Kamis, 10 September 2026

Respon Cepat, Polres HST Datangi TKP Kebakaran Lahan di Jalan Bakapas Barabai




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Sebagai bentuk respon cepat terhadap laporan maupun kejadian yang terjadi di tengah masyarakat, personel Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran lahan di Jalan Bakapas, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Piket Pamapta 2 Aipda Sugeng Purnomo bersama Piket SPKT dan Piket Samapta Polres HST. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan situasi dan kondisi di sekitar lokasi kebakaran serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.


Kehadiran personel Polri di lokasi merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan dan respons cepat kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana kebakaran lahan yang dapat meluas apabila tidak segera ditangani.

Personel juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya titik api.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa jajaran Polres HST akan terus memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran anggota di lapangan.


“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk selalu sigap dan responsif terhadap setiap kejadian di wilayah hukum Polres HST. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas,” pungkasnya.


Polres HST berkomitmen untuk terus mengedepankan quick response, pelayanan humanis, serta sinergi bersama seluruh pihak dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.


Dukung Swasembada Pangan Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 10/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Saleh seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Rabu, 09 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tungkup Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 9/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Amat seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Selasa, 08 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hantakan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 8/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Adhi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Aiptu Norlailawati Terima Penghargaan Kapolda Kalsel Atas Dedikasi Edukasi Masyarakat tentang Perempuan dan Anak



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dedikasi dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.
Aiptu Norlailawati, Ps. Kasubsi Luhkum Si Kum Polres Hulu Sungai Tengah (HST), menerima penghargaan dari Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., atas dedikasinya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perempuan dan anak. Selasa 8/9/2026

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Syukuran Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 yang dilaksanakan di Polda Kalimantan Selatan.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Aiptu Norlailawati dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memberikan penyuluhan hukum serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas penghargaan yang diterima oleh personelnya tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aiptu Norlailawati atas penghargaan yang diterima dari Bapak Kapolda Kalsel. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kerja keras beliau dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait perlindungan perempuan dan anak,” ujar Kapolres.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Aiptu Norlailawati dan seluruh personel Polres HST untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian dan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Polri harus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pemahaman hukum serta perlindungan kepada kelompok yang membutuhkan perhatian, khususnya perempuan dan anak,” tambahnya.

Kapolres HST juga menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya membangun kesadaran hukum dan menciptakan lingkungan yang aman serta ramah bagi perempuan dan anak.

“Kami berharap apa yang telah dilakukan Aiptu Norlailawati dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi personel lainnya. Teruslah berbuat baik, memberikan edukasi dan hadir di tengah masyarakat dengan penuh keikhlasan,” pungkasnya.



Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng, Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla*


*
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengirim 1.000 liter (1 ton) cairan surfaktan hasil pengembangan Bidlabfor Polda Kalsel ke Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (7/9/2026). Cairan tersebut dikirim untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polda Kalteng, dengan penggunaannya disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan pemadaman di lapangan.

Pengiriman cairan tersebut menjadi bagian dari langkah Polda Kalsel dalam memperbanyak penggunaan cairan surfaktan untuk penanganan karhutla. Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan, produksi cairan tersebut terus ditingkatkan agar dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.

“Cairan surfaktan ini sudah mulai kita perbanyak. Hari ini juga kita mengirim cairan 1.000 liter atau 1 ton ke Kalimantan Tengah,” kata Kapolda Kalsel saat penanganan karhutla di Posko Pantau A. Yani, Banjarbaru, Senin (7/9/2026) sore.

Kapolda mengatakan, cairan surfaktan dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada lahan gambut. Penggunaannya dapat dipadukan dengan metode pipa undercooling untuk menjangkau bagian tanah yang masih menyimpan panas dan bara.

Dalam kegiatan penanganan karhutla, Polda Kalsel juga menggandeng Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan 76 mahasiswa dan mahasiswi ULM yang juga ikut turun langsung ke lapangan untuk melihat sekaligus membantu proses pemadaman.

Beliau menuturkan, keterlibatan mahasiswa menjadi kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung kondisi karhutla dan proses pemadaman di lapangan, khususnya pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.

“Kita berterima kasih kepada Prof. Rahmida yang membawa mahasiswa. Ini bagus untuk pendidikan, supaya mereka bisa melihat langsung bagaimana sulitnya melakukan pemadaman, khususnya di lahan gambut,” ujar Kapolda Kalsel.

Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga diikuti para Kapolres/Ta dan Kabag Ops jajaran Polda Kalsel. Mereka mendapat pengarahan teknis dari Kapolda dan Wakapolda Kalsel sekaligus melihat langsung penggunaan cairan surfaktan serta metode pemadaman di lapangan.

Kehadiran para Kapolres/Ta dan Kabag Ops tersebut menjadi bagian dari penyamaan pemahaman mengenai penggunaan cairan pemadam, sehingga penerapannya dapat disesuaikan dengan kondisi karhutla di wilayah masing-masing.

Kapolda menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel, tetapi juga dengan mengembangkan metode dan bahan pemadam yang sesuai dengan karakter lahan gambut.

Sementara itu, Prof. Rahmida selaku Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM mengatakan, keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman langsung mengenai penanganan karhutla. Mahasiswa dapat melihat bagaimana proses pemadaman dilakukan sekaligus memahami tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa untuk dibawa kembali ke lingkungan akademik, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan karhutla dan menjaga lingkungan.

Polsek LAU Bersama PDAM HST Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Perumahan Terdampak Kekeringan



Polres Hulu Sungai Tengah, Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau terus diwujudkan melalui aksi nyata. Polsek Labuan Amas Utara (LAU) bersama PDAM Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Perumahan, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten HST, Selasa (8/9/2026).

Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau panjang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek LAU Ipda Soleyas, S.H., personel Polsek LAU, pihak PDAM HST, Pembakal Desa Perumahan, serta masyarakat setempat.
Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat jajaran Polres HST melalui Polsek LAU dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau.

“Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat kemarau panjang, Polri bersama pihak terkait harus hadir memberikan solusi dan bantuan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi Polsek LAU bersama PDAM HST, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan warga. Polres HST akan terus berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat,” pungkasnya.