Jumat, 30 Januari 2026

10 Anggota Polres HST Di Anugerahi Tanda Kehormatan Pengabdian.


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalsel – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman Mapolres Hulu Sungai Tengah saat digelarnya Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada sejumlah personel Polres HST, Jum'at (30/01/2026).

Upacara tersebut merupakan bentuk penghargaan negara kepada anggota Polri yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta integritas tinggi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Tanda kehormatan ini diberikan kepada personel yang telah mengabdi selama 8 tahun, 16 tahun, 24 tahun hingga 32 tahun tanpa catatan pelanggaran, sebagai wujud apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan konsistensi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Pada kesempatan ini, sebanyak 10 personel Polres HST menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian, dengan rincian 6 personel menerima Satyalancana Pengabdian 24 Tahun dan 4 personel menerima Satyalancana Pengabdian 8 Tahun. Penganugerahan tersebut menjadi momen istimewa yang tidak hanya membanggakan para penerima, namun juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polres HST.

Dalam amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., disampaikan bahwa Satyalancana Pengabdian bukan sekadar simbol masa kerja, melainkan bukti nyata pengakuan negara atas dedikasi, integritas, dan loyalitas personel Polri dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Penghargaan ini hendaknya disyukuri dan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjadi teladan bagi personel lainnya,” demikian kutipan amanat yang disampaikan.
Lebih lanjut, penganugerahan Satyalancana Pengabdian diharapkan mampu menjadi penyemangat baru bagi seluruh personel Polres HST untuk terus meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kapabilitas dalam menjalankan tugas, seiring dinamika serta tantangan kamtibmas yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Pada momen tersebut, Kapolres HST juga secara pribadi dan atas nama pimpinan serta keluarga besar Polres Hulu Sungai Tengah menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh personel penerima tanda kehormatan. Beliau berharap prestasi serta pengabdian yang telah ditorehkan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.

Upacara berlangsung tertib, khidmat, dan sarat makna, mencerminkan komitmen kuat Polres HST untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat serta terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik demi terwujudnya keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah hukum Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kapolres HST Didampingi Wakil Bupati HST Potong Pita Peresmian Mako Polsek Limpasu


Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Bupati HST Syamsul Rizal yang diwakili Wakil Bupati HST H. Rosyadi Ilmi bersama Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si meresmikan Mako Polsek Limpasu Polres HST, Kamis (29/01/2026).

Peresmian Mako Polsek Limpasu tersebut ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Kapolres HST yang didampingi Wakil Bupati HST serta para tamu undangan dari unsur Forkopimda / mewakili, DPRD, SKPD, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah beserta DPRD HST atas dukungan, perhatian, dan sinergi yang selama ini terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Kapolres menuturkan bahwa penetapan hibah dalam bentuk barang dan jasa pada Tahun Anggaran 2025 yang diperuntukkan bagi pembangunan Polsek Limpasu merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan publik, terutama di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolres HST memandang bantuan hibah tersebut sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan terbangunnya Polsek Limpasu, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, mempercepat respon terhadap berbagai gangguan kamtibmas, serta memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Limpasu dan sekitarnya.

“Kami berkomitmen bahwa hibah yang diberikan ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, tepat sasaran dan sesuai peruntukannya, sehingga tujuan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal,” tegas Kapolres.

Sementara itu, sambutan Bupati HST Syamsul Rizal yang dibacakan oleh Wakil Bupati HST H. Rosyadi Ilmi menyampaikan harapan agar gedung Polsek Limpasu yang baru dapat membawa keberkahan bagi para personel, aparat, serta seluruh masyarakat di Kecamatan Limpasu sehingga situasi wilayah semakin aman dan kondusif.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran Polsek Limpasu merupakan langkah strategis dalam mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah rakyat. Pembangunan fisik Polsek Limpasu disebut sebagai hasil sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan Polres HST, di mana Dinas Pekerjaan Umum turut berperan aktif sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sarana dan prasarana pelayanan keamanan.
Menurutnya, dukungan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang demi terwujudnya rasa aman, ketertiban, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap negara. Ia menambahkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan pondasi utama bagi pembangunan berkelanjutan, karena tanpa situasi yang aman dan tertib, proses pembangunan, aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik tidak akan berjalan optimal.
Polsek Limpasu diharapkan tidak hanya menjadi pusat penegakan hukum, tetapi juga menjadi rumah pengayom masyarakat, tempat warga merasa terlindungi, dilayani, dan didengar aspirasinya. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah pun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan jajaran kepolisian dalam menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan harmonis melalui dukungan sarana prasarana, kolaborasi program, serta penguatan peran masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh personel Polsek Limpasu agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kepastian hukum dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyambut baik serta mengapresiasi peresmian Polsek Limpasu, dengan harapan keberadaannya membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan Hulu Sungai Tengah yang religius, sejahtera, dan bermartabat.
Peresmian ini menjadi simbol bahwa keamanan dan ketertiban merupakan kunci utama dalam seluruh aktivitas kehidupan. Ketika situasi kamtibmas terjaga dengan baik, maka pembangunan daerah, interaksi sosial, serta roda pemerintahan akan berjalan lebih lancar dan harmonis demi kesejahteraan masyarakat.

Sabtu, 24 Januari 2026

Polri Laksanakan Mutasi 85 Pati dan Pamen pada Januari 2026



Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melaksanakan mutasi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Januari 2026. Total terdapat 85 personel yang mengalami mutasi berdasarkan dua Surat Telegram Kapolri.

Mutasi tersebut tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026 dengan jumlah 32 personel.

Dari total tersebut, sebanyak 69 personel masuk dalam kategori promosi jabatan dan pergeseran setara (flat). Mutasi ini mencakup pengisian jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Pada jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, terdapat empat personel yang menempati jabatan strategis, yakni Kalemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., Kapusjarah Polri Kombes Pol Abas Basuni, S.I.K., M.H., serta Kayanma Polri Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera, S.I.K., M.H.

Sementara itu, pada jabatan kewilayahan, Polri juga melakukan rotasi terhadap tiga Kapolda, yakni Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K., serta Kapolda Papua Tengah Kombes Pol Jermias Rontini, S.I.K., M.Si.

Selain pengisian jabatan PJU dan Kapolda, mutasi juga mencakup 8 personel jabatan IB (Irjen Pol), 15 personel jabatan IIA (Brigjen Pol), serta 29 personel jabatan IIB (Kombes Pol) yang terdiri dari 15 personel nivelering IIB1, 9 personel nivelering IIB2, dan 5 personel nivelering IIB3. 

Mutasi juga menyasar 1 jabatan Kapolresta, 5 AKBP Mantap, serta 4 Kapolres.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan karier personel Polri.

“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Brigjen Trunoyudo, Sabtu (24/1).

Ia menambahkan, melalui mutasi ini diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kamis, 22 Januari 2026

Kapolda Kalsel Tinjau Kemajuan Kesehatan Dua Bocah Yatim Piatu Pasca Operasi*


*
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha hari ini meninjau langsung perkembangan kesehatan Felina Delfi (11) dan adiknya Jailani (5), di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini dilakukan pasca adik bungsu, Jailani, menjalani operasi pada kakinya beberapa waktu lalu.

Felina Delfi atau yang akrab disapa Adel dan Jailani adalah kakak beradik yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, tiga tahun silam. Penderitaan mereka menyentuh hati Kapolda Kalsel.

Dalam kunjungan tersebut hadir juga, Gubernur Kalsel, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, dan sejumlah Pejabat Polda Kalsel seperti Karo Rena, Dir Polairud, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, dan Karumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, pada kesempatan itu Kapolda Kalsel menyempatkan diri berbincang hangat dengan kedua anak tersebut dan keluarganya, menanyakan kabar serta proses penyembuhan Jailani.

"Dari laporan tim dokter, operasi kaki Jailani berjalan dengan baik dan saat ini dalam masa pemulihan. Kami memantau perkembangannya secara berkala. Untuk Adel, kondisi kesehatannya juga baik. Yang terpenting, semangat mereka tetap tinggi," ujar Kapolda usai meninjau.

Kapolda menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masa depan Adel dan Jailani. Bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat medis, tetapi juga berupa perhatian terhadap kebutuhan hidup, pendidikan, dan psikologis kedua anak tersebut.

"Kami di Kepolisian, khususnya Polda Kalsel, merasa terpanggil untuk mengulurkan tangan. Mereka sudah kehilangan orang tua. Jangan sampai mereka kehilangan masa depan. Kami akan pastikan mereka tumbuh dengan sehat, cerdas, dan berakhlak baik," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA., menjelaskan bahwa operasi yang dijalani Jailani merupakan tindakan korektif yang penting untuk perkembangannya di masa depan. "Prosesnya berjalan lancar. Kami akan terus lakukan evaluasi hingga pemulihan total. Tim juga memantau perkembangan psikologis keduanya," paparnya.

Adel, yang saat ini berusia 11 tahun, terlihat sehat. Begitu juga Jailani, meski masih dalam masa penyembuhan, terlihat ceria.

Kedatangan Kapolda kali dan rombongan ini juga turut membawa bantuan berupa bingkisan untuk Adel dan Jailani selama masa pemulihan.

Kepedulian Polda Kalsel terhadap nasib kedua anak yatim piatu ini menjadi bukti nyata peran Bhayangkara sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang paling rentan dan membutuhkan perlindungan.

Senin, 19 Januari 2026

Bertemu Saat Banjir Rob Sei Tabuk, Kapolda Kalsel Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Anak Yatim Piatu Korban Laka Lantas*


*
Banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan beberapa waktu terakhir menjadi perhatian sejumlah kalangan, salah satunya adalah Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang turun langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Sei Tabuk dan Kabupaten Martapura Barat Kabupaten Banjar.

Tidak hanya Kapolda Kalsel, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka beserta sejumlah Menteri dan Forkopimda Kalsel juga turun meninjau dan memberikan bantuan.

Saat meninjau lokasi banjir, Kapolda Kalsel bertemu dengan dua anak yatim piatu bernama Felina Delfi (11) atau yang biasa dipanggil Adel dan adiknya bernama Jailani (5).

Diketahui kakak beradik ini tinggal dan dirawat oleh neneknya pasca orang tuanya meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas tiga tahun lalu di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kecelakaan itu membuat Adel tidak bisa menggerakan dan menggunakan tangannya untuk beraktivitas sedangkan sang adik Jailani tidak bisa menggerakan atau meluruskan kakinya.

Melihat kondisi kedua anak tersebut, Kapolda Kalsel berempati memberikan perhatian khusus berupa pengobatan operasi gratis untuk keduanya. 

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, saat meninjau Adel dan Jailani yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, pada Senin (19/1/2026), Kapolda Kalsel menyampaikan akibat laka lantas tersebut keduanya mengalami luka-luka yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Menyikapi hal ini, Polda Kalsel melalui dokter-dokter jajarannya segera melakukan tindakan penanganan operasi terhadap keduanya. Operasi dilakukan untuk memastikan kesembuhan dan pemulihan fisik korban setelah insiden itu.

Pengobatan ini dilakukan sampai kedua kakak beradik ini normal kembali. "Kita akan lakukan operasi kepada keduanya, untuk sang Kakak akan dilajukan pemeriksaaan lebih detail yang akan dikaji oleh para dokter apakah bisa dilakukan operasi di Banjarmasin atau dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta," terang Kapolda Kalsel.

Beliau menjelaskan bahwa, pasca 3 tahun kecelakaan yang menimpa kedua orang tuanya, saat ini, luka kedua anak tersebut hanya meninggalkan bekas saja atau fraktur dan akan diambil tindakan oleh dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin yang dipimpin oleh Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA.

"Kita melihat masa depan kedua anak ini, kita ingin mengembalikan masa depan mereka agar kedepannya lebih baik lagi," harap Kapolda.

Namun, pemulihan tidak hanya fisik. Menyadari besarnya trauma psikologis yang dialami Adel dan Jailani setelah kehilangan kedua orang tua secara mendadak, Bhayangkari Daerah Kalsel juga turun tangan memberikan pendampingan psikologis.

Sebelum menjalani tindakan operasi, Bhayangkari Daerah Kalsel dengan penuh kelembutan memberikan trauma healing kepada kakak beradik tersebut. Pendekatan yang dilakukan berupa komunikasi yang menenangkan untuk mengurangi kecemasan, ketakutan, dan rasa sedih mendalam yang mereka alami.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha menyampaikan bahwa Bhayangkari memberikan trauma healing kepada Adel dan Jailani sebelum dilakukan tindakan operasi.

"Semoga Kakak beradik ini diberikan kesembuhan, kepulihan sehingga luka mereka dapat disembuhkan, dan trauma atas kejadian yang merenggut kedua orang tuanya bisa teratasi," harap Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha.

Kedepannya Kapolda, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Bhayangkari Daerah Kalsel akan berdiskusi untuk masa depan Adel dan Jailani kedua anak korban kecelakaan yang mengakibatkan orang tuanya meninggal dunia.

Kepedulian Polda Kalsel ini pun mendapatkan respon positif dari pihak keluarga, dan tahap awal adalah perawatan sebelum dilakukan tindakan operasi.

Rabu, 14 Januari 2026

Kapolda Kalsel Langsung Arahkan Anggota Melalui Giat Jam Pimpinan

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan - Polres HST beserta Polsek jajaran mengikuti kegiatan Jam Pimpinan Kapolda Kalimantan Selatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H., pada Rabu (14/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh seluruh satuan kerja jajaran Polda Kalimantan Selatan, termasuk seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres HST.

Dalam arahannya, Kapolda Kalsel menekankan pentingnya kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi dinamika global, khususnya perkembangan geopolitik dan isu-isu peperangan internasional yang berpotensi membawa dampak buruk bagi stabilitas nasional, termasuk Indonesia.

Menurut Kapolda, kondisi global yang tidak menentu dapat memicu dampak lanjutan di bidang ekonomi, sosial, hingga keamanan, sehingga seluruh personel Polri diminta untuk tetap waspada dan adaptif terhadap setiap perkembangan situasi.

Kapolda Kalsel juga menegaskan agar seluruh jajaran terus meningkatkan sinergitas dengan TNI serta instansi terkait lainnya sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, personel Polri diminta untuk lebih aktif melibatkan diri dalam setiap kegiatan masyarakat, hadir di tengah masyarakat, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalsel turut mengingatkan pentingnya pengembangan kapasitas diri setiap anggota Polri agar semakin profesional, modern, dan berintegritas.

Ia juga menekankan kepada para pimpinan satuan kerja untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap anggota, guna mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat mencederai citra institusi Polri.

Menanggapi arahan tersebut, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.H., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan Jam Pimpinan merupakan momentum penting bagi seluruh personel untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam pelaksanaan tugas.

“Arahan Bapak Kapolda Kalsel menjadi pedoman bagi kita semua, khususnya dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Seluruh personel Polres HST dan Polsek jajaran harus mampu mengimplementasikan penekanan pimpinan secara nyata di lapangan,” ujarnya.

Sesaat setelah kegiatan virtual berakhir, Kapolres HST juga menguji dan meminta sejumlah personel untuk mereview kembali poin-poin penting yang telah disampaikan oleh Kapolda Kalsel. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa arahan pimpinan benar-benar dipahami dan dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh anggota.

Kapolres HST kembali menegaskan agar seluruh jajaran menjalankan setiap penekanan Kapolda Kalsel dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan sinergi lintas sektoral, menjaga kedisiplinan, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres HST.

Senin, 12 Januari 2026

Layanan Contact Center 110 Berlaku Nasional, Polri Pastikan Bisa Diakses Gratis di Seluruh Indonesia


JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait layanan Contact Center 110. Layanan ini ditegaskan bukan hanya berlaku di wilayah tertentu, melainkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia tanpa biaya.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia menegaskan bahwa layanan 110 merupakan saluran resmi Polri yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di mana pun berada.

“Masyarakat bisa menggunakan layanan contact center 110 secara gratis di seluruh Indonesia,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada Indozone, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, mekanisme penggunaan layanan ini sangat mudah. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian cukup menghubungi nomor 110 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.

“Masyarakat yang nantinya melakukan panggilan ke nomor akses 110 akan langsung terhubung ke operator yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan, dan pengaduan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Trunoyudo menjelaskan bahwa kehadiran Contact Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran layanan contact center 110 Polri ditujukan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat di mana pun,” ungkapnya.

Dalam penyelenggaraannya, Polri juga telah menyiapkan sistem aplikasi terintegrasi yang memungkinkan setiap interaksi antara masyarakat dan Polri tercatat secara digital.

“Dalam penyelenggaraan layanan contact center, telah disiapkan sebuah sistem aplikasi yang memungkinkan pencatatan atau perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, sehingga dapat dilakukan pengendalian terhadap respons kebutuhan masyarakat,” pungkas Trunoyudo.

Polri berharap, melalui optimalisasi layanan Contact Center 110, kehadiran negara dapat semakin dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara cepat dan profesional.

Senin, 05 Januari 2026

Satgas Pangan Polda Kalsel Monitor Harga dan Stok Pangan Pasca Natal dan Tahun Baru di Pasar Sentra Antasari*


*

Guna mengantisipasi gejolak harga dan kelangkaan bahan pokok pasca perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan melakukan pengecekan langsung ke Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Senin (5/1/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., beserta AKP Suparli, S.H., M.H., Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H. dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H., tersebut bertujuan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sembilan bahan pokok utama di pasar tradisional terbesar di Kota Banjarmasin.

Tim menyisir sejumlah kios dan lapak penjual untuk mengecek harga dan stok komoditas kritis seperti beras, minyak goreng, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, danbawang putih.

"Alhamdulillah, berdasarkan pengecekan hari ini, stok bahan pokok di Pasar Sentra Antasari cukup melimpah pasca libur panjang. Harga-harga juga relatif stabil," ujar Kompol Suryanthi melalui AKP Suparli di lokasi.

Dia menjelaskan, stabilitas ini tidak lepas dari pengawasan dan koordinasi intensif yang telah dilakukan sebelum dan selama masa libur Natal serta Tahun Baru dengan Dinas Perdagangan, Bulog, serta para asosiasi pedagang.

"Fungsi pengawasan kita terus jalan. Kita tidak hanya mengecek ketersediaan, tetapi juga memastikan tidak ada praktik penimbunan, permainan harga, atau peredaran barang yang tidak memenuhi standar keamanan pangan," tegasnya.

Meski kondisi terkendali, Satgas Pangan Polda Kalsel mengimbau masyarakat untuk tetap menjadi konsumen cerdas dan melaporkan jika menemukan indikasi ketidaknormalan harga atau kelangkaan barang di pasaran.

"Kami akan terus melakukan monitoring rutin dan operasi pasar di berbagai wilayah di Kalsel. Tujuannya satu, menjamin hak masyarakat untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga wajar dan aman dikonsumsi," pungkas AKP Suparli.

Kehadiran Satgas Pangan di pasar tradisional ini mendapatkan respons positif dari pembeli yang berharap stabilitas harga ini dapat bertahan hingga menyambut bulan Ramadhan mendatang.