Rabu, 30 September 2026

Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang*


*
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan gabungan stakeholder terkait kembali merilis perkembangan terbaru penanganan korban KM Virgo Transport 8 pada Rabu (30/9/2026) malam. Memasuki hari ke-18 operasional, sebanyak 10 jenazah baru berhasil teridentifikasi, sehingga total korban yang teridentifikasi kini mencapai 51 orang.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kabid DVI Polri, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan Pihak KM Virgo Transport 8, bertempat di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. menyampaikan bahwa dari 10 jenazah yang dirilis pada rilis ke-8 ini, delapan di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan dua perempuan. Identifikasi berhasil dilakukan melalui pemeriksaan medis, data primer gigi, data sekunder, serta properti korban.

Berikut daftar 10 jenazah yang berhasil teridentifikasi pada Rabu (30/9/2026):

1. *Mohamat Sholeh* (L, 33 th) asal Grobogan, Jawa Tengah.
2. *Gondham Prakoso* (L, 32 th) asal Jombang, Jawa Timur.
3. *Nasib* (L, 43 th) asal Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara.
4. *Doddy Soemarno* (L, 37 th) asal Ngawi, Jawa Timur.
5. *Jevon Joechelin Jotham* (L, 19 th) asal Karanganyar, Jawa Tengah.
6. *Sutila* (P, 42 th) asal Sumenep, Jawa Timur.
7. *Aman Rahmandana* (L, 19 th) asal OKU Timur, Sumatra Selatan.
8. *Erna* (P, 60 th) asal Tapin, Kalimantan Selatan.
9. *Yudhiarisandi* (L, 36 th) asal Surabaya, Jawa Timur.
10. *Danang Heriyanto* (L, 41 th) asal Boyolali, Jawa Tengah.

Secara keseluruhan, dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 74 jenazah telah diterima oleh RS Bhayangkara Banjarmasin. Saat ini, 51 jenazah telah teridentifikasi, sedangkan 23 jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan DVI.

Di sisi lain, Basarnas mengonfirmasi bahwa penemuan korban di wilayah perairan Kalimantan Tengah terus bertambah. Tim penyisir kembali menemukan 4 korban meninggal dunia, yang saat ini dalam proses evakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin. Secara akumulatif, Basarnas mencatat 78 korban meninggal dunia (74 di RS Bhayangkara dan 4 proses evakuasi), sementara 57 orang masih dalam pencarian.

Terkait hak para korban, pihak Jasa Raharja menegaskan bahwa santunan terus disalurkan. Hingga saat ini, santunan telah dibayarkan kepada 46 ahli waris korban teridentifikasi, dan sisanya akan segera diselesaikan. Perwakilan pemegang saham PT Virgo juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses penanganan korban, penyelesaian hak asuransi, serta operasi pengangkatan (*salvage*) bangkai kapal bersama mitra internasional.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hantakan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 30/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Zani seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Selasa, 29 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 29/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Iful seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Senin, 28 September 2026

Update Evakuasi Kapal Virgo: 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi DVI Polda Kalsel, Total Korban Meninggal Capai 71 Orang*


*

Tim SAR Gabungan bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses evakuasi dan identifikasi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Hingga Senin (28/9/2026) sore, sebanyak 16 jenazah korban berhasil teridentifikasi oleh Tim DVI.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel didampingi Kabid Dokter Polda Kalsel, Kabid DVI Pusdokkes Polri, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kapolsek Banjarmasin Timur, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan Pihak KM Virgo Transport 8.

Dalam konferensi pers resmi yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin tersebut, Polda Kalsel mengonfirmasi bahwa dari total 243 penumpang sesuai manifes kapal, sebanyak 179 orang telah berhasil dievakuasi. Dari angka tersebut, 108 penumpang ditemukan dalam kondisi selamat, 71 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 64 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim penyelam gabungan.

"Hari ini kita melaksanakan rilis yang ketujuh. Dari total jenazah yang telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sebanyak 70 jenazah, hari ini ada 16 jenazah yang berhasil teridentifikasi, sehingga total korban teridentifikasi hingga saat ini berjumlah 41 orang," ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol. Wahyu Idayati, M.A.R.S., Sp.F. mengungkapkan bahwa proses identifikasi korban pada hari kelima dan seterusnya menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kondisi jenazah yang mulai membusuk serta perubahan fisik. Kendati demikian, identifikasi berhasil dilakukan melalui pemeriksaan data medis sekunder, pencocokan data gigi primer, properti perhiasan, serta dokumen identitas yang ditemukan pada tubuh korban.

Sementara itu, perwakilan Basarnas menjelaskan bahwa kendala utama pencarian korban di lokasi kejadian terletak pada posisi bangkai kapal yang masih labil. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko bagi tim penyelam untuk menyisir hingga ke bagian dalam bangkai kapal yang sulit dijangkau.

"Kondisi kapal masih labil, sehingga sangat berisiko bagi penyelam untuk menyelusuri tempat-tempat yang tidak terjangkau. Penyelam belum berani masuk lebih dalam dan baru menyusuri area yang aman dijangkau," jelas pihak Basarnas.

Di sisi lain, pihak Jasa Raharja menegaskan telah menyalurkan santunan kepada keluarga korban yang teridentifikasi. Proses verifikasi data ahli waris terus dilakukan berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan Basarnas agar hak-hak para korban dapat segera diserahkan.

Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi saat ini diserahterimakan secara bertahap kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan dengan proses pemakaman di daerah asal masing-masing. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dipastikan masih akan terus berlanjut.

Kapolri Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Perekat Persatuan*


*
Medan – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak mahasiswa untuk mengambil peran sebagai agen perubahan sekaligus menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan kuliah umum dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Tahun 2026 di Medan, Sumatera Utara.

Menurut Kapolri, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk menghadirkan perubahan positif. Dengan ilmu dan kemampuan yang dimiliki, mahasiswa diharapkan tidak hanya berkontribusi di lingkungan kampus, tetapi juga mengambil peran nyata di tengah masyarakat.

“Menjadi agen perubahan, menginisiasi dan mengajak masyarakat melakukan perubahan positif serta berpartisipasi dalam pembangunan,” ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan, kontribusi tersebut dapat diwujudkan sesuai bidang keilmuan masing-masing, mulai dari mendukung ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.

Di sisi lain, Kapolri mengingatkan bahwa generasi muda juga memiliki peran penting dalam menjaga ruang sosial tetap kondusif. Mahasiswa diharapkan menjadi pelopor kamtibmas dan perekat persatuan dengan menjaga kerukunan serta ikut menangkal hoaks dan provokasi.

Peran tersebut semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Tingginya penggunaan ruang digital harus diikuti kemampuan berpikir kritis agar generasi muda tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memicu perpecahan.

Karena itu, Kapolri mendorong mahasiswa untuk membangun budaya akademik yang sehat, menjaga integritas, menghargai perbedaan, dan memperkuat kolaborasi.

“Menjaga kerukunan, menangkal hoaks dan provokasi, serta mengajak masyarakat menjauhi narkoba, kekerasan, intoleransi, dan tindakan anarkis,” pesan Kapolri.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Paya Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 28/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Rahim seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Minggu, 27 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 27/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Baiaqi seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik


Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi.

‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas informasi bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh, mencari, dan menyimpan informasi publik. Masyarakat bisa melakukan permohonan informasi kepada badan hukum publik.

"Kehadiran kami di sini sebagai upaya sosialisasi ke masyarakat, memperluas informasi bahwa Polri sebagai badan hukum publik turut menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Kombes Komang di sela kegiatan, Minggu.

‎Kombes Komang menambahkan, Polri telah membuka berbagai kanal permohonan informasi publik yang dapat diakses dengan mudah, masyarakat juga dapat mengisi survey tentang kepuasan masyarakat terhadap pelayanan polri melalui link yang di bagikan.

Masyarakat dapat mengajukan permohonan melalui email layanan informasi, situs resmi Humas Polri, bersurat, maupun datang langsung ke Humas Polri. Permohonan tersebut ditujukan ke Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri.

"Polri akan menyediakan informasi publik secara cepat, mudah, tentunya sesuai dengan koridor Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” ucapnya.

‎Selain itu, Polri juga menghadirkan sejumlah platform digital seperti SPIT-Mediahub, Polri TV, E-PPID dan Tribratanews, serta menerbitkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2024 tentang tata cara pelayanan informasi publik di lingkungan Polri.

‎Menurut Kombes Komang, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas Polri sebagai badan hukum publik untuk mendukung program Polri Presisi. Selain itu mengutakan aspek pemantapan komunikasi publik dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Bagi Polri, keterbukaan informasi bukan hanya tuntutan, tetapi juga kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital," pungkasnya.

Personel dalam kegiatan ini membagikan stiker dan flyer edukasi keterbukaan informasi publik. Selain itu, ada hiburan game spin wheel dengan hadiah menarik yang dibagikan sebagai souvenir secara gratis kepada masyarakat.

Sabtu, 26 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Kasarangan Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 26/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Ihsan seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Lanjutan Pencarian Masih Berlangsung*


Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis lima jenazah korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang berhasil teridentifikasi pada Jumat (25/9/2026). Hasil ini disampaikan dalam konferensi pers ke-7 terkait penanganan korban insiden tersebut.

Di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Karodokpol Pusdokkes Polri, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan pihak KM Virgo Transport 8 mengumumkan tambahan 5 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM. selaku Ketua Tim DVI menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 45 jenazah korban telah masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Dari jumlah tersebut, 20 jenazah sebelumnya telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dipulangkan ke rumah duka.

"Hari ini kami merilis lima jenazah yang baru berhasil teridentifikasi, sementara 20 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi," ujar Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti saat konferensi pers.

Berdasarkan pencocokan data ante mortem dan post mortem, lima jenazah yang teridentifikasi adalah:

1. Mahmud Sahudi (Laki-laki, 43 tahun) asal Jember, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi, ciri medis, dan properti.
2. Taruno Hidayat (Laki-laki, 47 tahun) asal Madiun, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
3. Ibnu Darmawan (Laki-laki, 24 tahun) asal Kediri, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis sekunder dan properti.
4. Purkam (Laki-laki, 64 tahun) asal Tulungagung, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
5. Dwi Priyambodo (Laki-laki, 36 tahun) asal Kebumen, Jawa Tengah. Teridentifikasi melalui pemeriksaan primer sidik jari, ciri medis, dan properti.

Pihak DVI Polda Kalsel mengimbau keluarga korban yang anggota keluarganya belum ditemukan untuk memberikan data ante mortem medis secara rinci. Data berupa ciri fisik khas (seperti tahi lalat, bekas operasi, tato) serta rekam medis gigi atau foto yang memperlihatkan gigi sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pencocokan.

Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh instansi terkait memastikan kesiapsiagaan posko 24 jam untuk pengawalan jenazah, pendampingan trauma healing, hingga kelancaran pemulangan korban ke daerah asal.

Sementara itu, perwakilan Basarnas melaporkan bahwa total penumpang berdasarkan manifes tercatat sebanyak 243 orang. Hingga Jumat, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 161 orang, dengan rincian 108 selamat, 53 meninggal dunia, dan 82 orang masih dalam proses pencarian.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja mengonfirmasi pembayaran santunan bagi para korban selamat maupun meninggal dunia terus diproses. Penyelarasan data manifes kapal dengan identitas asli korban terus dilakukan bersama perusahaan ekspedisi dan operator kapal guna memastikan hak seluruh korban dapat tersalurkan sesuai ketentuan.

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat*


*
JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 50 Pati Polri dan 4 PNS Polri menerima kenaikan pangkat dalam upacara tersebut.

Dari 50 Pati Polri yang naik pangkat, satu personel memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 15 personel menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 34 personel menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Salah satu Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. adalah Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. selaku Astamaops Kapolri. Sementara sejumlah Pati yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol. di antaranya Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H. selaku Kadivhubinter Polri, Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. selaku Kapolda Sulut., serta Dr. Wawan Muliawan, S.H., S.I.K., M.H. selaku Wakabaintelkam Polri.

Kenaikan pangkat juga diberikan kepada 34 Pati Polri menjadi Brigjen Pol., di antaranya Dally Achmad Mutiara, S.I.K., Zefanja Honpry Dapas, S.I.K., M.Si., dan Dr. Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H.

Selain Pati Polri, Korprapot juga diikuti dengan kenaikan pangkat bagi empat PNS Polri. Kenaikan pangkat tersebut terdiri atas tiga PNS menjadi Pembina Utama dan satu PNS menjadi Pembina Utama Madya.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas. Menurutnya, kenaikan pangkat sekaligus menjadi amanah untuk meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.

“Setiap kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel. Namun, di balik kenaikan pangkat tersebut terdapat amanah dan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Irjen Pol. Johnny menambahkan, kenaikan pangkat juga merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus bentuk kepercayaan organisasi. Para personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan dapat terus menjaga kehormatan institusi dan menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.

“Harapannya, kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi pencapaian secara pribadi, tetapi juga menjadi energi baru untuk terus berkarya, memberikan kontribusi positif, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis,” tutupnya.

Jumat, 25 September 2026

Polsek Batara Bersama Kelompok Tani Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di HST



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan, Polsek Batara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan panen jagung pakan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Usaha Maju, Desa Awang RT 004 RW 002, Kecamatan Batang Alai Utara (Batara), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (25/9/2026) pukul 08.00 WITA.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Batara IPTU S.Z. Siregar, anggota Poktan Usaha Maju serta personel Polsek Batara.
Panen jagung tersebut dilaksanakan pada lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare. Dari lahan tersebut, diperoleh hasil panen jagung dalam kondisi basah sekitar 1,5 ton dengan estimasi hasil setelah dikeringkan mencapai kurang lebih 1 ton.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri melalui Polsek Batara dengan para petani dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Selain mendukung ketersediaan pangan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten HST.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa Polres HST akan terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Sinergi antara Polri, kelompok tani dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.”
“Kami juga mengapresiasi para petani yang terus bersemangat mengelola lahan pertanian. Semoga hasil panen ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.

Polsek Batara Polres HST Salurkan Air Bersih ke Warga Desa Haur Gading di Tengah Kemarau Panjang





Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Batang Alai Utara (Batara) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Haur Gading, Kecamatan Batang Alai Utara.


Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di titik permukiman warga Desa Haur Gading RT 06/RW 03. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar, Ketua Bawaslu Kabupaten HST Nurul Huda, S.Pd., anggota Polsek Batara, petugas PDAM Kabupaten HST, serta warga masyarakat Desa Haur Gading.


Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian sekaligus respons cepat kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.


"Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri, khususnya Polsek Batara, dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.


Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau yang masih berlangsung. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan memperkuat hubungan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui aksi nyata dan kepedulian sosial.


Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kepolisian akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, distribusi air bersih merupakan langkah nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air akibat kemarau panjang.


"Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolres.


Selain menyalurkan bantuan, Polsek Batara juga melakukan pemantauan terhadap desa-desa lain yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih di wilayah hukumnya. Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk menentukan kebutuhan serta menjadwalkan penyaluran air bersih secara berkelanjutan apabila kondisi kemarau masih berlangsung.


Bagi warga Desa Haur Gading, bantuan air bersih ini menjadi perhatian yang sangat berarti di tengah kondisi sulit akibat kemarau panjang. Kehadiran personel kepolisian bersama petugas terkait diharapkan mampu memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Paya Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 25/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Rahim seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel*


*

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis perkembangan terbaru terkait identifikasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8. Hingga Kamis (24/9/2026), total jenazah korban meninggal dunia yang telah berhasil teridentifikasi mencapai 20 orang dari keseluruhan 42 jenazah yang ditemukan.

Dalam rilis pers keenam yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, yang dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. jajaran Kepolisian, Basarnas, Jasa Raharja, dan perwakilan kapal, Tim DVI Polda Kalsel mengumumkan tambahan 6 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

"Sampai hari Kamis, 24 September 2026, kami telah berhasil mengidentifikasi 6 jenazah tambahan. Sehingga total jenazah yang teridentifikasi menjadi 20 orang. Sementara 22 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi," ujar Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM.

Adapun enam jenazah yang baru teridentifikasi tersebut meliputi:
1. Deny Dwi Saputra (32), laki-laki, asal Boyolali, Jawa Tengah.
2. Abdul Fikri (27), laki-laki, asal Purbalingga, Jawa Tengah.
3. Tuti (29), perempuan, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
4. Mashudi (27), laki-laki, asal Jepara, Jawa Tengah.
5. Feris Sundaryanto (37), laki-laki, asal Lampung Tengah.
6. Aditya Firmansyah (19), laki-laki, asal Kediri, Jawa Timur.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis, pemeriksaan gigi, sidik jari, hingga properti yang dikenakan korban. Untuk 22 jenazah sisanya, Tim DVI telah mengirimkan sampel DNA ke Mabes Polri di Jakarta untuk proses pencocokan lebih lanjut dengan data ante mortem keluarga korban.

Berdasarkan manifest penumpang, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 150 penumpang, dengan rincian 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. Tim masih terus melakukan pencarian terhadap 93 penumpang yang diperkirakan masih hilang.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa area pencarian telah diperluas hingga ke perairan Kalimantan Tengah. Selain pencarian di permukaan laut, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam bangkai kapal dengan tetap memperhitungkan faktor keselamatan para penyelam.

Sementara itu, pihak PT Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah, pemulangan ke daerah asal, hingga pemakaman korban. Di sisi lain, Jasa Raharja juga tengah melakukan verifikasi data ahli waris agar penyaluran santunan bagi korban selamat maupun meninggal dunia dapat diselesaikan setelah identitas korban terverifikasi.

Kamis, 24 September 2026

Kapolres HST Bantu Tandon Air 1.200 Liter untuk Warga Desa Bulayak, Dipasang Bergotong Royong




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Bantuan berupa tandon air berkapasitas 1.200 liter dari Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., dipasang secara gotong royong bersama masyarakat di Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (24/9/2026).

Kegiatan pemasangan tandon air tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Desa Bulayak RT 01, Kecamatan Hantakan. Proses pemasangan berlangsung dengan semangat kebersamaan. Sejumlah anggota Polsek Hantakan bersama Pembakal Desa Bulayak, aparat desa, serta warga setempat bahu-membahu memasang tandon air bantuan tersebut.

Kapolsek Hantakan Ipda Edy Fitriadi menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi antara kepolisian dengan pemerintah desa serta masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan warga.

Menurutnya, keberadaan tandon air tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bulayak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

"Melalui kegiatan ini, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong agar bantuan tandon air dapat segera dimanfaatkan oleh warga," ujar Ipda Edy Fitriadi.

Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemasangan tandon air tersebut.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Tidak hanya menyalurkan bantuan, jajaran kepolisian juga turut hadir bersama warga dalam proses pemasangan hingga tandon tersebut siap digunakan.

Bantuan tandon air berkapasitas 1.200 liter tersebut merupakan bantuan dari Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten HST.

Dengan terpasangnya tandon air ini, diharapkan dapat memberikan manfaat dan mendukung ketersediaan air bagi masyarakat Desa Bulayak, sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta kebersamaan antara Polri, pemerintah desa, dan warga.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Lambat Utara Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 24/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Hasim seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Rabu, 23 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Hantakan Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Hantakan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hantakan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 23/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Adhie seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Hantakan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Selasa, 22 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Mahang Kecamatan Pabdawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa 22/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Hamrani seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Senin, 21 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek LAU Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek LAU Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Tungkup Kecamatan LAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin 21/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Hendra seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek LAU di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Minggu, 20 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batara Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batara Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Jagung dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Awang Kecamatan Batara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu 20/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Amat seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Jagung di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batara di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026*


*

Badung - Indonesia kembali menjadi tuan rumah konferensi polisi perempuan dunia. Sebanyak 450 peserta dari 43 negara berkumpul di Bali dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 pada 20-24 September. Forum internasional ini membahas berbagai tantangan kepolisian modern, mulai dari kepemimpinan perempuan, perdagangan orang dan kekerasan berbasis teknologi hingga kontra-terorisme serta kejahatan transnasional.

Pembukaan konferensi digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/9/2026). Kapolri hadir dan memberikan sambutan sebelum seremoni pemukulan gong sebagai tanda resmi dibukanya konferensi.

Bagi Indonesia, penyelenggaraan tahun ini menjadi kali kedua mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah konferensi IAWP. Sebelumnya, Indonesia menjadi tuan rumah konferensi ke-58 di Labuan Bajo pada 2021 dengan tema “Women at the Centerstage of Policing”.

Tahun ini, IAWP mengusung tema “Women Leading Global Change”.

“Such an honor for Indonesia to once again be entrusted with hosting the IAWP Conference for the second time, following Labuan Bajo in 2021,” kata Kapolri.

Delegasi yang hadir berasal dari berbagai kawasan dunia. Selain 164 peserta Indonesia, konferensi diikuti 48 peserta Tanzania, 36 Kanada, 19 Amerika Serikat, 18 Inggris, 16 Australia, 14 Korea Selatan, serta delegasi dari puluhan negara lainnya.

Sejumlah tokoh kepolisian internasional juga hadir, antara lain Presiden IAWP Julia Jaeger, Commissioner of the Australian Federal Police Krissy Barrett, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Kateryna Pavlichenko.

Konferensi selama lima hari tersebut tidak hanya berbicara soal representasi dan kepemimpinan perempuan. Agenda pelatihan disusun untuk membahas persoalan konkret yang kini dihadapi kepolisian dunia.

Topik yang dibahas antara lain kepemimpinan perempuan, investigasi kompleks, identifikasi korban bencana, perdagangan orang, kontra-terorisme, kekerasan berbasis teknologi, transformasi teknologi kepolisian, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.

Kapolri menilai kerja sama semacam itu semakin penting ketika modus kejahatan terus berkembang melintasi batas negara dan memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk AI.

Karena itu, IAWP 2026 diharapkan menjadi ruang bagi polisi perempuan dunia untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik sekaligus membangun jejaring serta kerja sama internasional yang berkelanjutan.

“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change,” kata Kapolri.

Sabtu, 19 September 2026

Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8*


*

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Inafis kembali berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 Surabaya–Banjarmasin. Ketiga jenazah yang dievakuasi pada Jumat (18/9/2026) tersebut teridentifikasi sebagai warga asal Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang di pimpin Kabid Humas Polda Kalsel, Kabid Dokter Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Direktur KPLP, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, dan PT. Jasa Raharja Putera di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) pukul 13.00 WITA.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

"Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian," ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. selaku Ketua DVI mengungkapkan bahwa proses pencocokan data antemortem dan postmortem berhasil mengidentifikasi identitas seluruh jenazah:

- Muhammad Abdiannoor (30), warga Banjarmasin, teridentifikasi melalui ciri medis gigi dan properti.
- Yuli (29), warga Banjarmasin Selatan, teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi dan properti.
- Surya (59), warga Margasari Hulu, teridentifikasi melalui sidik jari dan ciri medis.

Ketiga korban diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan, di mana dua di antaranya merupakan pasangan suami istri dan satu lainnya adalah paman korban. Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga berlangsung hari ini setelah proses pemandian dan pengafanan selesai dilakukan di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Hingga hari ketujuh operasi pencarian dan evakuasi, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 117 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 orang dinyatakan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 126 korban lain yang dilaporkan masih hilang.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera memastikan pemenuhan hak santunan bagi para korban, termasuk menanggung biaya pengobatan bagi 21 korban luka yang saat ini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Prosedur penanganan jenazah dan fasilitas pendukung, seperti penyediaan ambulans serta kontainer pendingin, juga telah disiagakan guna mengantisipasi proses evakuasi lanjutan.

Kapolres HST Cup 2026 Resmi Berakhir, Jadi Wadah Pembinaan Talenta Sepak Bola Pelajar dan Gerakan Jauhi Narkoba



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Turnamen sepak bola Kapolres HST Cup 2026 antar pelajar SMA sederajat se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi berakhir. Kompetisi yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas tersebut ditutup di Stadion Murakata Barabai, Sabtu (19/9/2026) pagi.

Sejak pertandingan perdana hingga laga terakhir, seluruh rangkaian turnamen berjalan dengan lancar. Para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten HST menunjukkan antusiasme tinggi serta semangat berkompetisi untuk memberikan penampilan terbaik bagi sekolah masing-masing.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Kapolres HST Cup 2026, mulai dari panitia, sekolah, guru, pemain, hingga masyarakat yang turut menyaksikan dan memberikan dukungan.

Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter melalui olahraga.

“Turnamen ini diadakan untuk menyosialisasikan kepada para pelajar agar lebih mencintai olahraga dan menjauhi narkoba,” ujar Jupri.

Ia menambahkan, melalui olahraga, para pelajar dapat belajar banyak hal, mulai dari kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, tanggung jawab hingga mental dalam menghadapi persaingan.

Kapolres HST juga berharap kompetisi tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten HST. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak talenta muda HST yang mampu berkembang dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Olahraga merupakan salah satu sarana yang sangat positif bagi generasi muda. Kita ingin para pelajar memiliki kegiatan yang sehat, membangun prestasi, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
Kapolres menegaskan, Kapolres HST Cup tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026. Ke depan, turnamen tersebut direncanakan menjadi agenda rutin setiap tahun dengan memperebutkan Piala Bergilir Kapolres HST.
“Ke depannya kegiatan ini dipastikan menjadi turnamen rutin setiap tahun melalui Piala Bergilir Kapolres HST,” kata Jupri.
Rencana tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, sekaligus menjadi wadah pencarian bibit-bibit muda potensial di bidang sepak bola Kabupaten HST.
Lebih dari sekadar pertandingan, Kapolres HST Cup 2026 juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpelajar, sekolah, dan masyarakat melalui semangat olahraga.
Dengan berakhirnya kompetisi tahun ini, semangat pembinaan sepak bola pelajar di Kabupaten HST diharapkan terus berlanjut. Dari lapangan hijau, lahir sportivitas, persahabatan, prestasi, dan generasi muda yang sehat serta berprestasi.



Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres HST Bagikan Beras kepada Puluhan Pengemudi Ojol



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membagikan bantuan beras kepada puluhan pengemudi ojek online (ojol), Jumat (18/9/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres HST, Barabai. Masing-masing pengemudi ojol menerima bantuan beras SPHP seberat 5 kilogram.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada para pengemudi ojol yang setiap harinya beraktivitas di jalan raya dan turut membantu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, mulai dari mengantar penumpang, makanan, hingga berbagai keperluan lainnya.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas Polres HST AKP Saiful Fakri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang sehari-hari bekerja di jalan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada rekan-rekan ojol yang setiap hari bekerja di jalan untuk melayani masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar AKP Saiful Fakri.

Selain menyerahkan bantuan, Satlantas Polres HST juga menyampaikan imbauan kepada para pengemudi ojol agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan menjaga kesehatan selama beraktivitas.
Terlebih, kondisi udara di wilayah Barabai saat ini terganggu kabut asap. Para pengemudi diingatkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan masker guna mengurangi paparan asap selama berkendara.

“Jaga kesehatan, tetap utamakan keselamatan saat berkendara, dan jangan lupa menggunakan masker karena saat ini kondisi di Barabai sedang dilanda kabut asap yang cukup tebal,” pesannya.
Para pengemudi ojol yang menerima bantuan menyambut positif kegiatan tersebut. Salah seorang pengemudi ojol, Rahmad, menyampaikan apresiasi kepada Polres HST, khususnya Satlantas, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada komunitas ojol.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres HST, khususnya Satlantas, yang sudah peduli kepada kami para ojol. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi perhatian yang berarti bagi kami,” ungkap Rahmad.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satlantas Polres HST berharap hubungan antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ojol semakin erat. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres HST mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

Polsek Batu Benawa Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan terus diwujudkan jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Melalui Polsek Batu Benawa, bantuan air bersih kembali disalurkan kepada warga Desa Kalibaru dan Desa Pantai Batung, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (18/9/2026).


Kegiatan penyaluran air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batu Benawa IPTU Iskandar. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres HST terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih akibat musim kemarau yang masih berlangsung.

Penyaluran bantuan dilaksanakan mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai dengan menyasar warga Desa Kalibaru RT 005 dan Desa Pantai Batung RT 003, Kecamatan Batu Benawa.


Dalam pelaksanaannya, jajaran Polsek Batu Benawa turut didampingi Kepala Desa Kalibaru, Ketua RT 005, Kepala Desa Pantai Batung serta Ketua RT 003. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan perangkat RT tersebut turut mendukung kelancaran penyaluran bantuan sehingga dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.


Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari selama kondisi kekeringan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.


Kehadiran personel Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan dan membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.


Kapolsek Batu Benawa IPTU Iskandar menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap kondisi masyarakat di wilayah hukumnya.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar IPTU Iskandar.


Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Polri akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan kepedulian dan kehadiran kita,” ungkap Kapolres.


Melalui kegiatan tersebut, Polres HST dan Polsek Batu Benawa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, responsif dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan serta kepercayaan antara Polri dan masyarakat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Limpasu Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Limpasu Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hawang Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu 19/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Yudha seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Limpasu di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Jumat, 18 September 2026

Tim Gabungan Polda Kalsel Atasi Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor*


*

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, terus diintensifkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Pemprov, Korem, Lanud, Lanal, hingga jajaran Kepolisian. Langkah sinergis ini memfokuskan pemadaman pada titik-titik krusial seperti area Guntung Damar dan kawasan hutan lindung.

Dalam pemadaman yang berlangsung pada pagi hari ini, Jumat (18/9/2026) di Jalan Bandara Baru, Kota Banjarbaru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., mengerahkan sebanyak 98 personel gabungan dari Polres Banjarbaru, Direktorat Samapta, dan Satuan Brimob Polda Kalsel. Upaya pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan cairan surfaktan yang dicampur air dengan rasio perbandingan 1:100. Setelah sekitar 1,5 jam penanganan intensif sejak pukul 09.00, sebanyak 90 persen titik api di area target seluas lebih dari 2 hektar berhasil dipadamkan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa hingga saat ini, sebanyak 10.200 liter cairan surfaktan telah diproduksi untuk menunjang operasional di lapangan. Meski bahan baku pembuatan surfaktan masih harus didatangkan dari Pulau Jawa, pasokan terus ditambah untuk didistribusikan ke seluruh posko dan armada pemadam kebakaran.

Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru serta mencegah aksi pembakaran lahan secara ilegal, tim gabungan meningkatkan intensitas pemantauan melalui patroli bersama yang digelar mulai malam hingga pagi hari. Selain patroli darat, penyediaan sumber air juga diperkuat dengan menempatkan 34 unit penampung air (bioflok) di beberapa titik strategis, termasuk Guntung Damar, hutan lindung, dan Pengayuan, serta memanfaatkan pasokan air dari embung dan area bandara.

Di samping upaya pemadaman dan pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla terus berjalan tegas. Hingga kini, tim Penegakan Hukum (Gakkum) Karhutla Ditreskrimsus Polda Kalsel bersama jajaran Polres terus bergerak melakukan penanganan hukum secara masif.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. menyatakan bahwa langkah awal penanganan dimulai dari penyidikan atas setiap laporan titik api yang ditemukan. Sejauh ini, pihak kepolisian telah menerbitkan sedikitnya 73 Laporan Informasi (LI), baik yang bersumber dari aduan masyarakat maupun temuan langsung petugas di lapangan.

"Dari hasil pendalaman tersebut, kami telah menerbitkan laporan polisi. Untuk kategori perorangan, saat ini sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka," ujar Dirkrimsus Polda Kalsel saat memberikan keterangan di lokasi penanganan Karhutla.

Dari lima tersangka perorangan tersebut, berkas perkara dua di antaranya telah memasuki Tahap I dan dilimpahkan ke Kejaksaan Penuntut Umum untuk diteliti. Sementara tiga tersangka lainnya masih dalam proses pemberkasan.

Tidak hanya menyasar pelaku perorangan, ketegasan hukum juga diarahkan kepada pihak korporasi. Polda Kalsel saat ini tengah melakukan penyidikan terhadap 10 korporasi yang diduga terlibat atau bertanggung jawab atas kebakaran lahan di lokasi operasional mereka.

Adapun sebaran korporasi yang tengah disidik tersebut tersebar di beberapa Kabupaten, di antaranya Kabupaten Banjar (Martapura), Tabalong, Tapin, Tanah Laut, hingga Barito Kuala (Batola). Khusus untuk Polda Kalsel, dua korporasi di antaranya telah resmi dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Dalam pengusutannya, kepolisian mendalami dua asumsi penyebab terbakarnya lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik kkorporas yakni Rambatan api kebakaran HGU terjadi akibat perambatan api yang berasal dari lahan di luar kawasan HGU, kemudian titik api yang memang muncul dan membakar lahan dari dalam kawasan HGU itu sendiri.

Pihak Polda Kalsel menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses penyidikan 10 korporasi tersebut dalam waktu singkat demi memberikan efek jera dan menuntaskan permasalahan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek BAS Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek BAS Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani Tomat dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Lok Basar Kecamatan BAS Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jum'at 18/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Husni seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Tomat di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek BAS di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Kamis, 17 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pandawan Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Pandawan Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Hulu Rasau Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis 17/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Roni seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Pandawan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.





Sat Lantas Polres HST Gelar Bakti Kesehatan dalam Rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71



Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan bertempat di RSHD Barabai, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Sat Lantas Polres HST sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap kesehatan serta kebutuhan masyarakat.
Bakti Kesehatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara anggota Kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Sat Lantas Polres HST terus berkomitmen memberikan pelayanan yang humanis, profesional dan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus wujud nyata semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini kami jadikan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan Bakti Kesehatan, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan terus mendorong personel untuk memberikan pelayanan yang humanis, responsif dan penuh kepedulian.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat sinergi dan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Mari bersama-sama kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Rabu, 16 September 2026

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Batu Benawa Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Warga Binaannya

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, anggota Polsek Batu Benawa Polres HST melaksanakan pendampingan kepada petani cabe dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan warga di Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu 16/9/2026

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada lahan milik Bapak Padli seluas 6 borongan yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman Cabe di area perkebunannya. Kehadiran anggota Polsek Batu Benawa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Selain memberikan pendampingan, anggota Polsek juga turut memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan lokal.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program swasembada pangan ini membutuhkan peran aktif dari semua pihak, baik petani, instansi terkait maupun aparat kepolisian. Kami siap memberikan dukungan serta koordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres HST bersama jajaran Polsek dan instansi terkait siap bersinergi untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah.