Senin, 02 November 2026

Polda Kalsel Gelar Sertijab Dirlantas, Kombes Pol. Muhammad Junaeddy Johnny Resmi Gantikan Kombes Pol. M. Fahri Siregar*


*

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (2/11/2026) pagi.

Jabatan strategis tersebut kini resmi diemban oleh Kombes Pol. Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., yang menggantikan pejabat lama, Kombes Pol. Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, jajaran pejabat utama (PJU) Polda Kalsel, para Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Kapolres/Kapolresta jajaran, personel Perwira dan Bintara lingkup Polda Kalsel.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pakta integritas, serta pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh rohaniawan.

Pergantian kepemimpinan di tubuh Ditlantas Polda Kalsel ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran tour of duty serta tour of area di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Hal ini diharapkan mampu terus meningkatkan kinerja pelayanan publik, khususnya dalam hal keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.  mengatakan, dalam kesempatan itu Kapolda Kalsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi kepada Kombes Pol. Dr. M. Fahri Siregar atas dedikasi, inovasi, dan pengabdian luar biasa selama memimpin Ditlantas Polda Kalsel. Kepada pejabat baru, Kombes Pol. Muhammad Junaeddy Johnny, pimpinan berpesan agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah Kalsel serta melanjutkan dan meningkatkan program-program strategis demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Titik Strategis Banjarbaru*


*
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat di jalan raya. Pada Senin pagi (2/11/2026), jajaran Polda Kalsel menggelar kegiatan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) di dua titik krusial di Kota Banjarbaru, yakni kawasan Bundaran Masjid Agung Al-Munawwarah dan Bundaran Simpang Empat.

Kegiatan rutin yang bertujuan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di jam sibuk pagi hari ini terasa istimewa. Pasalnya, Gatur Lalin tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian daerah Kalsel itu tampak turun ke jalan bersama Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar, S.I.K. Kehadiran para pimpinan tertinggi Polda Kalsel ini turut didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel serta Kapolres Banjarbaru.

Sejak pukul 07.00 WITA, para perwira tinggi dan jajaran kepolisian tersebut tampak aktif mengatur laju kendaraan, sekaligus memastikan arus lalu lintas di pusat aktivitas Kota Banjarbaru tetap tertib, lancar, dan terkendali.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menerangkan bahwa, melalui kegiatan ini, Polda Kalsel ingin memastikan bahwa kehadiran polisi tidak hanya dirasakan di balik meja kantor, melainkan benar-benar hadir di tengah masyarakat guna memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang hendak memulai aktivitas pagi mereka.

Polri Terbitkan SE Larangan Penggunaan Vape bagi Personel*


*
JAKARTA – Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Surat edaran tersebut mulai berlaku sejak diterbitkan pada 30 Oktober 2026.

Melalui surat edaran tersebut, seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) dilarang menggunakan vape, baik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, kebijakan tersebut merupakan langkah proaktif Polri dalam merespons perkembangan modus penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang terus mengalami perubahan, termasuk dengan memanfaatkan perangkat rokok elektrik.

Menurutnya, perkembangan modus peredaran narkotika saat ini tidak lagi terbatas pada bentuk konvensional, tetapi telah merambah penggunaan narkotika berbentuk cair yang dapat disamarkan melalui perangkat vape. Dalam praktiknya, perangkat tersebut terdiri atas tiga komponen utama, yakni device atau perangkat alat, cartridge sebagai wadah, serta liquid atau cairan yang digunakan.

“Perkembangan modus penyalahgunaan narkotika harus kita antisipasi. Saat ini, perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge. Hal ini menjadi perhatian serius karena secara kasatmata kandungannya tidak selalu dapat dibedakan antara cairan biasa dan cairan yang mengandung narkotika,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan kebijakan tersebut adalah ditemukannya penyalahgunaan vape sebagai media peredaran narkotika cair, termasuk Etomidate yang telah diklasifikasikan sebagai Narkotika Golongan II berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025.

Johnny menegaskan, Polri tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap tindak pidana narkotika, tetapi juga mengambil langkah pencegahan dari dalam institusi. Oleh karena itu, Polri menjadi bagian dari institusi yang mendukung sekaligus menginisiasi kebijakan pelarangan penggunaan vape di lingkungan internal sebagai bentuk komitmen nyata dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh PNPP di lingkungan Polri, mulai dari Mabes Polri, Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek). Personel yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap langkah yang dimulai dari internal Polri ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh lingkungan institusi maupun elemen masyarakat lainnya. Upaya memerangi narkoba membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan perubahan perilaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja Polri yang berkomitmen, disiplin, dan profesional. Setiap personel diharapkan mampu menjaga integritas serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menunjukkan komitmen nyata Polri dalam pemberantasan narkotika sebagai bagian _dari never ending war against narcotics._

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Terong dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tabat Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 2/11/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Hendra seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman terong di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Minggu, 01 November 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Haruyan laksanakan Pendampingan kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Haruyan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Haruyan Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 1/11/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Ari seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Haruyan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




Sabtu, 31 Oktober 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Limbar Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 31/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa samasul seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.




*Kapolda Kalsel Subuh Keliling di masjid At-Tagwa Banjarbaru, Perkuat Sinergi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”*




Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Pada Sabtu (31/10/2026), orang nomor satu di jajaran Polda Kalsel tersebut melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid At-Taqwa, Jalan Karang Anyar III, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan, kegiatan ibadah berjemaah ini merupakan bagian dari wujud nyata dukungan terhadap program 100 hari kerja Kapolri yang mengusung tagline utama, yakni "Polisi Bersama Masyarakat".

Dalam pelaksanaannya, Kapolda Kalsel tidak datang seorang diri. Beliau didampingi oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar, S.I.K. serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel. Kehadiran para perwira tinggi kepolisian ini berbaur secara khidmat bersama warga sekitar untuk menunaikan salat Subuh berjemaah.

Adapun shalat Subuh kali ini dipimpin oleh Imam Masjid Ustad Horman Iso. Suasana kebersamaan semakin terasa hangat dengan kehadiran para tokoh setempat, di antaranya Marbut Masjid Bpk. Suwardi, Ketua Masjid Bpk. Hadi Suyitno, serta Panitia Pengembangan Masjid, Irjen Pol. (Purn) Dadik Susetyo.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polda Kalsel berharap hubungan emosional dan komunikasi antara aparat kepolisian dan warga masyarakat dapat terus terjalin erat. Pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan ini dinilai efektif dalam menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Bumi Lambung Mangkurat.