Minggu, 05 April 2026

Polres HST Bersama Instansi Terkait Laksanakan Pengamanan Ibadah Paskah 2026, Situasi Aman dan Kondusif di Sejumlah Gereja


Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - jajaran Polres Hulu Sungai Tengah bersama Kodim 1002/HST melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring Ibadah Paskah Tahun 2026 di sejumlah gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Minggu 5/4/2026
Pengamanan dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat dalam rangka memperingati wafat dan kebangkitan Yesus Kristus.

Di wilayah Kecamatan Batang Alai Timur, pengamanan dilaksanakan di Gereja Sion Desa Batu Kembar Hinas Kiri. Ibadah yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita tersebut dipimpin oleh Pendeta Agustina Mega, S.Th., dengan mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17) dan diikuti sekitar 50 jemaat.

Sementara itu, di Kecamatan Batang Alai Selatan, pengamanan dilakukan di dua lokasi, yakni Gereja Efatha Desa Labuhan dengan jumlah jemaat sekitar 100 orang, serta Gereja Pentekosta Desa Labuhan Seberang dengan jumlah jemaat sekitar 60 orang. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan Polsek Batang Alai Selatan dan Polres HST yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Batang Alai Selatan.

Di wilayah Kecamatan Hantakan, monitoring dan pengamanan dilaksanakan di beberapa gereja, di antaranya Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tarlaga Desa Murung B, GBI Pantai Damat Desa Kindingan, serta Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Imanuel Desa Hinas Kanan. Ibadah berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 Wita dengan jumlah jemaat sekitar 10 orang di masing-masing lokasi. Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Hantakan bersama personel Polsek, Polres HST, serta didukung oleh personel Koramil setempat.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Gereja Alfa dan Omega Yonif 621/MTG Desa Benawa Tengah, Kecamatan Barabai. Ibadah yang dimulai pukul 10.00 Wita dipimpin oleh Pendeta Siska, S.Th., dengan jumlah jemaat sekitar 100 orang.

Bentuk kegiatan pengamanan meliputi pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi gereja, pengaturan arus lalu lintas, pengawasan sebelum, selama, dan setelah ibadah, sterilisasi lokasi, serta koordinasi dengan pengurus gereja dan tokoh masyarakat setempat.

Dari seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan, dan seluruh jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk pengamanan ibadah keagamaan. Hal ini sebagai bentuk pelayanan Polri guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Kapolres.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Ibadah Paskah di wilayah HST berjalan dengan aman dan lancar. Ini berkat kerja sama semua pihak serta kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.

Jumat, 03 April 2026

Polres HST Amankan Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja, Situasi Aman dan Kondusif


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Polres HST dan Polsek Jajaran melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Jumat Agung dalam rangka memperingati wafatnya Isa Almasih, Jumat (03/04/2026), di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kabupaten HST.

Pengamanan dilakukan di antaranya di Gereja Alfa dan Omega Yonif 621/MTG Desa Benawa Tengah Kecamatan Barabai, Gereja Pantikosta Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan, serta Gereja Sion Desa Batu Kembar Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur.

Ibadah berlangsung dengan khidmat, dipimpin oleh masing-masing pendeta dengan jumlah jemaat sekitar 30 hingga 100 orang. Personel Polres HST dan jajaran Polsek dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus keluar masuk jemaat, serta pengawasan lingkungan sekitar gereja sebelum, selama, dan setelah kegiatan berlangsung.

Melalui pengamanan tersebut, kegiatan ibadah Jumat Agung berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif. Ini adalah wujud pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama di wilayah Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.

Kapolres juga mengapresiasi seluruh pihak, termasuk pengurus gereja dan masyarakat, yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah

Kamis, 02 April 2026

Gotong Royong, Polres HST Bersama Pemkab dan Masyarakat Bangun Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Harang




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui program Polri Untuk Masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan warga setempat, Polres HST melaksanakan kegiatan pembangunan Jembatan Merah Putih yang berlokasi di Desa Sungai Harang RT 02 RW 01, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (2/4/2026) pukul 11.00 Wita.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si, didampingi Kabag Ops Polres HST, Kapolsek Haruyan, personel Polres HST serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi secara gotong royong dalam proses pembangunan.

Pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan infrastruktur desa, khususnya untuk mempermudah akses transportasi warga serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Selain sebagai sarana penghubung, jembatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan serta semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam membangun daerah.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan Jembatan Merah Putih ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga, khususnya dalam memperlancar akses dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sungai Harang," ujarnya.

Kapolres juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga dan tingkatkan demi kemajuan bersama," tambahnya.

Rabu, 01 April 2026

Polres HST Laksanakan Rikmin Awal Penerimaan Terpadu Taruna, Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2026



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal dalam rangka Penerimaan Terpadu Taruna, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai, bertempat di Aula Bhayangkara Polres Hulu Sungai Tengah.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Kabag SDM Polres HST, Kasipropam, Kasiwas, personel Bag SDM, Siwas, Sipropam, Sidokkes Polres HST, serta didukung oleh petugas dari Dinas Dukcapil dan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Jumlah peserta Rikmin sebanyak 79 orang, yang terdiri dari 75 calon siswa (casis) Bintara PTU berkemampuan SPKT (65 pria dan 10 wanita), 2 casis Bintara PTU berkemampuan Intelijen (2 pria), 1 casis Bintara Bakomsus Humas (1 pria), dan 1 casis Tamtama Brimob (1 pria).

Adapun rangkaian kegiatan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan oleh Tim Dokkes Polres HST, pemeriksaan kelengkapan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, pemeriksaan berkas pendidikan oleh Dinas Pendidikan, serta verifikasi kelengkapan berkas oleh panitia Rikmin Polres HST.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tahapan awal dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri, guna memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi secara lengkap, akurat, dan transparan.


Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pelaksanaan Rikmin awal ini merupakan bagian penting dalam menjaring calon anggota Polri yang berkualitas.
“Proses seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BETAH). Kami berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta tanpa adanya praktik kecurangan,” ujar Kapolres.

Beliau juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, tetap jaga kesehatan, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Kami berharap nantinya akan terpilih calon-calon anggota Polri yang profesional, berintegritas dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutupnya.

Senin, 30 Maret 2026

Respons Cepat, Polres HST dan Pemkab Bangun Jembatan Merah Putih di Sungai Harang



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Polres HST bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah mulai melaksanakan pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Harang RT 02 RW 01, Kecamatan Haruyan, Kabupaten HST, pada Senin (30/3/2026) pukul 09.00 Wita.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si, Kabag Ops Polres HST, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kapolsek Haruyan, Kepala Desa Sungai Harang, personel Polres HST serta masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari viralnya pemberitaan di media sosial pada Kamis (26/3/2026) terkait putusnya jembatan penghubung desa. Kondisi tersebut mengakibatkan terhambatnya aktivitas masyarakat, termasuk akses perekonomian serta anak-anak sekolah dasar yang tidak dapat menuju sekolah.

Diketahui, sebanyak 35 Kepala Keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak akibat putusnya jembatan tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapolres HST segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten HST sehingga pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.
Adapun jembatan lama yang terbuat dari kayu ulin dengan ukuran 12 meter x 3 meter dalam kondisi roboh dan tidak dapat dilalui.

 Sementara itu, jembatan baru akan dibangun menggunakan material kayu ulin dan besi dengan ukuran 12 meter x 4 meter.
Pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran dari Pemda Kabupaten HST sebesar kurang lebih Rp250 juta, dengan estimasi waktu pengerjaan selama 25 hari sejak dimulainya pekerjaan pada 30 Maret 2026.

Lokasi pembangunan berjarak sekitar 24 kilometer dari Polres HST dengan kondisi geografis pegunungan serta keterbatasan jaringan komunikasi. Proses pembangunan melibatkan personel Polres HST bersama masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dan gotong royong.

Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada pembersihan sisa-sisa jembatan yang putus serta pengukuran untuk pembangunan jembatan baru.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa “Kami tidak bisa tinggal diam melihat kesulitan masyarakat. Begitu informasi ini viral, kami langsung turun dan berkoordinasi dengan Pemkab HST agar jembatan ini segera dibangun kembali. Ini adalah akses vital bagi warga, baik untuk aktivitas ekonomi maupun pendidikan anak-anak.”

“Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih ini, kami berharap mobilitas masyarakat kembali lancar dan roda perekonomian dapat berjalan normal. Kami juga mengapresiasi kebersamaan masyarakat yang turut bergotong royong bersama personel Polres dalam proses pembangunan ini.” tutupnya 


Rabu, 25 Maret 2026

Polres HST Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M masih terasa hangat di lingkungan Polres Hulu Sungai Tengah. Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, Polres HST melaksanakan kegiatan halal bihalal yang berlangsung di Mapolres HST, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang HST Ny. Mei Jupri. Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres HST, seluruh anggota Polres HST, ASN Polres HST, serta anggota Bhayangkari Cabang HST.

Halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk saling bermaaf-maafan setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat sinergitas dan kekompakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.

Dalam suasana penuh keakraban, seluruh peserta saling bersalaman dan berbincang hangat, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan serta soliditas keluarga besar Polres HST.


Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini merupakan sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres HST.

“Melalui momentum halal bihalal ini, saya mengajak seluruh personel untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan soliditas dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga berharap, dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, seluruh personel Polres HST dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026.

“Kebersamaan ini adalah kekuatan kita. Dengan soliditas yang terjaga, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan dengan lebih baik,” tutup Kapolres.


Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan ke-220*



*

Menjelang Peringatan Haul Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan) ke-220 Tahun 2026, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. melakukan pengecekan kesiapan pengamanan, kendaraan Randurlap (randis dapur lapangan), serta dapur umum di Desa Dalam Pagar Ulu, Kabupaten Banjar, Rabu (25/3/2026) sore pukul 15.00 WITA.

Kegiatan pengecekan ini turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha, Irwasda Polda Kalsel, Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, jajaran staf Bhayangkari Daerah Kalsel, serta Kapolres Banjar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pengecekan tersebut, Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa jajaran Polda Kalsel telah menyiapkan pengamanan menyeluruh untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara yang akan digelar pada Kamis, 26 Maret 2026 besok.

Sebanyak 601 personel dikerahkan dalam operasi pengamanan kali ini, yang terdiri dari 362 personel Polda Kalsel dan 239 personel Polres Banjar. Selain itu, pengamanan juga didukung oleh 2.300 relawan yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar lokasi haul.

Untuk mendukung kenyamanan para jamaah, Satuan Brimob Polda Kalsel menurunkan berbagai fasilitas, antara lain 2 unit Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) yang akan memproduksi 3.000 bungkus makanan siap saji gratis. Selain itu, tersedia pula 3 unit water treatment untuk penyediaan air bersih, 1 unit water tank, serta 1 unit kendaraan toilet.

Direktorat Polairud Polda Kalsel juga menyiagakan 2 unit perahu karet dengan kapasitas masing-masing 6 orang untuk membantu mobilisasi jamaah melalui jalur sungai.

Di bidang kesehatan, Biddokkes Polda Kalsel bersama RS Bhayangkara menerjunkan 40 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter umum, perawat, dan apoteker. Mereka didukung 2 unit ambulans dan 1 unit mobil operasional Dokpol. Tim medis akan melakukan patroli kesehatan dengan berjalan kaki di sepanjang lokasi haul untuk memantau langsung kondisi jamaah.

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, telah disediakan 13 kantong parkir di sekitar lokasi, yaitu 6 lokasi dari arah Pesayangan, 3 lokasi dari arah Sungai Tabuk, 2 lokasi dari arah Astambul, dan 2 lokasi dari arah Pasar Papan.

Polda Kalsel mengimbau seluruh jamaah agar menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas di lapangan sehingga rangkaian peringatan Haul Datu Kalampayan ke-220 dapat berjalan aman, lancar, dan khidmat.