Sabtu, 01 Februari 2025

Pererat Tali Silaturahmi, Kapolres HST Melaksanakan Kunjungan Kerja Ke PN Kelas II Barabai




Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Guna mempererat tali silaturahmi antara Polres HST dan PN Kelas II Barabai, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K. yang didampingi Wakapolres dan PJU Polres HST berkunjung ke Ketua PN Barabai Lenny Kusuma Maharani ,. S.H, M.Hum. bertempat di ruang Kerja Ketua PN Kelas II Barabai. Kamis 30/1/2025
Dalam kesempatan ini Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K. kegiatan ini untuk silaturahmi dan memperkenalkan diri sekaligus untuk mempererat tali Silaturahmi dan Sinergitas Polri Dan PN dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di Kab. HST

Ketua PN Barabai Lenny Kusuma Maharani ,. S.H, M.Hum menyampaikan atas nama pribadi dan keluarga besar PN mengucapan terima kasih atas kedatangan Kapolres HST bersama rombongan semoga jalainan silaturrahmi yang sudah terbina dengan baik tetap berlanjut dan berkisanambungan dalam rangka memperkokoh sinergitas Polri dan PN guna menjaga keamanan dan ketertiban di Kab. HST,"

Kerahkan unit K-9, Polda NTB gerebek kampung narkoba dan Amankan 29,72 Gram Sabu*





Tim Gabungan BKO Polda NTB, SAT BRIMOB POLDA NTB, POLRES LOMBOK TENGAH dan TNI hari Kamis (30/01/25) menggerebek kampung narkoba di kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Tim Polisi Satwa (Polsatwa) Direktorat Samapta Polda NTB juga dilibatkan dalam penggerebekkan ini. 

Enam personel Polsatwa beserta 3 ekor anjing pelacak khusus (Caksus) narkoba atau K-9 diturunkan untuk melakukan pencarian barang bukti barang haram perusak anak bangsa di kampung tersebut. 

Hasilnya, 29,72 gram barang bukti berupa Narkotika golongan l bukan tanaman jenis sabu ditemukan di 6 TKP Desa Beleke Daye, Praya Timur. 

“Anjing pelacak memiliki peran penting dalam berbagai operasi kepolisian, seperti pengamanan bandara, terminal, hingga razia narkotika,” kata Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Irjen Mulia Hasudungan Ritonga dalam keterangannya, Sabtu (1/2). 

Oleh karenanya, kata Irjen Mulia, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan satwa dengan latihan rutin agar kemampuan mereka tetap optimal. 

“Anjing pelacak ini juga turut membantu dalam setiap pencarian korban-korban bencana alam, mereka kami terus tingkatkan kemampuannya,” tegas Irjen Mulia. 

Dalam penggerebekan itu, 25 orang berhasil diamankan yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 orang perempuan, dari 6 lokasi di Desa Beleke Daye. 

Kemudian, anjing K-9 Ditsamapta menemukan sejumlah lokasi penyimpanan narkoba jenis sabu di beberapa rumah di Dusun Beleka II, Praya Timur. 

Dari TKP pertama, anjing pelacak menemukan 1 klip transparan yang berisikan sabu seberat 4,28 gram. 

Kemudian TKP kedua ditemukan dua bungkus sabu dengan total 20,12 gram. Sementara di TKP ketiga, ditemukan 2,65 gram sabu dalam 1 bungkus klip. 

Di TKP kelima, ditemukan 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 1,21 gram. Dan di TKP keenam anjing pelacak khusus menemukan 1,46 gram sabu yang disimpan dalam 1 bungkus plastik klip. 

Sehingga total barang bukti sabu yang berhasil ditemukan seberat 29,72 gram. Selain narkoba jenis sabu, polisi juga turut mengamankan sejumlah timbangan digital, alat hisap sabu dan uang tunai sebanyak Rp 26 juta.

Penindakan ini merupakan salah satu upaya penguatan Asta Cita ke 7 Presiden Prabowo Subianto, khususnya penindakan terhadap kampung narkoba.