Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan monitoring pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (14/05/2026) mulai pukul 08.00 WITA
Kegiatan monitoring dilaksanakan di SPBU Gambah Kecamatan Barabai, SPBU Sungai Rangas Kecamatan Labuan Amas Selatan dan SPBU Kapuh Kecamatan Haruyan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabagops Polres HST, Kasat Reskrim Polres HST, Kasat Intelkam Polres HST, Kasi Humas Polres HST, Kabid Pasar Dinas Perdagangan Kabupaten HST beserta staf, Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres HST, Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres HST serta personel Polres HST.
Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM di ketiga SPBU masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Adapun rincian stok BBM di SPBU Gambah meliputi Bio Solar sebanyak 15.886 liter, Pertalite 16.446 liter, Pertamax 7.238 liter dan Dexlite 7.716 liter.
Sementara itu, stok BBM di SPBU Sungai Rangas terdiri dari Bio Solar 4.510 liter, Pertalite 10.612 liter, Pertamax 19.479 liter, Pertamax Turbo 6.390 liter dan Pertamina Dex 1.784 liter.
Sedangkan di SPBU Kapuh tersedia Bio Solar sebanyak 10.433 liter, Pertalite 10.637 liter, Pertamax 6.157 liter, Pertamax Turbo 5.077 liter dan Dexlite 5.537 liter.
Dalam kegiatan tersebut, Polres HST mengingatkan pihak pengawas SPBU agar terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM sesuai ketentuan yang berlaku guna mengantisipasi penyalahgunaan maupun pengisian berulang. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat juga diminta tetap berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
Petugas juga menemukan adanya kendaraan dengan nomor polisi yang tidak sesuai dengan barcode yang digunakan sehingga tidak dapat dilakukan pengisian BBM subsidi jenis Bio Solar.
Diketahui, jumlah SPBU di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 12 SPBU dan 9 di antaranya menyediakan BBM subsidi jenis Bio Solar. Monitoring ini dilakukan sebagai langkah pengawasan agar penyaluran BBM tepat sasaran serta mencegah terjadinya penyalahgunaan.
Selama kegiatan berlangsung situasi di SPBU Gambah, SPBU Sungai Rangas dan SPBU Kapuh terpantau aman dan tertib. Antrean kendaraan masih dalam batas wajar dan tidak ditemukan adanya indikasi panic buying di tengah masyarakat.
Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk pengawasan bersama guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya Bio Solar subsidi, berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Kami juga mengimbau pihak SPBU agar lebih selektif dalam melakukan pelayanan pengisian BBM guna mencegah adanya penyalahgunaan barcode maupun pengisian berulang,” ujarnya.
Kapolres HST menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan bersama instansi terkait agar ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah tetap aman dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi aturan dalam pembelian BBM subsidi sehingga distribusinya benar-benar tepat sasaran,” tutup Kapolres.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar