Minggu, 08 November 2020

Anggota Polres HST Selalu Hadir Dalam Pengamanan Kampanye Paslon Bupati / Wakil Bupati HST


Polres Hulu Sungai Tengah terjunkan 79 personel yang dibagi 5 tempat dalam mengamankan jalanya kampanye yang diselenggarakan di 5 tempat sekaligus. Sabtu (07/11/2020).
Kabag Ops Polres Hulu Sungai Tengah AKP Aris Munandar S.H M.A menjelaskan pada hari ini telah diselenggarakan kampanye pada 2 kandidat, masing-masing kandidat berbeda tempat saat orasi.
Dari 64 Anggota yang dibagi ke 6 tempat yang dipimpin padal masing-masing dalam melaksanakan kegiatan tersebut pengamanan dalam rangka pelaksanaan pemilu.
Sesuai jadwal kampanye hari ini calon bupati dan wakil bupati dari sala satu calon melaksanakan kampanye di desa Batu Panggung, Dan desa Sungai Harang Kecamatan Haruyan kabupaten hulu sungai tengah,
Adapun pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya melaksanakan Silaturahmi di dengan masyarakat di desa Batu Panggung, Dan desa Sungai Harang Kecamatan Haruyan kabupaten hulu sungai tengah,
“kepada seluruh tim kemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati agar selalu mengingatkan massanya agar selalu mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus covid-19 saat pelaksanaan kampanye” tutup Kabag Ops.

 kegiatan ini sesuai dengan program Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H, M.H yang kedua yakni penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan meningkatkan kepekaan faktual terhadap situasi global, regional, dan lokal dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19 kegiatan tersebut juga di laksanakan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, S.I.K melalui Ps. Paur Subbag Humas Aipda M. Husaini, S.E, M.M mengatakan pengamanan dilakukan untuk memperlancar proses pelaksanaan Pilkada sesuai dengan tahapan yang ditetapkan maka kami akan selalu siap mengamankan setiap kegiatan agar tidak terjadi segala sesuatu yang tidak diinginkan, kami juga selalu menegaskan kepada seluruh personil kami agar selalu bersikap netral dan tidak memihak siapapun.

Jumat, 06 November 2020

Monev Penanganan Covid-19 di HSU, Tiga Pilar Kalsel Tinjau Tempat Karantina Khusus

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan Peninjauan Tempat Karantina Khusus di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (5/11/2020) pukul 11.15 Wita.

Rombongan yang terdiri dari Plt. Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A., Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Karo Umum Setda Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Kepala Dinas Sosial Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel diantaranya Direktur Samapta, Direktur Binmas, Kabid Dokkes dan Kabid Humas Polda Kalsel disambut langsung Bupati HSU, Kapolres HSU dan SKPD Kabupaten HSU.
Pada kesempatan ini disampaikan paparan Bupati HSU yang dilanjutkan arahan Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. serta Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah untuk Tim Gugus Tugas Kabupaten HSU.

Dalam arahannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa semua pihak terkait mempunyai potensi untuk membantu Penangangan Covid-19, maka dari itu seluruh pihak bisa menerapkan Teori Kerjasama meliputi Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi.

Kapolda menerangkan membangun Komunikasi antara semua pihak harus dilakukan sehingga bisa satu pemahaman dalam penanganan Covid-19. Koordinasi dilaksanakan saat Monev maupun melalui Rapat Koordinasi untuk mengetahui sejauh mana proses penanganan yang sudah dilaksanakan. Dan Kolaborasi diantaranya operasi penegakan disiplin yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh Polri, TNI dan Satpol PP serta dari unsur Kejaksaan dan Pengadilan.

Dalam Operasi Penegakan Disiplin yang sudah dijalankan dapat dilihat data diawal bulan September, Provinsi Kalsel berada diposisi ke 6 jumlah positif terbanyak dan per tanggal 3 November 2020 ini posisi Kalsel sudah turun menjadi urutan ke 10. Kedepannya, Kapolda Kalsel berharap semua pihak terus melakukan upaya-upaya menurunkan pertambahan jumlah positif, menaikkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian.

Gudang Barang Bukti Polres Tabalong Resmi Dibangun, Kapolda Kalsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan

Disela kunjungan kerja Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Covid-19 dan Peninjauan Tempat Karantina Khusus, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. berkesempatan melakukan Peletekan Batu Pertama Pembangunan Gudang Barang Bukti Polres Tabalong.

Peletakan batu pertama tersebut berlangsung Kamis (5/11/2020) pukul 08.45 Wita dengan dihadiri Direktur Samapta Polda Kalsel, Direktur Binmas Polda Kalsel, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel, Bupati Tabalong, Ketua MUI Tabalong, Kapolres Tabalong beserta Pejabat Utama Polres Tabalong dan Tokoh Adat Dayak Kabupaten Tabalong.
Kapolres Tabalong AKBP Muchamat Muchdori, S.I.K., CFrA. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Kalsel yang telah berkenan untuk hadir dan meletakan batu pertama pembangunan gudang barang bukti Polres Tabalong.

Selain itu ucapan terima kasih juga disampaikan untuk Bupati Tabalong atas hibah tanahnya untuk rencana perluasan pembangunan Polres Tabalong dengan luasan tanah 9.700 m3.

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tabalong dan CSR atas dukungannya dalam pembangunan Gudang Barang Bukti Polres Tabalong.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Kapolres Tabalong yang telah menginisiasi sehingga bisa terlaksananya Pembangunan Gudang Barang Bukti Polres Tabalong.

Menurutnya, penting bagi Polda Kalsel dan Polres Jajaran melengkapi sarana dan prasarana guna meningkatkan kinerja seluruh jajaran.

Kapolda Kalsel berharap dengan adanya Pembangunan Gudang Barang Bukti, Jajaran Polres Tabalong beserta Pemerintah Daerah (Pemda) dan TNI bisa lebih bersinergi lagi dalam melaksanakan tugas-tugas, sehingga Kabupaten Tabalong menjadi lebih baik, masyarakat lebih makmur dan keamanan terjaga.

Terkait perencanaan ke depan, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. menuturkan bahwa Kapolres Tabalong nantinya akan melakukan rapat guna menentukan hal apa saja yang penting dalam pembangunan berikutnya.

Tabalong Daerah Kelima yang Ditinjau Plt Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel serta Danrem 101/Antasari Dalam Monev Penanganan Covdi-19



Kabupaten Tabalong menjadi daerah kelima yang dikunjungi oleh Tiga (3) Pilar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) setelah sebelumnya Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Balangan dan Hulu Sungai Tengah (HST).

Kunjungan Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A., bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Karo Umum Setda Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Kepala Dinas Sosial Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel diantaranya Direktur Samapta, Direktur Binmas, Kabid Dokkes dan Kabid Humas Polda Kalsel, Rabu (4/11/2020) pukul 13.45 Wita.
Kedatangan rombongan Tim Monev Penanganan Covid - 19 dan Peninjauan Tempat Karantina Khusus ini disambut langsung oleh Bupati Tabalong beserta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Tabalong.

Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A. dalam arahannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong beserta Jajaran atas kinerja dalam penanganan Covid-19.

Seluruh stakeholder Pemkab Tabalong pun dihimbau untuk lebih meningkatkan sinergi guna menekan angka Covid-19. “Meski daerah sudah dinyatakan zona hijau, namun tetap jangan lengah dan harus tetap waspada, sebab Virus Covid-19 ini masih belum berakhir dan vaksin masih belum ada,” ucapnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. dalam arahannya berharap agar TNI, Polri Pemerintah Daerah, dan unsur lainnya di Kabupaten Tabalong terus melakukan Teori Kerjasama (Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi) dalam penanganan Covid-19.

Menurutnya, dengan Teori Kerjasama, maka dapat menurunkan pertambahan jumlah positif perharinya, menaikkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian.

Kapolda Kalsel pun mengajak seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Tabalong untuk tidak mengedorkan semangat dalam menangani Covid-19. “Jangan lengah dan jangan kendor, harus selalu gaspol sehingga terus melaju dalam menangani Covid-19,” tutur Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H.

Operasi Zebra 2020, Ditlantas Polda Kalsel Tiadakan Razia, Pengendara Dibagikan Masker Cegah Penyebaran Covid-19



Pada gelaran Operasi Zebra tahun 2020, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. menginstruksikan kepada jajarannya untuk tidak ada target tilang.

Tapi lebih mengutamakan edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas dalam gelaran Operasi Zebra tahun 2020.

Dalam pelaksanaannya, Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel mengedepankan langkah persuasif dan humanis.
Kegiatan Simpatik berupa Pembagian Masker dan upaya-upaya lain yang bisa memberikan eduksi kepada masyarakat khususnya dimasa Pandemi Covid-19 saat ini nampak terlihat saat sejumlah personil Polda Kalsel melaksanakan Operasi Zebra Intan 2020.

Penindakan pelanggaran lalu lintas berupa tilang dan teguran tertulis pada Operasi Zebra kali ini pun ditiadakan.

Menurut Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melalui Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol. Andi Azis Nizar, S.I.K., M.H., Operasi Zebra di saat masa Pandemi Covid-19 lebih berorientasi pada kegiatan Simpatik.

“Kegiatan konkretnya berupa penyuluhan, penerangan, bagi masker, sembako, dan kegiatan sosial lainnya. "Operasi kemanusiaan di tengah Pandemi lebih dibutuhkan masyarakat," ujar Dirlantas Polda Kalsel.

Operasi Zebra 2020 bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di tengah Pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol. Andi Azis Nizar, S.I.K., M.H. telah menegaskan, Operasi Zebra Intan 2020 yang digelar selama 14 hari mulai 26 Oktober sampai 8 November 2020, berbeda dari operasi serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

"Karena dalam masa Pandemi Covid-19, Operasi Zebra tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini kita lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas sekaligus sosialisasi penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19," kata Dirlantas Polda Kalsel, Jumat (6/11/2020).

Menurutnya, dalam operasi kali ini, mengedepankan 100 persen kegiatan simpatik yang memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, serta mematuhi protokol kesehatan.

Kamis, 05 November 2020

Kapolda Kalsel : Jangan Lengah, Jangan Kendor, Terus Gaspol Menangani Covid-19


Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A., bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Karo Umum Setda Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Kepala Dinas Sosial Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel diantaranya Direktur Samapta, Direktur Binmas, Kabid Dokkes dan Kabid Humas Polda Kalsel meninjau tempat karantina khusus Kabupaten Balangan, Rabu (4/11/2020) pukul 11.00 Wita.
Peninjauan oleh Tiga Pilar Kalsel yang tergabung dalam Tim Monev Penanganan Virus Corona Disease atau Covid-19 ini untuk memastikan tempat isolasi mandiri layak dan tidaknya dijadikan sebagai tempat karantina khusus bagi pasien positif Covid-19 yang memiliki kerentanan Komorbid.

Dalam arahannya, Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A. mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan dan stakeholder terkait atas kinerja dalam penanganan Covid-19 selama ini.

Dia pun menghimbau agar kedepannya Pemkab Balangan lebih bersinergi lagi dengan TNI, Polri dan Gugus Tugas lainnya untuk menekan angka Covid-19 dan memberikan inovatif-inovatif baru dalam penanganannya.

“Jangan lengah, meski daerah sudah dikatakan Zona Hijau namun harus tetap waspada, karena Virus ini masih belum berakhir dan belum ada Vaksinnya,” ucap Plt Gubernur Kalsel.

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. dalam arahannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TNI, Polri Pemerintah Daerah, dan unsur lainnya atas penanganan Covid-19 sembari berharap agar seluruh pihak terus melakukan Teori Kerjasama.

Teori Kerjasama tersebut meliputi Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi. Sebab tujuan dari itu semua adalah menurunkan pertambahan jumlah positif perharinya, menaikkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian.

Kapolda Kalsel pun mengajak seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Balangan untuk tidak mengedorkan semangat untuk menangani Covid-19. “Jangan lengah dan jangan kendor, harus selalu gaspol sehingga terus melaju dalam menangani Covid-19,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan 1.500 masker oleh Satgas Covid-19 Provinsi Kalsel kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Balangan yang diwakili oleh Plt Bupati Balangan.

3 Pilar Kalsel Kunker ke HST, Tinjau Tempat Karantina Khusus Penanganan Covid-19




Tiga Pilar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tergabung dalam Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Virus Corona Disease atau Covid-19 melakukan peninjauan tempat karantina khusus yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (4/11/2020) pukul 08.30 Wita.

Peninjauan oleh Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A., bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah Karo Umum Setda Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Kepala Dinas Sosial Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel diantaranya Direktur Samapta, Direktur Binmas, Kabid Dokkes dan Kabid Humas Polda Kalsel ini untuk memastikan tempat isolasi mandiri layak dan tidaknya dijadikan sebagai tempat karantina khusus bagi pasien positif Covid-19 yang memiliki kerentanan Komorbid.
Kedatangan rombongan Tiga Pilar Provinsi Kalsel ini disambut langsung oleh Bupati HST bersama Kapolres HST dan SKPD Kabupaten HST.

Selain meninjau tempat karantina khusus, pada kegiatan ini juga disampaikan paparan Bupati HST, arahan Plt Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. serta Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.

Dalam pelaksanaan Monev Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten HST, Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa semua pihak terkait mempunyai potensi untuk membantu Penangangan Covid-19, maka dari itu seluruh pihak bisa menerapkan teori Kerjasama yaitu yang pertama harus membangun komunikasi antara semua pihak sehingga bisa satu pemahaman dalam penanganan Covid-19.

Kedua yakni Koordinasi, hal ini lah yang dilaksanakan saat ini dengan Monev maupun melalui Rapat Koordinasi untuk mengetahui sejauh mana proses penanganan yang sudah dilaksanakan. Dan yang ketiga adalah Kolaborasi diantaranya operasi penegakan disiplin yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh Polri, TNI dan Satpol PP serta dari unsur Kejaksaan dan Pengadilan.

Saat ini semuanya sudah berjalan dan hasilnya jelas dari pelaksanaan Operasi Penegakan disiplin yang sudah dijalankan dapat dilihat data diawal bulan September, Provinsi Kalsel berada diposisi ke 6 jumlah positif terbanyak.

“Saat ini per tanggal 3 November 2020 posisi kita sudah turun menjadi urutan ke 10 jumlah positif terbanyak, kedepan harapannya kita semua terus melaksanakan upaya-upaya untuk menurunkan pertambahan jumlah positif perharinya, menaikkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,” ucap Kapolda Kalsel.

“Kita harus semangat, di ibaratkan kalo kita naik motor ya harus di gaspol sehingga terus melaju dan jangan sampai kendor semangat kita untuk menangani Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat,” lanjutnya.