Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., secara resmi memimpin Upacara Pembukaan Latihan Kemampuan Pelopor Personel Sat Brimob Polda Kalsel Tahun 2026. Upacara khidmat ini berlangsung di Lapangan Makosat Brimob Polda Kalsel, Senin (18/5/2026) pukul 08.00 WITA.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, serta sejumlah pimpinan kewilayahan di antaranya Plh Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar, Kapolres Tala, dan Kapolres Batola.
Latihan yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari ke depan ini diikuti oleh 216 personel pilihan Sat Brimob Polda Kalsel. Selama masa pelatihan, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi krusial, antara lain:
- Sejarah Korps Brimob, tugas pokok, serta fungsi pelopor.
- Tuntunan sikap dan perilaku pelopor.
- Kemampuan teknis seperti Grand Attrack Ground (GAG), sandi, dan Combat Medic.
- Simulasi Penanganan Huru-Hara (PHH) dan Navigasi Darat.
- Drill pertempuran hingga latihan Basis Operasi Depan (BOD).
Menariknya, sinergitas antarlini juga ditonjolkan dalam latihan ini. Para Kapolres/ta jajaran Polda Kalsel dijadwalkan bergabung pada hari ke-7, sementara para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel akan turut serta pada hari ke-8 sebagai bentuk dukungan dan penguatan soliditas internal.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam amanatnya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan proses besar untuk membentuk mental, karakter, disiplin, loyalitas, serta jiwa juang seorang pelopor sejati.
"Brimob adalah pasukan elite yang dibentuk untuk menghadapi tantangan dan situasi berbahaya demi memberikan perlindungan kepada masyarakat. Brimob bukan tempat untuk mencari kenyamanan," tegas Kapolda Kalsel.
Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan tugas Korps Korps Baret Biru ini tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata, melainkan lahir dari soliditas tim, rasa saling percaya, kekompakan, dan jiwa korsa yang kuat.
Menutup arahannya, Kapolda menginstruksikan kepada seluruh peserta dan instruktur agar tetap mengutamakan faktor keamanan (safety), keselamatan, dan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) selama latihan berlangsung.
Semangat para peserta pun dibakar dengan penanaman semboyan legendaris Korps Brimob Polri "Sekali melangkah pantang menyerah, Sekali tampil harus berhasil, Jiwaraga kami demi kemanusiaan."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar