Rabu, 24 Juni 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Aktif Dampingi Petani Timun Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Timun dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Perumahan Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 24/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Suriani seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Timun di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Selasa, 23 Juni 2026

Respon Cepat Polsek Labuan Amas Selatan Tindaklanjuti Laporan Kematian Domba Diduga Akibat Serangan Anjing Liar




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Personel Polsek Labuan Amas Selatan (LAS) Polres Hulu Sungai Tengah bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait peristiwa kematian hewan ternak jenis domba yang diduga akibat serangan hewan liar, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 06.00 WITA di Desa Batang Bahalang RT 003 RW 001, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Peristiwa tersebut menimpa seorang peternak bernama Asmuni (48), warga Desa Batang Bahalang. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pada pagi hari saat hendak memberikan pakan ternak, korban mendapati empat ekor domba miliknya dalam kondisi tidak normal. Dua ekor ditemukan telah mati, satu ekor dalam kondisi sekarat, dan satu ekor lainnya tidak mampu berdiri.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pada tubuh hewan ternak tersebut ditemukan sejumlah luka robek yang diduga merupakan bekas gigitan dan cabikan hewan liar. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp5.000.000,- (lima juta rupiah).
Sejumlah saksi yang mengetahui dan membenarkan kejadian tersebut di antaranya Norifansyah (33), Sekretaris Desa Batang Bahalang, dan Supiani (33), pegawai honorer setempat.

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Labuan Amas Selatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun hewan ternak.

Selain itu, Polsek LAS juga menyarankan agar dilakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan serta instansi pemerintah terkait guna memastikan penyebab kejadian dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai penanganan bangkai hewan yang aman, antara lain tidak menyentuh bangkai dengan tangan kosong, tidak mengonsumsi daging hewan yang mati akibat kejadian tersebut, serta melakukan pemusnahan bangkai dengan cara dibakar atau dikubur secara layak. Warga juga diimbau untuk melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang dan area sekitar lokasi kejadian guna mencegah potensi penyebaran penyakit.

Polres Hulu Sungai Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, terutama mengawasi anak-anak apabila melihat atau menemukan hewan anjing yang berkeliaran di lingkungan sekitar.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengapresiasi respon cepat personel Polsek Labuan Amas Selatan yang langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan membantu masyarakat menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka. Kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap keberadaan hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia maupun hewan ternak. Polres HST juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penyebab kejadian serta langkah penanganan yang tepat. Apabila masyarakat menemukan keberadaan hewan yang mencurigakan atau berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada aparat desa maupun kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti." – ucapnya 

Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek Limpasu Aktif Dampingi Warga Petani Cabe

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Limpasu Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Abung Kecamatan Linpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 23/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Agus seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Limpasu di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Senin, 22 Juni 2026

Kapolres HST Hadiri Pelepasan dan Pentas Seni Murid TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08 Tahun Ajaran 2025-2026




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Tengah menggelar acara Pelepasan dan Pentas Seni Murid Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08 Tahun Ajaran 2025-2026, bertempat di Aula Bhayangkara Polres HST, Senin (22/6/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan meriah serta dihadiri oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si selaku Penasehat Yayasan TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08, Ketua Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Tengah Ny. Mei selaku Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari, para Pejabat Utama Polres HST, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten HST, perwakilan Tim Penggerak PKK, perwakilan Bunda PAUD Kabupaten HST, staf TK Kemala Bhayangkari, orang tua murid serta para undangan lainnya.

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres HST selaku Penasehat Yayasan TK Kemala Bhayangkari, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten HST. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan orang tua murid.

Momen haru dan bahagia terlihat saat dilakukan penyerahan ijazah secara simbolis kepada murid Kelompok B yang telah menyelesaikan pendidikan di TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08. Acara semakin semarak dengan penampilan paduan suara serta berbagai pentas seni yang ditampilkan oleh para siswa sebagai bentuk kreativitas dan hasil pembelajaran selama menempuh pendidikan.

Selain itu, turut dilaksanakan penyerahan cenderamata dari orang tua murid kepada pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam mendidik dan membimbing anak-anak selama menempuh pendidikan di TK Kemala Bhayangkari.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa, foto bersama, serta hiburan yang menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan antara pihak sekolah, orang tua, dan para siswa.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengucapkan selamat kepada seluruh anak-anak TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08 yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di jenjang taman kanak-kanak. Ini merupakan langkah awal dalam perjalanan pendidikan yang panjang untuk meraih masa depan yang gemilang. Teruslah belajar, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan menjadi anak yang disiplin serta berakhlak baik. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK Kemala Bhayangkari. Semoga kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin demi mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi." – ucapnya

Dekat Dengan Masyarakat, Polsek Haruyan Aktif Dampingi Petani Jagung


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Haruyan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pengambau Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,  Senin 22/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Herman seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Haruyan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

Seni Budaya Kalsel Menggema Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Gelar Lomba Madihin dan Hadrah*


*
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Festival Seni Budaya untuk pertama kalinya. Acara yang melombakan kesenian tradisional Madihin dan Hadrah ini diselenggarakan di Lapangan Murjani, Banjarbaru, bersamaan dengan momen Car Free Day (CFD), Minggu (21/6/2026).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyatakan bahwa ajang ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah.

"Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 274 orang peserta," ujar Kapolda Kalsel saat ditemui di lokasi acara.

Secara rinci, perlombaan Madihin diikuti oleh 36 peserta yang terbagi ke dalam 13 tim perwakilan Polri (Polres jajaran) dan 7 tim dari kategori masyarakat umum. Sementara itu, lomba Hadrah diramaikan oleh total 238 peserta yang terdiri dari 1 tim Polri dan 13 tim masyarakat.

Kapolda juga menjelaskan, ada dua tujuan utama di balik pelaksanaan festival seni ini. Pertama, sebagai komitmen nyata Polri dalam menjaga kearifan lokal.

"Harapan kita yang pertama, kita ingin melestarikan seni budaya yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga budaya Kalsel ini dapat dicintai oleh generasi-generasi muda," jelasnya.

Kedua, melalui momentum Hari Bhayangkara, Polri ingin membangun kedekatan dengan menggandeng langsung masyarakat dalam kemeriahan perayaan tahun ini. Dipilihnya Lapangan Murjani di Kota Banjarbaru sebagai lokasi festival bertujuan agar masyarakat yang sedang berolahraga pagi pada umumnya bisa ikut menyaksikan dan menikmati pertunjukan budaya secara langsung.

Tidak hanya menyuguhkan hiburan gratis, Polda Kalsel juga menyediakan makanan dan air minum gratis bagi seluruh warga yang beraktivitas di area Lapangan Murjani.

Melihat tingginya antusiasme penonton dan peserta, Kapolda mengisyaratkan bahwa festival ini akan menjadi agenda berkelanjutan dengan skala yang lebih besar.

"Ini yang pertama kali kita laksanakan. Insya Allah yang kedua dan berikutnya akan lebih meriah, dan mungkin akan kita laksanakan lebih banyak lagi seni budaya yang ada di Kalsel. Contohnya, di tengah-tengah kita juga ada saudara-saudara dari Dayak yang hari ini belum sempat kita laksanakan kegiatannya. Insyaallah tahun depan akan kita laksanakan," tambahnya.

Nantinya, para pemenang dari lomba Madihin dan Hadrah ini tidak hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga mendapatkan kesempatan istimewa untuk tampil menghibur tamu undangan dalam upacara dan acara syukuran Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang.

Festival Seni Budaya Polda Kalsel ini dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, dan Kapolres Banjarbaru.

Minggu, 21 Juni 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Jagung

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu  21/6/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Saleh seluas 1 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.