Minggu, 23 Juni 2024

Akpol 1992 Pratisara Wirya Gelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kalimantan Selatan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78



Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, angkatan Akpol 1992 yang dikenal dengan nama Pratisara Wirya menggelar acara bakti sosial dan bakti kesehatan di Kalimantan Selatan, Minggu (23/6/2024). Acara ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa tempat di Banjarmasin yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H., dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Lynda Winarto, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel.

Selain itu hadir juga rombongan Akpol 1992 dari Mabes Polri diantaranya Dir Gakkum Korlantas Polri Brigjen Pol R. Slamet Santoso, S.H., S.I.K. selaku Ketua Panitia Bakti Akpol 1992 Pratisara Wirya, beserta Brigjen Pol Aby Nursetyanto, S.H., S.I.K., Brigjen Pol Hery Santoso, S.I.K., M.H., Brigjen Pol Slamet Haryadi, Kombes Pol Erdi Adrimurlan Chaniago, S.I.K., M.Si., dan Kombes Pol Nelson Pardamean Purba, S.I.K., M.H.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang turut serta dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Akpol 1992 Pratisara Wirya.

Dalam acara bakti kesehatan, Pratisara Wirya menyediakan layanan medis gratis, berupa Khitanan, Stunting / Ibu Hamil, Pemeriksaan kesehatan dan Donor darah. Selain itu, juga dibagikan 5 buah alat kesehatan berupa Kursi roda dan Tongkat kruk untuk masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, dalam Bakti Sosial Akpol 1992 dibagikan sembako gratis sebanyak 500 paket serta Pasar Murah dan Bazar UMKM sebanyak 1.000 paket kepada keluarga kurang mampu yang ada wilayah Banjarmasin maupun warga pesisir sungai.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini berupa Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan seperti Khitanan, Donor darah, Stunting / Ibu Hamil, dan Pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, juga ada Bedah rumah diwilayah Kabupaten Tabalong dan Sumur bor di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Kegiatan yang digelar Akpol 1992 Pratisara Wirya ini pun mendapatkan antusias tinggi dari warga masyarakat Kalimantan Selatan dilibatkan sebanyak 15.000 orang, sehingga dalam waktu dekat juga akan kembali digelar kegiatan seperti yang berlangsung saat ini.

“Puncak kegiatan Akpol 1992 Pratisara Wirya akan dilaksanakan pada bulan Juli,” terang Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto.

Selaku perwakilan Akpol 1992 Kapolda berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat, serta kedepannya Polri tetap dapat melayani masyarakat dan masyarakat dapat lebih percaya terhadap Polri.

Sabtu, 22 Juni 2024

Wakapolri Minta Lulusan S1, S2 dan S3 STIK Tahun 2024 Mampu Jadi Agen Perubahan





Jakarta - Lemdiklat Polri menggelar acara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana ilmu Kepolisian Program Pendidikan Strata Satu (S-1) angkatan ke-81/Widya Wira Satya dan Program Pascasarjana (S-2) serta Doktoral (S-3) di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelum membacakan pesan dari Kapolri, Agus mengingatkan para wisudawan untuk menjaga kehormatan institusi dan menjadi agen perubahan dalam pelayanan untuk masyarakat.

Menurut orang nomor dua di Korps Bhayangkara, apa yang dikerjakan pada masa lalu atau masa yang akan datang akan berdampak pada institusi kepolisian "Pada rekan-rekan sekalian yuk kita jaga institusi yang kita cintai ini bersama-sama. Bukan hanya tugas pak Kapolri. Hak institusional kepolisian kita semua sama, dari pak Kapolri hingga pangkat yang paling rendah sama, setiap kita mempunyai kewajiban menjaga institusi ini bersama-sama," kata Wakapolri.

Oleh karena itu para wisudawan yang telah mendapatkan ilmu dari Lemdiklat Polri jangan hanya sekedar dipelajari dan diucapkan. "Tadi rekan-rekan telah mengucapkan ikrar wisuda S1, S2 dan S3. Apa yang rekan-rekan tulis dan ucapkan tidak ada gunanya, kalau tidak diimplementasikan. Menjunjung tinggi kebenaran, prakteknya itu saja sudah hebat," kata Wakapolri.

Komjen Agus berujar bahwa program Kapolri dengan Polri Presisi mengharapkan dan mencita-citakan institusi ini harus sempurna tidak boleh ada yang meleset sedikit pun. "Rekan-rekan dituntut untuk menjadi agen-agen perubahan di dalam institusi ini, banyak masalah yang harus diselesaikan, banyak PR yang harus kita kerjakan," ucapnya. 

Ilmu pengetahuan dan kepandaian yang didapat oleh wisudawan kata Agus merupakan amanah atau titipan dari Yang Maha Kuasa. Dirinya berharap bisa digunakan untuk menjadi bagian yang bisa memberi solusi permasalahan yang ada di masyarakat.

"Begitu besar kewenangan yang dititipkan oleh negara kepada kita, yang bisa kita gunakan untuk menjadi bagian yang bisa memberi solusi permasalahan yang ada di masyarakat," tandasnya.

Menurutnya dengan konsistensi dan komitmen para calon pimpinan Polri di masa depan ini bisa membangun karakter perorangan yang dapat berkontribusi bagi institusi Polri. "Kalau tidak mampu berprestasi, jangan buat masalah," ucapnya.

Agus juga mengingat apa yang disampaikan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Idham Azis. Bahwa apa yang diambil oleh seorang pimpinan adalah tanggung jawab. "Yang boleh diambil masing-masing pimpinan hanya tanggung jawab. Tidak boleh ambil yang lain dari anggota. Sampaikan hak-hak anggota, berikan hak-hak masyarakat, apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita kerjakan, sehingga kita kita mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat pada masanya," pungkasnya.

Selanjutnya Wakapolri menyampaikan amanat dari Kapolri dan berterima kasih atas mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman, Kalemdiklat Polri, seluruh pejabat utama Mabes Polri, Sestama Lemhanas Komjen Panca Putra Simanjuntak, Komisioner Kompolnas, guru besar, para dosen dan civitas akademika STIK Lemdiklat Polri.

Kapolri mengucapkan selamat dies natalis ke-78 STIK Lemdiklat Polri. Sigit berharap, STIK Polri dapat mencetak perwira sarjana ilmu kepolisian yang profesional dan bermoral serta menjadi pusat pengkajian permasalahan kepolisian, pengembangan ilmu dan teknologi kepolisian.

"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kalemdiklat Polri, Ketua STIK, Senat, para guru besar, dosen beserta civitas akademika STIK Lemdiklat Polri atas keberhasilan penyelenggaraan program pendidikan baik S1, S2 dan S3 yang telah memberikan kemajuan bagi perkembangan Lemdiklat Polri," kata Agus mewakili Kapolri.

Berbagai terobosan telah diberikan kepada institusi Polri, diantaranya; meningkatkan kualitas pengajaran dengan menambah kapasitas dosen, memperbaiki sistem belajar dan penilaian ujian, pengembangan akreditasi jurnal STIK Polri dan kemampuan penyelesaian masalah.

Selain itu juga menetapkan pembangunan zona integritas, kemudian merevisi kurikulum pendidikan yang diseleraskan dengan perkembangan teknologi dan kehidupan masyarakat, melakukan renovasi dan peningkatan fasilitas gedung perkuliahan, menyelenggarakan seminar bertaraf internasional, mengadakan kerjasama dengan Universitas Bina Nusantara, lalu mengadakan kerjasama dengan pihak luar negeri seperti New Zealand, Inggris dan Korea Selatan dalam bentuk short course.

"Atas nama pimpinan Polri, selamat dan sukses kepada 180 wisudawan S1, 31 wisudawan S2 dan lima wisudawan S3 karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan," kata Kapolri dalam amanatnya.

"Bagi yang mendapatkan penghargaan janganlah berpuas diri dan bagi yang belum tetap bersemangat. Yang terpenting bagaimana rekan-rekan bisa mengaplikasikan ilmu yang dimiliki sebagai bekal ketika kembali bertugas di lapangan, sehingga mampu mendapat penghargaan dari masyarakat," tandasnya.

Selain pesan dari Wakapolri dan amanat dari Kapolri, dalam acara penutupan pendidikan dan wisuda mahasiswa STIK, sebelumnya juga ada orasi ilmiah oleh Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwi Laksana. Orasi berjudul "Implementasi Ilmu Kepolisian Dalam Mendukung Grand Strategy Polri Melalui Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas" yang merupakan tema dalam upacara wisuda pada tahun ini.

Kapolri Buka Bhayangkara Fun Walk 2024: Bersama Bergerak untuk Persatuan




Polri menggelar Bhayangkara Fun Walk 2024 guna menyambut HUT Bhayangkara ke-78 pada Juli mendatang. Acara ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan pada Sabtu (22/6/2024).

Selain Kapolri, tampak hadir Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung ST Burhanudin dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang ikut membuka acara dengan mengibarkan bendera.

Kapolri menuturkan, Bhayangkara Fun Walk 2024 adalah salah satu kegiatan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-78. Adapun tema fun walk ini adalah 'Berjalan dalam Kesatuan'.

"Hari ini kita melaksanakan gerak jalan bersama antara TNI Polri, Kejaksaan dan kemudian teman-teman dari OKP OKP kemahasiswaan. Tentunya sesuai dengan temanya bahwa kita bersama-sama bergerak untuk persatuan dan tentunya kita harapkan bahwa dengan bersama-sama dan bersatu kita bisa membangun dan menjaga Indonesia untuk bisa lebih baik," kata Kapolri.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, ada berbagai macam kegiatan selain fun walk yang menjadi rangkaian HUT Bhayangkara ke-78, mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, dan upacara pada 1 Juli mendatang.

"Rencana akan kita laksanakan di Monas, dengan melibatkan masyarakat juga dan kita harapkan kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa Polri bersama-sama dengan TNI dan seluruh stakeholder terkait yang lain selalu bersama-sama untuk rakyat Indonesia," ucapnya.

Dalam Bhayangkara Fun Walk ini ada dua klaster kegiatan. Pertama parade budaya dan seni dengan jarak tempuh 3,1 km dan untuk fun walk umum sekitar 4,2 km. Adapun pesertanya untuk parade seni dan budaya sebanyak 400 orang. Sementara untuk fun walk umum diikuti kurang lebih 4.000 orang baik anggota TNI-Polri dan masyarakat umum.

Fun walk pun diisi dengan games dan doorprize untuk anggota TNI-Polri serta masyarakat yang menjadi peserta. Diharapkan acara ini bisa melestarikan budaya Indonesia, memberikan hiburan, pola hidup sehat dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Jumat, 21 Juni 2024

Hasil Survei Citra Naik 73,1%, Polri Terus Genjot Kinerja dan Pelayanan Publik untuk Masyarakat




Jakarta - Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho menuturkan bahwa masyarakat semakin percaya terhadap institusi Polri. Hal itu menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tren kenaikan citra positif terhadap Polri.

Sandi mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat menjadi 73,1% pada Juni 2024. Hasil tersebut lebih meningkat dari survei Litbang Kompas sebelumnya yakni pada Agustus 2023 sebesar 66% dan Desember 2023 yakni 71,6%. Jenderal bintang dua ini mengatakan, bahwa kepercayaan publik terhadap Polri meningkat karena transformasi Polri melalui program Presisi (prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan) yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Alhamdulillah masyarakat semakin percaya terhadap Polri, pada survei oleh Litbang Kompas kemarin sudah dirilis menjelang HUT Bhayangkara naik menjadi 73%. Mohon doanya, mudah-mudahan ini menjadi berkah buat kepolisian sebelum ultah kepolisian agar kinerja kepolisian semakin baik lagi," kata Sandi kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).

Menurutnya, hasil penilaian masyarakat yang positif terhadap Polri menjadi penyemangat agar kinerja kepolisian semakin baik lagi. Dikatakannya, Litbang Kompas telah menyusun berbagai indikator dalam survei tersebut yang menyebabkan kenaikan citra Polri.

"Berbagai indikator yang sudah disusun oleh Litbang Kompas tentu saja secara komperhensif baik itu mencakup masalah integritas, komitmen pimpinan, demikian juga perubahan yang sudah dilaksanakan oleh Polri dalam meningkatkan kinerja dan meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat," pungkasnya.

Seperti diketahui, hasil survei Litbang Kompas periode Juni 2024, menunjukkan peningkatan citra terhadap delapan Lembaga negara. Polri berada diperingkat dua teratas dengan kepuasan mencapai 73,1%.

Survei dilakukan pada 27 Mei-2 Juni 2024 melalui wawancara tatap muka kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Tingkat kepercayaan metode tersebut 95% dan margin of error plus minus 2,83%. Litbang Kompas menyatakan bahwa survei ini sepenuhnya dibiayai oleh harian Kompas.

Berikut hasil survei Litbang Kompas periode Juni 2024 terkait penilaian citra sejumlah lembaga negara: TNI: 89,8 persen, Polri: 73,1 persen, DPD: 68,6 persen, Kejaksaan: 68,1 persen, MA: 64,8 persen, DPR: 62,6 persen, MK: 61,4 persen, KPK: 56,1 persen.

Polda Kalsel Resmi Pindah ke Banjarbaru





Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar upacara perpindahan Markas Komandan, Jumat (21/6/2024). Upacara ini ditandai dengan berpindahnya Pataka "Tunggal Dharma Visuda" dari Banjarmasin ke Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menuturkan, Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H., dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel dan Kapolres/Ta Jajaran Polda Kalsel. Acara ini menjadi momentum bersejarah bagi Polda Kalsel dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kinerja kepolisian di wilayah tersebut.

Pataka "Tunggal Dharma Visuda" yang menjadi simbol kebanggaan Polda Kalsel, diarak dengan penuh kehormatan dari markas lama di Banjarmasin menuju markas baru di Banjarbaru. Prosesi pengarakannya melibatkan sejumlah personel kepolisian yang dengan penuh semangat dan disiplin menjalankan tugasnya.

Kombes Pol Adam Erwindi menyampaikan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi perpindahan kantor/markas dari Kota Banjarmasin ke Kota Banjarbaru. "Dengan upacara ini, menandakan bahwa Polda Kalsel sudah resmi berkantor di Banjarbaru," ucap Kapolda Kalsel.

Meskipun kantor sudah berpindah namun ada beberapa Satker yang masih belum pindah ke kantor di Banjarbaru, dikarenakan masih ada gedung yang belum selesai dibangun. Sedangkan pelayanan masih menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Kapolda menerangkan bahwa kantor Polda yang lama di Banjarmasin, akan ditempati/dipakai oleh Polresta Banjarmasin sedangkan Mako Polresta Banjarmasin akan digunakan oleh Rumah Sakit Bhayangkara.

Lebih lanjut, dengan berpindahnya Mako Polda Kalsel ke Banjarbaru, akan semakin mudah menjalin kerjasama, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak sebab, terlebih kedepannya perkantoran-perkantoran akan berada di sekitar lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel di Banjarbaru.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto berharap dengan Mako Polda yang baru ini agar seluruh anggota Kepolisian dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan masyarakat pun lebih bisa terlayani dengan adanya Mako Polda baru.

"Perpindahan ini bukan sekadar perubahan lokasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak," ujarnya.

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri



Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri. Penyematan tanda kehormatan itu dilaksanakan di Rupattama Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/6/2024) siang.

Mengenakan jas dan kopiah, Prabowo tiba di Mabes Polri sekitar pukul 14.00 WIB disambut Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto dan para Pejabat Utama Mabes Polri lainnya. 

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penghargaan Bintang Bhayangkara Utama Polri kepada Menhan Prabowo adalah bentuk apresiasi terhadap kerjasama dalam mengamankan NKRI.

“Hari ini Kapolri memberikan penghargaan kepada Menhan Prabowo Subianto Bintang Bhayangkara Utama Polri. Ini adalah penghargaan yang diberikan atas hubungan timbal balik dan Kerjasama dalam upaya peningkatan keamanan NKRI.”ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan Menhan Prabowo memiliki jasa besar untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri. 

Dalam berbagai kesempatan Prabowo Subianto terus mengingatkan peran dan fungsi TNI bersama Polri yang sangat penting bagi rakyat dan juga negara. 

Dukungan kepada penguatan Polri juga pernah disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdiklat) Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. 

Saat itu Menhan Prabowo menegaskan TNI dan Polri adalah jaminan terakhir NKRI. Untuk itulah rakyat membutuhkan TNI-Polri yang kuat dengan kualitas SDM tangguh dan unggul. 

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2012 disebutkan, terdapat tiga tanda kehormatan Bintang Bhayangkara, yakni Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Bhayangkara Pratama, dan Bintang Bhayangkara Nararya. Bintang Bhayangkara Utama kelas tertinggi, disusul Bhayangkara Pratama dan Bhayangkara Nararya.

Kamis, 20 Juni 2024

Cegah Judi Online, Wakapolres HST Pimpin Pemeriksaan Hp Anggota


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan -Kapolres HST AKBP Jimmy Kurniawan, S.I.K yang diwakili Wakapolres Kompol I Nyoman Widiarsana, S.H didampingi PJU Polres HST melakukan pengecekan (HP) milik para personel. Hal ini dikarenakan maraknya pemberitaan terkait oknum anggota POLRI yang terjerat kasus perjudian secara daring tersebut bertempat di lapangan apel Polres HST, 

Kapolres HST AKBP Jimmy Kurniawan, S.I.K melalui Wakapolres Kompol I Nyoman Widiarsana, S.H mengatakan, pemeriksaan HP ini bertujuan mencegah para personel untuk bermain judi online.

“Setelah ini para personel silahkan keluarkan HP nya masing-masing, saya akan melakukan pengecekan untuk mencegah para personel dari bermain judi online ” ucapnya 

Beliau juga menegaskan bahwa bermain judi online di zaman sekarang bisa lebih berbahaya dari pada narkoba, karena ketika sudah kecanduan, bisa merusak diri sendiri, keluarga, dan juga bisa merusak instansi POLRI.

"Anggota Polri Khususnya personel Polres HST dilarang keras melakukan perjudian apapun bentuknya, baik secara daring maupun konvensional" pungkas Beliau.

Selain itu, pemeriksaan ini juga bertujuan untuk mencegah pelanggaran kode etik dan tindak pidana bagi personel yang bisa merusak citra instansi POLRI. Tutupnya