Minggu, 18 Oktober 2026

Penasehat Ahli Kapolri Apresiasi “Metode Kapolda” Padamkan Api dengan Sumbut dan Drone Thermal



BANJARBARU – Penasehat Ahli Kapolri Bidang Kepemudaan, Andi Soebjakto Molanggato, membeberkan teknik inovatif yang digunakan Polda Kalimantan Selatan dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut yang dalam seusai meninjau langsung di lokasi karhutla, Kota Banjarbaru.

Teknik yang disebut “suntik gambut” itu dinilai sangat efektif untuk kebakaran yang tidak bisa dipadamkan hanya dengan semprotan air dari atas.

“Saya mau katakan ini adalah “Metode Kapolda” menyuntikkan bahan surfaktan melalui pipa ke dalam gambut yang gambut itu kalau di sini bisa lebih dari tiga meter dengan cara menemukan dulu titik apinya melalui metode panel drone,” ujar Rabu (3/9/2026).

Ia menjelaskan prosesnya tidak sembarangan, bahkan ia juga mengapresiasi penggunaan drone thermal untuk menemukan titik panas di bawah permukaan.

“Setelah ditemukan tadi saya lihat tadi ada 350 derajat ke permukaan tiga meter. Setelah ditemukan titiknya lewat drone. Drone diperlukan untuk menemukan titik panas. Nah setelah kemudian ditemukan baru diinjeksi disuntik dengan bahan tadi penurunan suhu panas sangat cepat,hanya perlu waktu tidaksampai satu menit sudah mencapai 36 derajad,” katanya.

Andi juga apresiasi kinerja Surfaktan yang mengeluarkan cairan busa untuk menutup rongga-rongga oksigen di dalam gambut.

“Fungsinya untuk memenuhi ruang rongga di gambut tadi dengan busa sehingga mematahkan oksigen, menarik oksigen sehingga akhirnya pada akhirnya itu kita lihat situasinya jadi dingin, udara sekitarnya dingin karena di atas juga dikasih semprotan tadi cairan tadi,” jelasnya.

Ia menyebut metode tersebut adalah kombinasi serangan dari bawah dan atas.

“Di bawah ditekan dengan diikat dengan busa, di atas dikasih air sehingga dingin dan ingat ini bahan organik semua sehingga mungkin akan menjadi mengalami kesuburan yang luar biasa,” tambahnya.

Andi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polda Kalsel yang terus berkerja di lokasi,termasuk mengapresiasi Polda Kalsel juga menggandeng berbagai komunitas, warga yang membantu menyuplai air dengan tangki, sebagai bentuk gotong royong penanganan karhutla.

“Selanjutnya menurut saya upaya teman-teman polisi selalu hadir di tengah-tengah kebakaran ini dan sinergi dengan masyarakat kita harus apresiasi. Di antara kekurangan, di antara macam-macam tantangan polisi selalu terus menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi juga menyampaikan pesan khusus dari Kapolri, Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

“Pak Kapolri selalu berpesan ya, nomor satu yaitu “Polisi Bersama Masyarakat” itu artinya polisi hadir bersama rakyat bukan hanya di depan, polisi ada di depan masyarakat tapi bersama rakyat dan hadir di sini untuk menyelesaikan masalahnya masyarakat bersama-sama,” pungkasnya. (NEWSWAY.CO.ID)

Kapolres HST Pimpin Penggerebekan Lokasi Diduga Pesta Narkoba dan Judi Sabung Ayam di Desa Mahang Sungai Hanyar




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan operasi penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat pesta narkoba dan perjudian sabung ayam di Desa Mahang Sungai Hanyar, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sabtu 17/10/2026

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres HST, Kabag Ops, serta para Kasat Operasional. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 64 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres HST.

Personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari Satresnarkoba, Satreskrim, Satintelkam, Satsamapta, Satlantas, Sipropam, dan Sihumas. Operasi dilaksanakan sebagai langkah kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, petugas tidak mengamankan orang atau pelaku, dengan jumlah yang diamankan nihil. Meski demikian, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 12 buah suntikan bekas pakai, 3 alat isap, 5 korek api, 1 gulung aluminium foil, 3 unit sepeda motor yang terdiri dari 2 unit Honda CRF dan 1 unit Honda PCX, serta 1 unit sepeda listrik berwarna merah.
Sementara itu, narkotika jenis sabu dan pil ekstasi tidak ditemukan, dengan hasil barang bukti masing-masing nihil.

Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres HST dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba serta segala bentuk aktivitas perjudian yang meresahkan masyarakat. Kehadiran personel gabungan juga menjadi langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menindaklanjuti setiap informasi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba dan praktik perjudian.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan narkoba maupun praktik perjudian yang dapat merusak kehidupan masyarakat. Operasi ini merupakan wujud keseriusan Polres HST dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan narkoba dan perjudian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing, menjauhi narkoba dan perjudian, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya.


Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang*


*

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengerahkan 462 personel untuk melakukan operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2, Kosambi, Tangerang. Operasi berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Operasi gabungan tersebut dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian bersama Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Total personel yang dikerahkan terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN.

Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira menjelaskan, personel dibagi menjadi dua kelompok operasi. Kelompok pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur, sedangkan kelompok kedua menyasar kawasan PIK 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2 di Kosambi, Tangerang.

Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa pengunjung serta sejumlah lokasi yang dicurigai berkaitan dengan penyimpanan narkotika. Tes urine dilakukan terhadap pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan orang positif mengandung indikasi penggunaan etomidate dan amfetamin atau sabu berdasarkan tes urine.

“Sembilan orang terdiri dari tiga di Jakarta Timur dan enam di PIK. Mereka selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN RI untuk menentukan apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba,” kata Ivan.

Dalam kegiatan di PIK 1, tim gabungan tiba sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas menyampaikan tujuan pemeriksaan kepada pengunjung, kemudian memeriksa orang, barang bawaan, meja, kursi, serta ruangan, termasuk area karaoke. Pemeriksaan terhadap pengunjung laki-laki dan perempuan dilakukan oleh petugas sesuai jenis kelamin.

Sementara itu, operasi di PIK 2, Kosambi, Tangerang, berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu (18/10/2026). Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa cartridge pods, yang menurut laporan terdiri atas tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia.

Sembilan orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Proses tersebut diperlukan guna menilai status masing-masing, termasuk apakah mereka merupakan pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

“Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut,” tutur Ivan.

Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya penertiban dan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Hasil asesmen dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi dasar bagi penentuan langkah berikutnya sesuai status masing-masing orang yang diperiksa.

Kapolda Kalsel Gelar Minggu Kasih di Gereja GKE Maranatha Banjarbaru, Wujudkan Program 100 Hari Kapolri*


*

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bertempat di Gereja GKE Maranatha, Kota Banjarbaru, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung serta menyukseskan Program 100 Hari Kerja Kapolri.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa pelaksanaan Minggu Kasih ini merupakan bentuk implementasi nyata dari tagline Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yakni "Polisi Bersama Masyarakat", yang berfokus pada penguatan silaturahmi, pelayanan publik, serta penyerapan aspirasi secara langsung dari seluruh lapisan elemen masyarakat.

Dalam peninjauan dan tatap muka tersebut, Kapolda Kalsel didampingi oleh Wakapolda Kalsel beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel. Kehadiran jenderal bintang dua bersama rombongan ini disambut hangat oleh pengurus gereja dan para jemaat, termasuk Pendeta Ibu Miney Martalela, M.Thl.

Lewat forum yang berlangsung penuh keakraban ini, Kapolda Kalsel menegaskan komitmen Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, inklusif, serta merangkul seluruh umat beragama di wilayah Kalimantan Selatan.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Mahela Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 18/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Rudi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Sabtu, 17 Oktober 2026

Kapolda Kalsel Turun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Banjarbau



Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Subarjo, Banjarbaru, Sabtu (17/10/2026) sore pukul 17.00 WITA.

Tak sekadar memantau, Kapolda Kalsel turut memegang selang dan terjun langsung memadamkan kobaran api di lapangan. Dalam aksi sigap tersebut, Kapolda didampingi Plh. Wadansat Brimob Polda Kalsel, Kabid Labfor Polda Kalsel, serta Kapolres Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menuturkan fokus penanganan pada lahan gambut yang terbakar kali ini mengandalkan teknik penyemprotan cairan surfaktan inovasi buatan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel yang terbukti ampuh memadamkan kobaran api secara cepat sekaligus menekan suhu panas pada lahan gambut.

Langkah inovatif ini diterapkan guna memastikan bara api di bawah permukaan tanah (api bawah tanah) cepat padam, sekaligus menekan dan menghentikan sumbatan kepulan asap pekat yang mengganggu ruang udara.

Lebih lanjut, Kabid Humas menyampaikan bahwa sebagai wujud optimalisasi penanganan bencana, Polda Kalsel tidak hanya mengandalkan aksi pemadaman manual di darat, tetapi juga memaksimalkan pemanfaatan teknologi modern. Penggunaan drone thermal dikerahkan untuk memetakan serta mengambil data sebaran titik api secara presisi dan real-time.

Upaya terpadu dan respons cepat jajaran Polda Kalsel ini diharapkan mampu mengendalikan laju karhutla di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan secara efektif dan berkelanjutan.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Walatung Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 17/10/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik bapa Ahmad seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.