Selasa, 11 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Banua Sepanggal Kecamatan Pandawan  Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 11/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Majidi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Hadapi Musim Kemarau, Polres HST Gelar Apel Pasukan dan Cek Sarpras Siaga Karhutla 2026



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka menghadapi musim kemarau sekaligus mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Hulu Sungai Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan dan pengecekan sarana prasarana siaga Karhutla Tahun 2026, bertempat di Lapangan Mako Polres HST, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., yang diwakili Wakapolres HST Kompol Maturidi, S.H. Apel ini menjadi bagian dari upaya Polres HST untuk memastikan kesiapan personel maupun peralatan dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung penanggulangan Karhutla. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran lahan maupun hutan.

Kasat Samapta Polres HST AKP Alfian Yusuf dalam arahannya menekankan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan upaya pencegahan dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

Selain langkah preventif, personel juga diminta untuk selalu siap siaga dan memberikan respons cepat terhadap setiap laporan maupun informasi adanya titik api di wilayah Kabupaten HST.

“Setiap informasi mengenai adanya titik api harus segera ditindaklanjuti. Personel harus siap bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pencegahan dan pemadaman sedini mungkin,” tegasnya.

Polres HST juga mengoptimalkan pemantauan dan penerimaan informasi selama 24 jam melalui layanan Call Center 110 serta pemanfaatan aplikasi Sipongi dan Bekantan. Setiap laporan yang diterima akan segera diverifikasi dan ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi guna mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Dengan semangat “Terlatih, Tanggap, dan Profesional”, Polres HST berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan sinergi bersama seluruh pihak serta masyarakat untuk menjaga wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar terhindar dari bencana Kebakaran Hutan dan Lahan.

Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat dan stakeholder lainnya. Polres HST mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kita memasuki musim kemarau, kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan. Apel gelar pasukan dan pengecekan sarana prasarana ini merupakan bentuk kesiapan Polres HST dalam memastikan personel dan peralatan benar-benar siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Saya menekankan kepada seluruh personel untuk mengedepankan langkah-langkah pencegahan, salah satunya dengan terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan. Apabila terdapat laporan atau informasi mengenai titik api, agar segera direspons dan ditindaklanjuti sehingga api dapat dicegah sebelum meluas.”

“Kami juga mengoptimalkan layanan Call Center 110 serta pemantauan melalui aplikasi yang tersedia untuk menerima dan menindaklanjuti informasi Karhutla selama 24 jam. Kecepatan dalam menerima informasi, menuju lokasi, melakukan pencegahan dan pemadaman sangat penting untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.”

“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Dengan kesiapsiagaan, respons cepat, dan sinergi yang baik, kita berharap wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat terhindar dari Kebakaran Hutan dan Lahan.”

Senin, 10 Agustus 2026

Polres HST Salurkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Tenggelam, Wujud Empati Polri di Tengah Musibah




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Sebagai bentuk perhatian kepada keluarga yang tengah berduka, Kapolsek Batu Benawa Iptu Iskandar didampingi anggota piket menyerahkan bantuan paket sembako kepada orang tua korban tenggelam di sungai, Senin (10/8/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WITA di kediaman orang tua korban, Jumran dan Adliati, yang beralamat di Desa Kayu Bawang RT 009 RW 003, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., yang disalurkan melalui Kapolsek Batu Benawa kepada keluarga korban sebagai wujud empati dan dukungan moril di tengah musibah yang sedang dihadapi.

Bantuan diterima langsung oleh Jumran dan Adliati selaku orang tua korban. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polsek Batu Benawa turut menyampaikan rasa duka serta memberikan dukungan kepada keluarga agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah.

Kapolsek Batu Benawa Iptu Iskandar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya kepada warga yang sedang mengalami musibah.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga korban,” ujar Iptu Iskandar.

Sementara itu, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Bantuan yang kami berikan memang tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit membantu dan menunjukkan bahwa Polri hadir bersama masyarakat, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi musibah,” ungkap Kapolres HST.

Kapolres juga mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat serta peka terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan.

“Polri harus senantiasa hadir, peduli dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus mendorong jajaran untuk meningkatkan kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Polres HST berharap kehadiran Polri dapat memberikan manfaat serta menghadirkan rasa kepedulian dan dukungan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sedang menghadapi musibah.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Banua Rantau Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 10/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Aini seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Minggu, 09 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 9/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Imis seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Sabtu, 08 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Mahang Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 8/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Misrean seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Jumat, 07 Agustus 2026

Dukung Program Presiden, 15 Taruna Akpol dan AAL Rampungkan Kegiatan 'Taruna Bakti' di Kalsel*


*

Sebanyak 15 taruna gabungan dari Akademi Kepolisian (Akpol) dan 
Akademi Angkatan Laut (AAL) telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Taruna Bakti yang berlangsung selama lima hari, sejak 3 hingga 7 Agustus, di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menerangkan bahwa para Taruna tersebut diterjunkan langsung ke tiga titik Sekolah Rakyat di wilayah Kalsel, meliputi Sekolah Rakyat Menengah Pertama Landasan Ulin, Sekolah Rakyat Terintegrasi Guntung Manggis, serta Sekolah Rakyat Sungai Ulin.

Beliau menyampaikan bahwa kehadiran para Taruna bertujuan untuk membagikan ilmu serta memberikan pembinaan karakter dan mental bagi para siswa Sekolah Rakyat.

"Kegiatan para Taruna ini bertujuan untuk membagi ilmu kepada anak-anak di Sekolah Rakyat guna membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, hingga pendampingan psikologi," ujar Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Jumat (7/8/2026).

Kapolda menegaskan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program strategis Presiden RI Prabowo Subianto di bidang pendidikan, khususnya pada pengembangan Sekolah Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, seluruh kegiatan teknis dijalankan langsung oleh para Taruna dengan didampingi perwira dari Akpol dan AAL. Sementara itu, Polda Kalsel berperan aktif menjembatani serta memfasilitasi kebutuhan logistik, transportasi, dan akomodasi selama kegiatan berlangsung.

Di akhir keterangannya, Kapolda Kalsel berharap pengalaman berinteraksi dengan masyarakat Kalimantan Selatan dapat menjadi bekal pembentukan jiwa kepemimpinan para calon perwira tersebut.

"Saya berharap kegiatan Taruna Bakti ini bisa membawa modal cerita dan pengalaman berharga bagi para taruna di akademi nanti. Ke depan, pelaksanaan program ini diharapkan semakin baik dan terus dimanfaatkan untuk mengasah jiwa sosial serta menimba pengalaman langsung di daerah," pungkasnya.