Kamis, 09 April 2026

Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo*



*
Jakarta, 9 April 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 sebagai langkah konkret melindungi calon jemaah dari praktik haji ilegal dan penipuan.

Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4). Pembentukan Satgas ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.

Wakapolri menegaskan, Satgas Haji akan bekerja terpadu dari pusat hingga daerah dengan pendekatan menyeluruh—mulai dari edukasi hingga penegakan hukum.

Polri akan mengedepankan:
 • Edukasi (preemtif): Sosialisasi masif agar masyarakat tidak tertipu modus travel ilegal
 • Pencegahan (preventif): Pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan
 • Penindakan (represif): Tindakan tegas terhadap pelaku penipuan dan haji ilegal

“Satgas ini kami bentuk untuk memastikan masyarakat terlindungi dan tidak menjadi korban penipuan dengan berbagai modus,” ujar Wakapolri.

Selain itu, akan dibuka hotline pengaduan terpadu guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Ancaman Nyata: Puluhan Kasus dan Kerugian Miliaran Rupiah

Data Polri menunjukkan praktik penipuan haji masih marak:
 • 42 kasus tengah diproses hukum
 • 1 kasus sudah tahap lanjutan
 • Kerugian mencapai Rp92,64 miliar

Sementara itu, pada 2025, aparat berhasil mencegah 1.243 calon jemaah berangkat menggunakan visa non-haji, dengan jumlah terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Temuan ini menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan harus diperkuat secara sistematis.

Sinergi Hingga ke Arab Saudi

Tidak hanya di dalam negeri, Polri juga memperluas koordinasi hingga ke Arab Saudi. Personel akan ditempatkan untuk memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan di Jeddah dan Mekkah.

Langkah ini memastikan perlindungan jemaah Indonesia tetap berjalan, bahkan saat berada di luar negeri.


Komitmen Pemerintah: Aman dan Tidak Membebani

Wakil Menteri Haji dan Umrah menegaskan, Satgas Haji dibentuk untuk menjalankan dua fokus utama arahan Presiden:
 1. Perlindungan penuh terhadap jemaah
 2. Menjaga agar biaya haji tidak semakin membebani masyarakat

Pemerintah juga memastikan bahwa kenaikan biaya global tidak serta-merta dibebankan kepada jemaah.

“Negara hadir untuk melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” tegasnya.

Imbauan: Waspada Modus Haji Ilegal

Polri mengingatkan masyarakat untuk:
 • Tidak tergiur penawaran haji dengan visa non-resmi
 • Memastikan travel memiliki izin resmi
 • Segera melapor jika menemukan indikasi penipuan

“Modus akan terus berkembang. Karena itu kewaspadaan masyarakat menjadi kunci. Polri akan bertindak tegas demi melindungi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Pembentukan Satgas Haji 2026 menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Polri, bersama Kemenhaj dan seluruh pemangku kepentingan, terus bergerak cepat dan responsif.

Polri Dinilai Sukses Kelola Arus Mudik dan Balik Lebaran, Tuai Respons Positif Masyarakat



Jakarta – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Selama periode operasi yang berlangsung selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar Edi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung kecepatan respons dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

“Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen-momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran.

Polri Menyapa Ojek Online Banua, Kakorlantas dan Kapolda Kalsel Dengar Langsung Aspirasi Mitra Ojol


**Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan "Polri Menyapa Ojek Online Banua" yang digelar di La Tare Joglo Resto Cafe n Gallery, Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (7/4/2026). Acara yang dimulai pukul 14.30 WITA ini dihadiri langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama Dir Kamsel Koorlantas Polri Brigjen Pol Prianto, S.I.K., M.Si., Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, para koordinator lapangan komunitas ojek online (ojol) seperti Gojek, Shopee, Maxim, dan lainnya.Kegiatan ini diinisiasi oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. sebagai bentuk memperkuat silaturahmi dan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat khususnya mitra ojek online.Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam arahannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan program "Polantas Menyapa dan Melayani" sebagai bentuk komitmen Polri, khususnya Korps Lalu Lintas, untuk menjadi sahabat bagi seluruh komunitas ojol. Menurutnya, pendekatan komunikasi dan silaturahmi yang berkelanjutan harus terus dibangun, bukan sekadar hubungan operasional di jalan."Fokus utama Polri adalah mengurangi jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, yang pada tahun 2024 tercatat mencapai 26.000 jiwa. Karena itu, saya imbau para pengemudi ojol untuk tidak melawan arus, selalu tertib berlalu lintas, serta memakai helm, jaket, dan atribut lengkap. Pastikan juga penumpang Anda menggunakan helm," pungkas Irjen Pol Agus Suryonugroho.Kakorlantas juga mengumumkan rencana pemberian bantuan perangkat ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) ke setiap Polres guna mendukung operasional keamanan. Ia menekankan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif daripada sekadar penilangan, terutama bagi pengendara yang sudah tertib dan mengenal petugas. Tak hanya itu, gagasan inovatif seperti "Bengkel Ojol" atau "Shelter Ojol" pun digagas melalui koordinasi dengan Polda setempat untuk memudahkan komunikasi di lapangan. Para Dirlantas juga diarahkan untuk memprioritaskan kemudahan layanan pembuatan SIM bagi komunitas ojol sesuai aturan yang berlaku.Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada komunitas ojol yang dinilainya telah bekerja keras melayani masyarakat sekaligus membantu menjaga ketertiban di jalan raya. Beliau menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan sarapam untuk mendengar langsung keluhan, masukan, dan harapan para pengemudi."Patuhi rambu-rambu, jangan melawan arus, dan jangan menggunakan ponsel saat berkendara demi keselamatan diri dan penumpang. Pastikan kondisi kendaraan layak jalan dan gunakan helm standar SNI secara konsisten," imbau Kapolda.Beliau juga berharap komunitas ojol dapat menjadi mitra dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor jika melihat tindak kriminal atau gangguan kamtibmas. Para pengemudi ojol diharapkan menjadi teladan bagi pengendara lain dalam disiplin berlalu lintas di Kalimantan Selatan.Merespons aspirasi mengenai kebutuhan tempat istirahat (shelter) yang layak agar pengemudi tidak berkerumun di bahu jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas, Kapolda langsung memberikan instruksi kepada jajarannya untuk membantu mempermudah akses layanan kepolisian bagi komunitas ojol, termasuk dalam hal administrasi kendaraan."Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Polri siap mendukung kelancaran serta keamanan para pejuang nafkah di jalanan," tutup Kapolda Kalsel.a

Kakorlantas Polri Resmikan Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel


*
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) secara resmi meluncurkan operasional Safety Driving Center (SDC), sebuah fasilitas modern yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan etika berkendara masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan.

Acara peresmian pada Rabu (8/4/2026) ini dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. dan pejabat utama Polda Kalsel serta jajaran terkait.

Peresmian oleh Kakorlantas Polri ini juga menandai komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik di Kalimantan Selatan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menjelaskan bahwa kehadiran pusat pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui jalur edukasi.

Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat edukasi berkendara yang mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri serta Kakorlantas Polri atas dukungannya dalam pembangunan SDC di Bumi Lambung Mangkurat. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan DPRD Provinsi Kalsel yang telah bersinergi menyukseskan program yang dibuat oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. ini.

"Harapan kami dengan keberadaan SDC di Provinsi Kalimantan Selatan ini bisa meningkatkan budaya tertib berlalulintas, khususnya kepada masyarakat di Kalimantan Selatan," ujar Kapolda Kalsel di hadapan awak media.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa fokus utama dari pengoperasian SDC ini adalah untuk menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan. Dengan pelatihan dan edukasi yang terstandarisasi di SDC, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan berkendara yang lebih baik serta kesadaran hukum yang tinggi saat di jalan raya.

Safety Driving Center Polda Kalsel menjadi sarana bagi masyarakat untuk belajar teknik berkendara yang aman dan benar, membentuk karakter pengendara yang disiplin dan patuh pada aturan lalu lintas.

Selain itu juga untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas, terutama yang mengakibatkan korban jiwa. Polda Kalsel akan terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk pengembangan program-program SDC ke depannya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa fasilitas ini bukan sekadar tempat ujian, melainkan pusat edukasi bagi pengemudi agar memiliki keterampilan teknis yang mumpuni sekaligus kesadaran hukum yang tinggi saat di jalan raya.

Kakorlantas berharap Peluncuran ini dapat menjadi titik balik dalam menciptakan ekosistem jalan raya yang lebih aman di Kalimantan Selatan.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas otomotif, hingga instansi terkait untuk memanfaatkan fasilitas ini guna memastikan setiap pengemudi yang turun ke jalan adalah pengemudi yang bertanggung jawab.

Dengan diresmikannya Safety Driving Center ini, Ditlantas Polda Kalsel mempertegas slogan "Utamakan Keselamatan sebagai Kebutuhan" bagi seluruh warga Banua.

Rabu, 08 April 2026

Respons Cepat Unit Gakkum, Polres HST Amankan TKP Kecelakaan Dua Mobil Pick Up


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Respon cepat unit Gakkum Sat Lantas Polres HST dalam penanganan kecelakaan lalu lintas antara dua kendaraan mobil pick up pada Rabu (8/3/2026) sekitar pukul 05.35 Wita, bertempat di Desa Pamangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil pick up warna putih yang datang dari arah Barabai menuju Amuntai, dengan satu unit mobil pick up warna hitam yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Amuntai menuju Barabai.

Menurut informasi di lapangan, sesampainya di lokasi kejadian, mobil pick up warna hitam berusaha melambung ke kanan jalan arah Barabai. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pick up warna putih sehingga tabrakan tidak dapat dihindari dan terjadi benturan keras antara kedua kendaraan.

Akibat kejadian tersebut, mobil pick up warna hitam terhenti di sisi kanan jalan arah Barabai, sementara mobil pick up warna putih berhenti di tengah jalan arah Amuntai.
Dalam peristiwa tersebut, kedua pengemudi tidak mengalami luka. Namun, satu orang penumpang dari mobil pick up warna hitam mengalami luka memar pada bagian kaki sebelah kiri dan segera dilarikan ke RSUD H. Damanhuri Barabai untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, pengaturan arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti guna proses lebih lanjut.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, khususnya saat hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, pastikan kondisi jalan aman sebelum mendahului, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari terjadinya kecelakaan,” tegas Kapolres.

Respon Cepat Polsek Pandawan, Pria Mengamuk di Desa Kambat Selatan Berhasil Diamankan


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Respon cepat ditunjukkan oleh anggota piket Polsek Pandawan dalam menangani laporan masyarakat terkait adanya seorang pria yang mengamuk di Desa Kambat Selatan, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Berawal dari laporan warga melalui call center Polres HST, petugas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, anggota Polsek Pandawan berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial SH, warga Desa Kambat Selatan, yang diketahui sedang mengamuk.

Berdasarkan informasi di lapangan, tindakan yang bersangkutan dipicu oleh adanya permasalahan keluarga. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, petugas langsung mengamankan yang bersangkutan ke Polsek Pandawan guna penanganan lebih lanjut.

Situasi di lokasi kejadian pun berhasil dikendalikan dan kembali aman serta kondusif setelah dilakukan tindakan cepat oleh aparat kepolisian.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengapresiasi respon cepat anggota di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Respon cepat anggota merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya,” ujar Kapolres.
Beliau juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengedepankan langkah humanis dalam setiap penanganan permasalahan.

Senin, 06 April 2026

Kapolres HST Hadiri Seleksi Atlet Domino, Dukung Lahirnya Bibit Unggul Menuju Kejurprov Kalsel



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menghadiri kegiatan Seleksi Atlet Olahraga Domino Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam rangka mencari bibit atlet muda untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalimantan Selatan dan Nasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026, bertempat di Balai Rakyat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda HST atau yang mewakili, instansi terkait, KONI, Dispora, serta para peserta seleksi atlet domino dari berbagai wilayah di Kabupaten HST.

Seleksi ini bertujuan untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya akan mewakili Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada ajang Kejurprov ORADO Kalsel dan nasional. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan olahraga domino agar semakin dikenal dan berprestasi di tingkat daerah maupun provinsi dan nasional 

Dalam suasana yang penuh semangat dan sportivitas, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meraih kesempatan menjadi bagian dari tim yang akan berlaga di tingkat provinsi dan nasional.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai upaya positif dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga.

“Kami sangat mendukung kegiatan seleksi ini sebagai langkah untuk mencari dan membina bibit atlet muda yang berpotensi. Selain meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan seperti ini juga dapat membangun karakter, sportivitas, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Beliau juga berharap para atlet yang terpilih nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan meraih prestasi di ajang Kejurprov ORADO Kalimantan Selatan dan Nasional.