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018*


*
Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengambil langkah cepat dan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan kepolisian. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepemimpinan, Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai, S.H., S.I.K., M.H. berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan Standar Internasional Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) berbasis ISO 21001:2018. Langkah ini diambil guna menyelaraskan sistem pendidikan internal dengan standar global yang telah diadopsi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) serta berbagai lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia.

Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai menerangkan, implementasi dan sertifikasi ISO 21001:2018 ini bertujuan untuk mendongkrak pengetahuan, kepedulian, serta kompetensi seluruh personel SPN Polda Kalsel. Dengan pemahaman yang matang terhadap standar ini, seluruh elemen di SPN Polda Kalsel diharapkan mampu meningkatkan mutu SMOP sesuai dengan persyaratan ketat yang termaktub dalam standar internasional tersebut.

Sementara itu, lanjutnya, proses sertifikasi ditempuh demi mendapatkan pengakuan resmi dari lembaga sertifikasi independen yang telah terakreditasi internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti autentik bahwa SMOP yang dijalankan oleh SPN Polda Kalsel benar-benar telah memenuhi dan mengaplikasikan standar baku kelas dunia.

Melalui adopsi standar internasional ini, SPN Polda Kalsel membidik sejumlah manfaat (benefit) strategis, di antaranya:

- Peningkatan Moral & Motivasi: Manajemen dan staf akan memiliki kebanggaan serta motivasi kerja yang lebih tinggi karena mengadopsi tata kelola dan cara kerja yang benar, baik, dan terstandarisasi layaknya organisasi pendidikan global.

- Klaim Kesetaraan Mutu: SPN Polda Kalsel kini dapat mengklaim kesetaraan dalam hal standar sistem manajemen organisasi dengan lembaga pendidikan internasional lainnya.

- Melejitnya Kepercayaan Publik & Institusi: Pengakuan formal ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dari Lemdiklat Polri, Polda Kalsel, Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia (khususnya Kalsel), sesama SPN, para siswa, calon siswa, hingga masyarakat luas.

"Dengan meningkatnya kepercayaan (trust) dari berbagai pihak tersebut, SPN Polda Kalsel optimis hal ini akan berdampak pada peningkatan penugasan strategis serta dukungan sumber daya yang dibutuhkan," pungkas Kabid Humas dalam kesempatannya.

Beliau menambahkan, langkah besar ini menjadi fondasi krusial dalam misi besar memodernisasi SPN Polda Kalsel menuju lembaga pendidikan polri yang unggul dan berdaya saing global.