Jumat, 25 September 2026

Polsek Batara Bersama Kelompok Tani Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di HST



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan, Polsek Batara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan panen jagung pakan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Usaha Maju, Desa Awang RT 004 RW 002, Kecamatan Batang Alai Utara (Batara), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (25/9/2026) pukul 08.00 WITA.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Batara IPTU S.Z. Siregar, anggota Poktan Usaha Maju serta personel Polsek Batara.
Panen jagung tersebut dilaksanakan pada lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare. Dari lahan tersebut, diperoleh hasil panen jagung dalam kondisi basah sekitar 1,5 ton dengan estimasi hasil setelah dikeringkan mencapai kurang lebih 1 ton.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri melalui Polsek Batara dengan para petani dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Selain mendukung ketersediaan pangan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten HST.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa Polres HST akan terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Sinergi antara Polri, kelompok tani dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.”
“Kami juga mengapresiasi para petani yang terus bersemangat mengelola lahan pertanian. Semoga hasil panen ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.

Polsek Batara Polres HST Salurkan Air Bersih ke Warga Desa Haur Gading di Tengah Kemarau Panjang





Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Batang Alai Utara (Batara) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Haur Gading, Kecamatan Batang Alai Utara.


Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di titik permukiman warga Desa Haur Gading RT 06/RW 03. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar, Ketua Bawaslu Kabupaten HST Nurul Huda, S.Pd., anggota Polsek Batara, petugas PDAM Kabupaten HST, serta warga masyarakat Desa Haur Gading.


Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian sekaligus respons cepat kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.


"Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri, khususnya Polsek Batara, dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.


Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau yang masih berlangsung. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan memperkuat hubungan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui aksi nyata dan kepedulian sosial.


Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kepolisian akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, distribusi air bersih merupakan langkah nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air akibat kemarau panjang.


"Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolres.


Selain menyalurkan bantuan, Polsek Batara juga melakukan pemantauan terhadap desa-desa lain yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih di wilayah hukumnya. Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk menentukan kebutuhan serta menjadwalkan penyaluran air bersih secara berkelanjutan apabila kondisi kemarau masih berlangsung.


Bagi warga Desa Haur Gading, bantuan air bersih ini menjadi perhatian yang sangat berarti di tengah kondisi sulit akibat kemarau panjang. Kehadiran personel kepolisian bersama petugas terkait diharapkan mampu memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Paya Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 25/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Rahim seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel*


*

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis perkembangan terbaru terkait identifikasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8. Hingga Kamis (24/9/2026), total jenazah korban meninggal dunia yang telah berhasil teridentifikasi mencapai 20 orang dari keseluruhan 42 jenazah yang ditemukan.

Dalam rilis pers keenam yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, yang dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. jajaran Kepolisian, Basarnas, Jasa Raharja, dan perwakilan kapal, Tim DVI Polda Kalsel mengumumkan tambahan 6 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

"Sampai hari Kamis, 24 September 2026, kami telah berhasil mengidentifikasi 6 jenazah tambahan. Sehingga total jenazah yang teridentifikasi menjadi 20 orang. Sementara 22 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi," ujar Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM.

Adapun enam jenazah yang baru teridentifikasi tersebut meliputi:
1. Deny Dwi Saputra (32), laki-laki, asal Boyolali, Jawa Tengah.
2. Abdul Fikri (27), laki-laki, asal Purbalingga, Jawa Tengah.
3. Tuti (29), perempuan, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
4. Mashudi (27), laki-laki, asal Jepara, Jawa Tengah.
5. Feris Sundaryanto (37), laki-laki, asal Lampung Tengah.
6. Aditya Firmansyah (19), laki-laki, asal Kediri, Jawa Timur.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis, pemeriksaan gigi, sidik jari, hingga properti yang dikenakan korban. Untuk 22 jenazah sisanya, Tim DVI telah mengirimkan sampel DNA ke Mabes Polri di Jakarta untuk proses pencocokan lebih lanjut dengan data ante mortem keluarga korban.

Berdasarkan manifest penumpang, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 150 penumpang, dengan rincian 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. Tim masih terus melakukan pencarian terhadap 93 penumpang yang diperkirakan masih hilang.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa area pencarian telah diperluas hingga ke perairan Kalimantan Tengah. Selain pencarian di permukaan laut, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam bangkai kapal dengan tetap memperhitungkan faktor keselamatan para penyelam.

Sementara itu, pihak PT Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah, pemulangan ke daerah asal, hingga pemakaman korban. Di sisi lain, Jasa Raharja juga tengah melakukan verifikasi data ahli waris agar penyaluran santunan bagi korban selamat maupun meninggal dunia dapat diselesaikan setelah identitas korban terverifikasi.

Kamis, 24 September 2026

Kapolres HST Bantu Tandon Air 1.200 Liter untuk Warga Desa Bulayak, Dipasang Bergotong Royong




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Bantuan berupa tandon air berkapasitas 1.200 liter dari Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., dipasang secara gotong royong bersama masyarakat di Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (24/9/2026).

Kegiatan pemasangan tandon air tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Desa Bulayak RT 01, Kecamatan Hantakan. Proses pemasangan berlangsung dengan semangat kebersamaan. Sejumlah anggota Polsek Hantakan bersama Pembakal Desa Bulayak, aparat desa, serta warga setempat bahu-membahu memasang tandon air bantuan tersebut.

Kapolsek Hantakan Ipda Edy Fitriadi menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi antara kepolisian dengan pemerintah desa serta masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan warga.

Menurutnya, keberadaan tandon air tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bulayak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

"Melalui kegiatan ini, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong agar bantuan tandon air dapat segera dimanfaatkan oleh warga," ujar Ipda Edy Fitriadi.

Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemasangan tandon air tersebut.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Tidak hanya menyalurkan bantuan, jajaran kepolisian juga turut hadir bersama warga dalam proses pemasangan hingga tandon tersebut siap digunakan.

Bantuan tandon air berkapasitas 1.200 liter tersebut merupakan bantuan dari Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten HST.

Dengan terpasangnya tandon air ini, diharapkan dapat memberikan manfaat dan mendukung ketersediaan air bagi masyarakat Desa Bulayak, sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta kebersamaan antara Polri, pemerintah desa, dan warga.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Lambat Utara Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 24/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Hasim seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Rabu, 23 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hantakan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 23/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Adhie seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.