Minggu, 16 Agustus 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Aluan Mati Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 16/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Sudin seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Sabtu, 15 Agustus 2026

Polri Bergerak Cepat Merespons Bencana Alam di NTT*

*

Jakarta - Polri langsung bergerak cepat dengan mengerahkan personel ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat terdampak gempa besar Magnitudo 7,7.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, Polri berempati terhadap masyarakat yang terdampak dan memastikan jajaran kepolisian bergerak untuk membantu proses penanganan bencana.

“Polri tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT. Polri bergerak cepat untuk membantu masyarakat, khususnya dalam proses evakuasi, pertolongan dan penanganan dampak bencana,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima, Polri langsung mendirikan posko pengungsian atau tenda darurat setelah terjadinya gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Hal tersebut untuk meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak dari bencana itu.

Personel kepolisian juga diterjunkan untuk segera melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang menjadi korban. Kemudian juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat.

“Yang menjadi prioritas adalah keselamatan masyarakat. Personel kita di lapangan diarahkan untuk membantu evakuasi dan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Johnny.

Selanjutnya, personel kepolisian juga melakukan pendataan korban dan kerusakan bangunan maupun sarana prasarana lainnya.

Kemudian, mengerahkan personel kepolisian untuk memberikan bantuan medis kepada korban dan masyarakat terdampak gempa lainnya. Polri juga berkoordinasi dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

“Penanganan ini dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder. Polri terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses evakuasi maupun bantuan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Di sisi lain, Polri juga melakukan pendataan lanjutan terhadap korban jiwa dan kerugian materiil di wilayah terdampak. Melaksanakan patroli dan pengamanan guna mencegah gangguan Kamtibmas.

Lalu, membantu proses evakuasi masyarakat dan korban di wilayah terdampak. Mendirikan posko terpadu bersama stakeholder terkait. Melakukan pemantauan perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG. Dan, mengirimkan bantuan logistik.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun petugas di lapangan. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah situasi bencana,” pungkas Johnny.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tungkup Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 15/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Sanusi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Jumat, 14 Agustus 2026

Polda Kalsel Gandeng Driver Ojol: Jaga Kamtibmas Bagikan Paket Sembako hingga informasi Peluang Kerja di Jepang


**

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan sekitar 500 paket sembako kepada para pengemudi driver ojek online di Banjarmasin, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Polresta Banjarmasin ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan silaturahmi atas peran aktif para driver online dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Banua, Kalimantan Selatan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.
mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial hari ini pihaknya menyiapkan kurang lebih 500 paket sembako untuk driver online yang ada di Banjarmasin. Tujuannya, untuk silaturahmi, kebersamaan, dan bentuk apresiasi kami kepada para driver online yang selama ini membantu kami menjaga situasi kamtibmas di wilayah Banua.

Selain penyerahan bantuan sembako, Polda Kalsel juga menyampaikan kabar gembira terkait adanya peluang kerja sebagai pengemudi profesional di Jepang. Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kapolda menuturkan bahwa dari hasil studi banding Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel bersama Korlantas Polri ke Jepang beberapa waktu lalu, terungkap adanya kebutuhan tenaga pengemudi yang sangat besar di negara tersebut.

Terkait peluang kerja di Jepang, Kapolda menjelaskan bahwa informasi awal yang diterima mencatat kebutuhan sebanyak 2.000 pengemudi. Namun, informasi terbaru menunjukkan permintaan tersebut berkembang hingga mencapai 1 juta driver.

"Beberapa waktu lalu Pak Dirlantas melaksanakan studi banding ke Jepang dalam rangka pengembangan SDC (Safety Driving Center) di wilayah kita bersama Korlantas Polri. Dari informasi terbaru, Jepang membutuhkan kurang lebih 1 juta driver. Ini sudah saya informasikan ke Pak Gubernur dan Pemprov agar peluang ini bisa kita manfaatkan untuk masyarakat Banua, sehingga dampak PHK dari beberapa perusahaan bisa kita salurkan dan minimalisir," tambahnya.

Terkait mekanisme dan regulasi pemberangkatan, Kapolda Kalsel menegaskan bahwa hal tersebut nantinya akan diatur secara teknis oleh Mabes Polri melalui Korlantas, berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

Polda Kalsel berharap peluang ini dapat diserap dengan baik oleh warga Kalimantan Selatan guna meningkatkan kesejahteraan sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.

Kapolres HST Silaturahmi Bersama Ojek Online, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST) AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. melaksanakan silaturahmi bersama para pengemudi ojek online (ojol) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA bertempat di Depot Alvon tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, membangun sinergi, serta menyerap aspirasi dari para pengemudi ojek online yang sehari-hari beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres HST didampingi Kasat Intelkam Polres HST dan Kasat Lantas Polres HST. Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi ojek online yang telah hadir dan turut berperan dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten HST.
Menurutnya, pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang tinggi sehingga dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan ojek online. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lapangan dapat segera disampaikan dan dicarikan solusi bersama,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak para pengemudi ojek online untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Rekan-rekan ojol merupakan bagian penting dari masyarakat yang setiap hari berada di jalan. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas. Apabila menemukan adanya gangguan Kamtibmas atau hal-hal yang mencurigakan, segera informasikan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Kapolres berharap silaturahmi tersebut dapat semakin memperkuat hubungan antara Polri dan komunitas ojek online sehingga tercipta kolaborasi yang positif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 14/8/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Muhrin seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Kamis, 13 Agustus 2026

Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi, Bangun Akses Aman bagi Masyarakat*


*
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) meresmikan 22 jembatan yang tersebar di wilayah Kalsel, dengan pusat peresmian secara simbolis bertempat di Kelurahan Gunung Manggis, Kota Banjarbaru, Kamis (13/8/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari program pembangunan 61 Jembatan Merah Putih Presisi di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Sebanyak 61 Jembatan menjadi bagian dari Program tersebut, meliputi 22 Jembatan telah selesai dibangun dengan progres 100 persen, 5 Jembatan sedang dalam proses pengerjaan dan 34 Jembatan berada dalam proses pengadaan.

Kegiatan peresmian dilaksanakan secara virtual melalui Zoom meeting yang terhubung langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Kapolri, serta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.
mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jembatan ini ditujukan untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sebelum dibangun, akses penyeberangan warga di lokasi tersebut hanya mengandalkan susunan kayu seadanya, yang kerap membahayakan keselamatan warga hingga menyebabkan beberapa di antaranya terjatuh.

Beliau menambahkan, selain di Banjarbaru, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi juga menjangkau beberapa Kabupaten lain di Kalimantan Selatan, termasuk Tanah Laut (Tambanio), Balangan, dan Tabalong. Seluruh pengerjaan jembatan berjalan lancar berkat kolaborasi antara Polda Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta dukungan teknis dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Dalam kesempatan tersebut, Polda Kalsel turut menyampaikan apresiasi kepada Walikota Banjarbaru dan Ketua DPRD Kota Banjarbaru atas sinergi dan dukungan penuh yang diberikan sehingga arahan pimpinan pusat dapat terealisasi dengan baik.

Sementara pada kesempatan yang sama, Walikota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyambut hangat hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi di wilayahnya. Beliau menilai jembatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi antarinstansi demi kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengimbau warga agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan hingga generasi mendatang.

Hal yang sama jjug disampaikan langsung oleh Ketua RW 03 Kelurahan Guntung Manggis, Jarni, dalam peresmian jembatan tersebut. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi mobilitas warga yang tersebar di wilayahnya.

"Alhamdulillah, kami warga di lingkungan RW 03 khususnya, dan Kelurahan Guntung Manggis umumnya, menerima bantuan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil kebun hingga akses anak-anak berangkat sekolah," ujar Jarni.

Jarni mengungkapkan, sebelum dibangun, kondisi jembatan lama sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan keselamatan para pengguna jalan. Kini, berdiri dua unit jembatan kokoh berukuran masing-masing 4x8 meter yang terletak di wilayah RT 19 dan RT 36.

Wilayah RW 03 sendiri menaungi delapan RT, yakni RT 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, dan 46. Kehadiran fasilitas umum ini dirasakan langsung dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat setempat.

Acara penyerahan dan peninjauan jembatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, unsur Forkopimda Kota Banjarbaru, Dandim 1006/Martapura, Danyonif 623/BWU, Camat Landasan Ulin, Lurah Guntung Manggis, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat.