Sabtu, 26 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kasarangan Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 26/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Ihsan seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Lanjutan Pencarian Masih Berlangsung*


Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis lima jenazah korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang berhasil teridentifikasi pada Jumat (25/9/2026). Hasil ini disampaikan dalam konferensi pers ke-7 terkait penanganan korban insiden tersebut.

Di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Karodokpol Pusdokkes Polri, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan pihak KM Virgo Transport 8 mengumumkan tambahan 5 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM. selaku Ketua Tim DVI menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 45 jenazah korban telah masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Dari jumlah tersebut, 20 jenazah sebelumnya telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dipulangkan ke rumah duka.

"Hari ini kami merilis lima jenazah yang baru berhasil teridentifikasi, sementara 20 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi," ujar Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti saat konferensi pers.

Berdasarkan pencocokan data ante mortem dan post mortem, lima jenazah yang teridentifikasi adalah:

1. Mahmud Sahudi (Laki-laki, 43 tahun) asal Jember, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi, ciri medis, dan properti.
2. Taruno Hidayat (Laki-laki, 47 tahun) asal Madiun, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
3. Ibnu Darmawan (Laki-laki, 24 tahun) asal Kediri, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis sekunder dan properti.
4. Purkam (Laki-laki, 64 tahun) asal Tulungagung, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
5. Dwi Priyambodo (Laki-laki, 36 tahun) asal Kebumen, Jawa Tengah. Teridentifikasi melalui pemeriksaan primer sidik jari, ciri medis, dan properti.

Pihak DVI Polda Kalsel mengimbau keluarga korban yang anggota keluarganya belum ditemukan untuk memberikan data ante mortem medis secara rinci. Data berupa ciri fisik khas (seperti tahi lalat, bekas operasi, tato) serta rekam medis gigi atau foto yang memperlihatkan gigi sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pencocokan.

Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh instansi terkait memastikan kesiapsiagaan posko 24 jam untuk pengawalan jenazah, pendampingan trauma healing, hingga kelancaran pemulangan korban ke daerah asal.

Sementara itu, perwakilan Basarnas melaporkan bahwa total penumpang berdasarkan manifes tercatat sebanyak 243 orang. Hingga Jumat, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 161 orang, dengan rincian 108 selamat, 53 meninggal dunia, dan 82 orang masih dalam proses pencarian.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja mengonfirmasi pembayaran santunan bagi para korban selamat maupun meninggal dunia terus diproses. Penyelarasan data manifes kapal dengan identitas asli korban terus dilakukan bersama perusahaan ekspedisi dan operator kapal guna memastikan hak seluruh korban dapat tersalurkan sesuai ketentuan.

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat*


*
JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 50 Pati Polri dan 4 PNS Polri menerima kenaikan pangkat dalam upacara tersebut.

Dari 50 Pati Polri yang naik pangkat, satu personel memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 15 personel menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 34 personel menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Salah satu Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. adalah Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. selaku Astamaops Kapolri. Sementara sejumlah Pati yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol. di antaranya Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H. selaku Kadivhubinter Polri, Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. selaku Kapolda Sulut., serta Dr. Wawan Muliawan, S.H., S.I.K., M.H. selaku Wakabaintelkam Polri.

Kenaikan pangkat juga diberikan kepada 34 Pati Polri menjadi Brigjen Pol., di antaranya Dally Achmad Mutiara, S.I.K., Zefanja Honpry Dapas, S.I.K., M.Si., dan Dr. Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H.

Selain Pati Polri, Korprapot juga diikuti dengan kenaikan pangkat bagi empat PNS Polri. Kenaikan pangkat tersebut terdiri atas tiga PNS menjadi Pembina Utama dan satu PNS menjadi Pembina Utama Madya.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas. Menurutnya, kenaikan pangkat sekaligus menjadi amanah untuk meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.

“Setiap kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel. Namun, di balik kenaikan pangkat tersebut terdapat amanah dan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Irjen Pol. Johnny menambahkan, kenaikan pangkat juga merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus bentuk kepercayaan organisasi. Para personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan dapat terus menjaga kehormatan institusi dan menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.

“Harapannya, kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi pencapaian secara pribadi, tetapi juga menjadi energi baru untuk terus berkarya, memberikan kontribusi positif, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis,” tutupnya.

Jumat, 25 September 2026

Polsek Batara Bersama Kelompok Tani Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di HST



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan, Polsek Batara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan panen jagung pakan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Usaha Maju, Desa Awang RT 004 RW 002, Kecamatan Batang Alai Utara (Batara), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (25/9/2026) pukul 08.00 WITA.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Batara IPTU S.Z. Siregar, anggota Poktan Usaha Maju serta personel Polsek Batara.
Panen jagung tersebut dilaksanakan pada lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare. Dari lahan tersebut, diperoleh hasil panen jagung dalam kondisi basah sekitar 1,5 ton dengan estimasi hasil setelah dikeringkan mencapai kurang lebih 1 ton.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri melalui Polsek Batara dengan para petani dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Selain mendukung ketersediaan pangan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten HST.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa Polres HST akan terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Sinergi antara Polri, kelompok tani dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.”
“Kami juga mengapresiasi para petani yang terus bersemangat mengelola lahan pertanian. Semoga hasil panen ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.

Polsek Batara Polres HST Salurkan Air Bersih ke Warga Desa Haur Gading di Tengah Kemarau Panjang





Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Batang Alai Utara (Batara) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Haur Gading, Kecamatan Batang Alai Utara.


Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di titik permukiman warga Desa Haur Gading RT 06/RW 03. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar, Ketua Bawaslu Kabupaten HST Nurul Huda, S.Pd., anggota Polsek Batara, petugas PDAM Kabupaten HST, serta warga masyarakat Desa Haur Gading.


Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian sekaligus respons cepat kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.


"Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri, khususnya Polsek Batara, dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.


Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau yang masih berlangsung. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan memperkuat hubungan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui aksi nyata dan kepedulian sosial.


Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kepolisian akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, distribusi air bersih merupakan langkah nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air akibat kemarau panjang.


"Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolres.


Selain menyalurkan bantuan, Polsek Batara juga melakukan pemantauan terhadap desa-desa lain yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih di wilayah hukumnya. Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk menentukan kebutuhan serta menjadwalkan penyaluran air bersih secara berkelanjutan apabila kondisi kemarau masih berlangsung.


Bagi warga Desa Haur Gading, bantuan air bersih ini menjadi perhatian yang sangat berarti di tengah kondisi sulit akibat kemarau panjang. Kehadiran personel kepolisian bersama petugas terkait diharapkan mampu memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Paya Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 25/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Rahim seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel*


*

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis perkembangan terbaru terkait identifikasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8. Hingga Kamis (24/9/2026), total jenazah korban meninggal dunia yang telah berhasil teridentifikasi mencapai 20 orang dari keseluruhan 42 jenazah yang ditemukan.

Dalam rilis pers keenam yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, yang dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. jajaran Kepolisian, Basarnas, Jasa Raharja, dan perwakilan kapal, Tim DVI Polda Kalsel mengumumkan tambahan 6 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

"Sampai hari Kamis, 24 September 2026, kami telah berhasil mengidentifikasi 6 jenazah tambahan. Sehingga total jenazah yang teridentifikasi menjadi 20 orang. Sementara 22 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi," ujar Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM.

Adapun enam jenazah yang baru teridentifikasi tersebut meliputi:
1. Deny Dwi Saputra (32), laki-laki, asal Boyolali, Jawa Tengah.
2. Abdul Fikri (27), laki-laki, asal Purbalingga, Jawa Tengah.
3. Tuti (29), perempuan, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
4. Mashudi (27), laki-laki, asal Jepara, Jawa Tengah.
5. Feris Sundaryanto (37), laki-laki, asal Lampung Tengah.
6. Aditya Firmansyah (19), laki-laki, asal Kediri, Jawa Timur.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis, pemeriksaan gigi, sidik jari, hingga properti yang dikenakan korban. Untuk 22 jenazah sisanya, Tim DVI telah mengirimkan sampel DNA ke Mabes Polri di Jakarta untuk proses pencocokan lebih lanjut dengan data ante mortem keluarga korban.

Berdasarkan manifest penumpang, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 150 penumpang, dengan rincian 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. Tim masih terus melakukan pencarian terhadap 93 penumpang yang diperkirakan masih hilang.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa area pencarian telah diperluas hingga ke perairan Kalimantan Tengah. Selain pencarian di permukaan laut, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam bangkai kapal dengan tetap memperhitungkan faktor keselamatan para penyelam.

Sementara itu, pihak PT Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah, pemulangan ke daerah asal, hingga pemakaman korban. Di sisi lain, Jasa Raharja juga tengah melakukan verifikasi data ahli waris agar penyaluran santunan bagi korban selamat maupun meninggal dunia dapat diselesaikan setelah identitas korban terverifikasi.